Saturday, July 28, 2012

Fakta Kriminal "SANG MAFIA TERAKHIR !!"


Kejahatan terorganisasi menggerogoti Amerika Serikat dan rasanya sangat sulit untuk diberantas. Tapi pada 1987-an muncul seorang Donnie Brasco yang berhasil menyusup dan menghancurkan organisasi itu.

Ia diangkat sebagai anggota keluarga Bonnano, salah satu di antara lima keluarga penjahat terbesar di Amerika.

Untuk bisa diangkat sebagai anggota keluarga mafia Brasco harus menunjukkan reputasinya sebagai penjahat andal. Kebetulan ia keturunan Italia dan fasih berbahasa Italia. Ia memulai karis kejahatannya sebagai pencuri perhiasan. Reputasinya kemudian semakin terkenal di kalangan mafia dan ia pun diangkat sebagai bagian dari keluarga mafia.

Organisasi ini dikendalikan sebagai sebuah organisasi keluarga turun-temurun. Pemimpin tertinggi, Sang Don, diangkat karena reputasi kejahatannya yang paling hebat. Kata-katanya tidak boleh dibantah dan perintahnya menjadi hukum. Tidak ada sanksi bagi anggota yang melawannya kecuali mati.Organisasi mafia ini melakukan kejahatan mulai dari pencurian mobil, pembajakan truk, perdagangan narkoba, perjudian, pelacuran, pencucian uang sampai sindikat pemalsuan saham.

Joey Massino adalah Sang Don (lahir 1943), raja mafia paling ditakuti sepuluh tahun terakhir ini. Dialah pemimpin tertinggi keluarga mafia ‘Bonnano’ yang mengendalikan bisnis ilegal di seluruh Amerika. Ia mengendalikan organisasi ini dengan tangan dingin. Ia memerintahkan pembunuhan terhadap mereka yang berkhianat tanpa meninggalkan jejak.Rapi dan fanatik membuat organisasi mafia ini sulit ditembus. Lalu muncul Donnie Brasco. Dia seorang agen FBI (biro penyelidik federal) dengan nama asli Joseph Pistone. Ia berhasil menyusup selama enam tahun ke tubuh mafia dan memulai proses pembongkaran terbesar dalam sejarah pemberantasan kejahatan terorganisasi.Ia kemudian membongkar semua kejahatan keluarga mafia Bonnano kepada polisi. Penggerebekan besar-besaran terjadi dan puluhan anggota top mafia tertangkap dan dipenjara. Salah satu tangkapan terbesar adalah Joey Massino yang tidak lain adalah bos Donnie Brasco sendiri selama menjadi mafia.

Ketika Brasco membuka kedoknya sebagai agen FBI dunia mafia di Amerika gempar. Belum pernah ada dalam sejarah seorang agen bisa menyusup enam tahun tanpa ketahuan. Massino bos tertinggi mafia itu tidak berkutik di pengadilan. Ia dituduh memberikan perintah pembunuhan sebanyak 7 kali. Ia menjalankan bisnis cuci uang, pemalsuan saham, pemerasan, dan memerintahkan pembakaran rumah musuh-musuhnya.

Pada 2004 dia diancam hukuman mati kecuali dia mau membongkar semua jaringan kejahatannya sendiri. Masinno menyerah dan membongkar jaringannya sendiri supaya terhindar dari hukuman mati.Ia dijatuhi hukuman seumur hidup karena di pengadilan mau membongkar semua jaringan keluarga mafianya sendiri. Inilah akhir dari kisah mafia di Amerika. Oleh media, Massino dijuluki sebagai ‘Raja Mafia Terakhir’ alias The Last Don.

Dia telah meruntuhkan tradisi mafia yang sudah berlangsung seabad yang melarang seorang mafia membongkar informasi jaringannya sendiri. Setelah itu, kejahatan terorganisasi di Amerika tidak dengan sendirinya hilang. Tetapi dengan jatuhnya Sang Mafia Terkakhir tingkat kejahatan terorganisasi di Amerika menurun sangat drastis.

Indonesia terancam menjadi negara yang dikuasai oleh mafia kejahatan terorganisasi. Indikasi ke arah itu sudah semakin jelas. Mungkin bukan mafia model Amerika, tetapi bentuk yang lain yaitu kejahatan korupsi terorganisasi yang sulit dilacak dan dibongkar. Mafia kejahatan korupsi di Indonesia sudah sangat rapi dan luas jaringannya. Tida ada satu pun lembaga yang tidak ditembus oleh mafia korupsi yang terorganisasi.Kejaksaan Agung pun sudah keropos digasak mafia korupsi. Yang terbaru adalah pengadilan anggota DPR yang dituduh menerima aliran dana dari BI. Ternyata Hamka Yandhu tidak sendirian. Ia bersaksi bahwa sedikitnya 25 anggota DPR telah menerima suap Rp 250 juta sampai Rp 1 miliar. Di dalamnya termasuk dua menteri Paskah Suzetta dan MS Kaban.

Suap dan praktik korupsi seperti itu dianggap sesuatu yang biasa. Memberi suap untuk mencari dukungan dianggap sebagai bagian dari politik. Nyaris tidak ada yang kalis dari suap. Partai politik, lembaga agama, organisasi massa, organisasi wartawan, semua sudah tergerogoti suap dan korupsi.Benteng keadilan seperti pengadilan dan kejaksaan sudah disusupi korupsi. Lembaga eksekutif dan legislatif sudah rusak oleh korupsi. Bahkan, organisasi wartawan yang mestinya bisa menjadi ‘benteng terakhir moralitas’ juga sudah keropos oleh suap dan korupsi.

Kita perlu mempunyai seorang atau beberapa Donnie Brasco yang bisa menyusup ke tempat-tempat vital itu untuk membongkar habis praktik suap dan korupsi. Mudah-mudahan Hamka Yandhu bisa berperan sebagai Joey Massino yang bisa membongkar kejahatan di DPR.Yandhu tidak akan menjadi The Last Don. Tapi dia bisa menjadi ‘The First Last Don’ yang menjadi awal terbongkarnya jaringan mafia korupsi di negeri ini. Siapa tahu?

Newer Post Older Post Home

Tokoh Islami "HABIB ABDURRAHMAN BIN ZEIN BIN ALI BIN AHMAD AL JUFRY"

http://massandry.blogspot.com Sayyidy al-Habib Abdurrohman bin Zein bin Ali bin Ahmad al-Jufri dilahirkan tahun 1938 di Semarang. Ayahand...

Blogger Template by Blogcrowds