Tuesday, December 25, 2012

Fakta Dunia "KEBOHONGAN TERBESAR DALAM SEJARAH DUNIA"

http://massandry.blogspot.com
 
10. Strategi Kuda Troya (Trojan Horse)
Ketika Trojan Paris melarikan diri bersama Helen (istri dari raja Spartan), perang tidak dapat dihindarkan. Hal tersebut terjadi setidaknya selama 10 tahun sampai akhirnya Trojan dikatakan berhasil dikuasai Yunani.

Merupakan hal yang jenius, Yunani membangun sebuah kuda kayu ("Kuda Trojan"wink yang sangat besar dengan perut berongga sehingga orang dapat bersembunyi. Yunani meyakinkan bahwa itu merupakan penawaran damai sebagai hadiah untuk musuh. "Kuda Trojan" kemudian diterima dengan senang hati dan dibawa pada kota pertahanan musuh. Pada saat malam, tentara Yunani yang sedang bersembunyi di dalam menyelinap pada rumah-rumah. Kemudian, mereka melakukan pembantaian dan menghancurkan Trojan tanpa ragu-ragu.

9. Pemalsuan lukisan Vermeer oleh Han van Meegeren
Pada awal abad ke 20, sedang terjadi perdebatan tentang Vermeer yang telah melukis serial lukisan yang berhubungan dengan injil. Van Meegeren menyambar kesempatan ini dan melakukan pekerjaan dengan hati-hati pada sebuah lukisan yang sedang diperdebatkan yang berjudul "The Disciples at Emmaus." Dengan melakukan pekerjaan yang detail dan halus, dia memalsukan lukisan tersebut dengan menghilangkan kerusakan-kerusakan dengan teknik old-painting pada masa itu. Dia dengan sengaja memancing adanya kritik dan prasangka miring pada orang yang akan mempercayai bahwa lukisan tersebut dilukis oleh Vermeer sendiri. Dan itu berhasil!

8. Penipuan Bernard Madoff (Skema Ponzi)
Bernard Madoff adalah pengusaha dan mantan kepala dari bursa saham NASDAQ. Ia mulai membangun firma Wall Street, Bernard L. Madoff Investment Securities LLC dan merupakan direkturnya sampai 11 Desember 2008, ketika ia ditahan dan didakwa dalam penipuan sekuritas melalui skema ponzi, yang merugikan perusahaan-perusahaan rekanan sebesar 50 milyar dolar.
 
Nama Ponzi diambil dari seorang penipu bernama Charles Ponzi yang terkenal dengan penipuannya karena menawarkan investasi berupa transaksi spekulasi perangko AS terhadap perangko asing di era 1919-1920. Pada pertengahan Agustus 1920, audit oleh pemerintah terhadap usaha Ponzi menemukan bahwa Ponzi sudah bangkrut. Total aset yang dimilikinya sekitar US$ 1,6 juta, jauh di bawah nilai utangnya kepada investor.

7. Pemalsuan Identitas Anna Anderson, alias Anastasia
Setelah revolusi Rusia, keberadaan keluarga besar tidak dapat diterima di Bolsheviks. Di tahun 1918 tersebar kabar bahwa anggota keluarga besar tsb masih selamat. Berselang 2 tahun kemudian muncul sosok Anna Anderson men-klaim bahwa ia adalah Anastasia, putri bungsu dari keluarga besar Rusia. Baru akhirnya di tahun 1927 ia mengakui bahwa nama aslinya adalah Franziska Schanzkowska dan bukan Anastasia .
 
Di tahun 2009 barulah para ilmuwan menyatakan bahwa tidak ada satu anggota keluarga besar Rusia pun yg selamat dari eksekusi di Bolsheviks.
 
6. Sumpah Palsu Titus Oates (Rencana Pembunuhan Charles II)
Peristiwa besar pada tahun 1678, yaitu apa yang dinamakan "Persengkokolan Paus" untuk membunuh Charles II sehingga saudaranya yang beragama Katolik James, Duke of York, dapat memerintah di tempatnya. Tanggal 6 September 1678, Titus Oates, seorang mantan pemeluk baru faham Katolik dan seorang mantan Jesuit, pergi kepada hakim, Sir Edmund Berry Godfrey, untuk memberitahukan kepadanya tentang persengkongkolan itu. Godfrey ditemukan mati, tidak lama kemudian. Hal ini hanya menghasilkan emosi pada Katolik yang diduga melakukan balas dendam. Pada pengadilan, Oates memberikan bukti, akan tetapi gagal, dan mulai saat itu ia mulai kehilangan kredibilitas. Oates pada akhirnya dipersalahkan karena sumpah palsu
 
Sumpah Palsu Titus Oates (Rencana Pembunuhan Charles II)

5. Kebohongan Manusia Piltdown
Charles Darwin merupakan aktor di balik layar dari penipuan ini. Menggunakan teori yg asal-asalan tentang evolusi , ia berhasil membentuk sekumpulan pengikutnya untuk meneruskan kebohongan teori bahwa manusia berevolusi dari spesies kera. Dr.Alvan T. Marston melakukan analisa kepada fosil manusia piltdown yg diajukan oleh pengikut Darwin untuk diteliti, hasilnya sangat mencengangkan. Fosil tsb bukan fosil manusia purba, akan tetapi fosil buatan yg ada bagian yg sudah dimodifikasi dari potongan rahang kera, dsb.
 
4. Kontroversi Peristiwa Dreyfus
Peristiwa Dreyfus adalah skandal politik Perancis terburuk. Kapten Alfred Dreyfus (1859-1935), kapten Yahudi Perancis dihukum karena dituduh berkhianat memberi rahasia militer Perancis kepada Jerman dan lalu dibuang ke Pulau Setan (1894). Pada 1897, saudara lelakinya meneliti dan menemukan bahwa tulisan yang mirip tulisan Dreyfus ialah tulisan Mayor Ferdinand Walsin Esterhazy. Bukti yang lebih jauh dituduhkan padanya sebagai membuka rahasia militer lebih jauh dan memalsukan bukti (Januari 1898). Hukuman buat Dreyfus menimbulkan antisemitisme, walau bukti terhadap tuduhannya dipalsukan, angkatan perang enggan mengakuinya. Setelah timbul minat umum terhadap perkara itu, diketahui Gereja Katolik Roma menyokong penghukuman itu.

3. Perselingkuhan Clinton/Lewinsky
Reputasi Bill Clinton yang cemerlang akhirnya jatuh juga oleh perempuan. Semua pasti ingat kasus menghebohkan itu yang nyaris membuat Clinton tumbang dari kursi Kepresidenan. Pada tahun 1995, Monica Lewinsky, lulusan dari Lewis & Clark College, dipekerjakan untuk bekerja sebagai magang di Gedung Putih pada masa jabatan pertama Clinton, dan memulai hubungan pribadi dengan dia tahun itu. Hubungan itu terus berlanjut sampat Lewinsky pindah bekerja di Pentagon. Kasus ini terbongkar karena curhatnya pada teman kerjanya di Pentagon, Linda Tripp, yang diam-diam ternyata merekam percakapan telpon mereka. Tripp menyerahkan bukti kaset rekaman itu pada Kenneth Starr, Independent Counsel yangs edang menyelidiki sejumlah kasus yang melibatkan Clinton, termasuk skandal Whitewater, Filegate, dan Travelgate.

2. Skandal Watergate
30 Juli tahun 1974, atas paksaan dari Pengadilan Tinggi AS, Presiden AS saat itu, Richard Nixon, menyerahkan kaset rekaman skandal Watergate. Skandal Watergate terjadi pada tanggal 17 Juni 1972, ketika lima orang anggota tim pemenangan pemilu Nixon ditangkap atas tuduhan memasang penyadap suara di markas Partai Demokrat yang terletak di kompleks Watergate, Washington. Namun demikian, pemerintahan Nixon yang berasal dari Partai Republik menyangkal keterlibatan mereka dalam kasus ini. Senat AS kemudian mengadakan penyelidikan atas kasus ini dan terbukti bahwa penyadapan itu dilakukan dengan sepengetahuan Gedung Putih.

1. The Big Lie: Nazi Propaganda
Nazi yang sangat membenci yahudi memutuskan untuk memusnahkan yahudi dari bumi. Untu mewujudkan hal ini, Adolf Hittler dan Mentri Propaganda-nya, Joseph Goebbels, meluncurkan kampanye untuk meyakinkan warga Jerman agar memusuhi yahudi
 
Para Katolik adalah para tuannya Nazi Jerman yang melaksanakan prinsip-prinsip kepausan. Gereja Roma merasa berhak untuk memusnahkan siapa saja, baik dengan cara lambat atau cepat, yang menghalanginya, yaitu orang-orang liberal dan kaum Yahudi, dikirim ke Auschwitz, Dochau, Belsen, Buchenwald dan kamp-kamp kematian lainnya.
 
Nazi mengisukan kebohongan-kebohongan yang menyatakan bahwa yahudi merupakan sumber dari seluruh kegagalan Jerman pada masa itu. Teori Nazi saat itu ""No Matter How Big The Lie is, People Will Believe It If U Repeat It Enough.

Fakta Dunia "DIBALIK TABIR NEGARA ARAB SAUDI"

http://massandry.blogspot.com
Entah apa yang terjadi, namun hingga detik ini, Kerajaan Saudi Arabia, walau Makkah al-Mukaramah dan Madinah ada di dalam wilayahnya, tetap menjadi sekutu terdekat Amerika Serikat. Mereka tetap menjadi sahabat yang manis bagi Amerika.
 
Sebuah buku harian yang belum pernah diterbitkan memuat misi rahasia 100 tahun lalu yang dilakukan Letnan Kolonel TE Lawrence atau yang juga dikenal dengan ‘Lawrence of Arabia’, terkuak.
 
Adalah pensiunan dosen, James Hynes (80) yang menuliskannya dalan buku berjudul ‘Lawrence of Arabia’s Secret Air Force’.
 
Informasi dalam buku itu didapatkan setelah ia melakukan kontak dengan sepupunya yang menceritakan jurnal berisi pengalaman ayahnya mengikuti pahlawan militer Inggris. Letkol TE Lawrence selama Perang Dunia I.
 
Catatan harian itu berisi kisah spionase dan operasi militer pemboman yang diberi nama ‘X Flights’ yang dipimpin oleh Lawrence di bekas Kekaisaran Ottoman.
 
Lawrence memimpin ‘X Flights’ pada tahun 1918 melawan Turki — dibantu oleh tim yang ia tunjuk sendiri, termasuk Earl of Winterton keena, yang saat itu duduk sebagai anggota parlemen.
 
Misi rahasia ini membantu Lawrence menaklukan Damaskus pada 1918 — di mana ia menjadi instrumen penting dalam pembentukan pemerintahan Arab.
 
Misi ini sangat rahasia bahkan Royal Air Force (RAF), angkatan udara Britania Raya tidak mengetahuinya. Misi ini tetap jadi rahasia, termasuk dalam penggambaran Film ‘Lawrence of Arabia’ yang dibintangi Peter O’Toole pada tahun 1962.
 
Detail penerbangan itu kini diungkap oleh salah satu anak buah Lawrence, George Hynes — paman James Hynes.
 
Diceritakan dia dalam catatan hariannya, hanya orang-orang yang terlibat dalam ‘Operasi Gurun’ yang tahu keberadaan ‘X Flight’.
 
‘X Flight adalah grup kecil yang terdiri dari beberapa pesawat terbang yang digunakan Lawrence dan rekan-rekannya untuk menjalankan misi setelah mengambil alih kekuasaan atas Aqaba pada 1917 selama perang Arab melawan Turki.
 
Misi tersebut termasuk mengebom rel kereta api Turki, memutus jaringan suplai dan kabel telegram.
George Hynes bertanggung jawab untuk menjaga pesawat layak terbang. Para kru bekerja dalam kondisi gurun yang sulit, tinggal dan bekerja di suhu yang bervariasi antara titik beku dan 100 derajat.
 
Sang penulis, James Hynes menambahkan, tugas mereka sehari-hari pada dasarnya mengenali foto bom, senapan mesin, dan mengidentifikasi pangkalan rahasia untuk dilaporkan pada Lawrence.
 
“Menerbangkan pesawat hanya bisa dilakukan pada pukul 04.00 – 06.00 saat udara dingin-dinginnya. Hanya saat itu mereka bisa menyerang, karena setelah itu adalah waktu sibuk untuk orang Turki. Selain itu menerbangkan pesawat dalam suhu 100 derajad sangat berbahaya.
 
“Pesawat -pesawat ‘X Flights’ akan mengambil gambar, mengebom, menggunakan senapan mesin, mereka akan menyerang.
 
“Sangat sering Lawrence akan tetap berada di lapangan udara rahasia dengan para penerbang. Memastikan ia mendapat informasi yang lancar.
 
George tetap melakukan kontak dengan Lawrence sebelum perwira itu tewas dalam kecelakaan motor pada 1935 dalam usia 46 tahun. Sementara George tewas pada 1973 dalam usia 78.
 
 ========
 
Menurut logika yang sehat, seharusnyalah Kerajaan Saudi Arabia menjadi pemimpin bagi Dunia Islam dalam segala hal yang menyangkut keIslaman. Pemimpin dalam menyebarkan dakwah Islam, sekaligus pemimpin Dunia Islam dalam menghadapi serangan kaum kuffar yang terus-menerus melakukan serangan terhadap agama Allah SWT ini dalam berbagai bentuk, baik dalam hal Al-Ghawz Al-Fikri (serangan pemikiran dan kebudayaan) maupun serangan Qital.
 
Seharusnyalah Saudi Arabia menjadi pelindung bagi Muslim Palestina, Muslim Afghanistan, Muslim Irak, Muslim Pattani, Muslim Rohingya, Muslim Bosnia, Muslim Azebaijan, dan kaum Muslimin di seluruh dunia. Tapi yang terjadi dalam realitas sesungguhnya, mungkin masih jadi pertanyaan banyak pihak. Karena harapan itu masih jauh dari kenyataan.
 
Craig Unger, mantan deputi director New York Observer di dalam karyanya yang sangat berani berjudul “Dinasti Bush Dinasti Saud” (2004) memaparkan kelakuan beberapa oknum di dalam tubuh kerajaan negeri itu, bahkan di antaranya termasuk para pangeran dari keluarga kerajaan.
 
“Pangeran Bandar yang dikenal sebagai ‘Saudi Gatsby’ dengan ciri khas janggut dan jas rapih, adalah anggoa kerajaan Dinasti Saudi yang bergaya hidup Barat, berada di kalangan jetset, dan belajar di Barat. Bandar selalu mengadakan jamuan makan mewah di rumahnya yang megah di seluruh dunia. Kapan pun ia bisa pergi dengan aman dari Arab Saudi dan dengan entengnya melabrak batas-batas aturan seorang Muslim. Ia biasa minum Brandy dan menghisap cerutu Cohiba, ” tulis Unger.
 
Bandar, tambah Unger, merupakan contoh perilaku dan gaya hidup sejumlah syaikh yang berada di lingkungan kerajaan Arab Saudi. “Dalam hal gaya hidup Baratnya, ia bisa mengalahkan orang Barat paling fundamentalis sekali pun. “
 
Bandar adalah putera dari Pangeran Sultan, Menteri Pertahanan Saudi. Dia juga kemenakan dari Raja Fahd dan orang kedua yang berhak mewarisi mahkota kerajaan, sekaligus cucu dari (alm) King Abdul Aziz, pendiri Kerajaan Saudi modern.
 
Bukan hanya Pangeran Bandar yang begitu, beberapa kebijakan dan sikap kerajaan terakdang juga agak membingungkan. Siapa pun tak kan bisa menyangkal bahwa Kerajaan Saudi amat dekat-jika tidak bisa dikatakan sekutu terdekat-Amerika Serikat. Di mulut, para syaikh-syaikh itu biasa mencaci maki Zionis-Israel dan Amerika, tetapi mata dunia melihat banyak di antara mereka yang berkawan akrab dan bersekutu dengannya.
 
Barangkali kenyataan inilah yang bisa menjawab mengapa Kerajaan Saudi menyerahkan penjagaan keamanan bagi negerinya-termasuk Makkah dan Madinah-kepada tentara Zionis Amerika.
 
Bahkan dikabarkan bahwa Saudi pula yang mengontak Vinnel Corporation di tahun 1970-an untuk melatih tentaranya, Saudi Arabian National Guard (SANG) dan mengadakan logistik tempur bagi tentaranya. Vinnel merupakan salah satu Privat Military Company (PMC) terbesar di Amerika Serikat yang bisa disamakan dengan perusahaan penyedia tentara bayaran.
 
Ketika umat Islam dunia melihat pasukan Amerika Serikat yang hendak mendirikan pangkalan militer utama AS dalam menghadapi invasi Irak atas Kuwait beberapa tahun lalu, maka hal itu tidak lepas dari kebijakan orang-orang yang berada dalam kerajaan tersebut.
 
Langkah-langkah mengejutkan yang diambil pihak Kerajaan Saudi tersebut sesungguhnya tidak mengejutkan bagi yang tahu latar belakang berdirinya Kerajaan Saudi Arabia itu sendiri. Tidak perlu susah-sudah mencari tahu tentang hal ini dan tidak perlu membaca buku-buku yang tebal atau bertanya kepada profesor yang sangat pakar.
 
Pergilah ke tempat penyewaan VCD atau DVD, cari sebuah film yang dirilis tahun 1962 berjudul ‘Lawrence of Arabia’ dan tontonlah. Di dalam film yang banyak mendapatkan penghargaan internasional tersebut, dikisahkan tentang peranan seorang letnan dari pasukan Inggris bernama lengkap Thomas Edward Lawrence, anak buah dari Jenderal Allenby (jenderal ini ketika merebut Yerusalem menginjakkan kakinya di atas makam Salahuddin Al-Ayyubi dan dengan lantang berkata, “Hai Saladin, hari ini telah kubalaskan dendam kaumku dan telah berakhir Perang Salib dengan kemenangan kami!”).
 
Film ini memang agak kontroversial, ada yang membenarkan namun ada juga yang menampiknya. Namun produser mengaku bahwa film ini diangkat dari kejadian nyata, yang bertutur dengan jujur tentang siapa yang berada di balik berdirinya Kerajaan Saudi Arabia.
 
Konon kala itu Jazirah Arab merupakan bagian dari wilayah kekuasaan Kekhalifahan Turki Utsmaniyah, sebuah kekhalifahan umat Islam dunia yang wilayahnya sampai ke Aceh. Lalu dengan bantuan Lawrence dan jaringannya, suatu suku atau klan melakukan pemberontakan (bughot) terhadap Kekhalifahan Turki Utsmaniyah dan mendirikan kerajaan yang terpisah, lepas, dari wilayah kekhalifahan Islam itu.
 
 Bahkan di film itu digambarkan bahwa klanSaud dengan bantuan Lawrence mendirikan kerajaan sendiri yang terpisah dari khilfah Turki Utsmani. Sejarahwan Inggris, Martin Gilbert, di dalam tulisannya “Lawrence of Arabia was a Zionist” seperti yang dimuat di Jerusalem Post edisi 22 Februari 2007, menyebut Lawrence sebagai agen Zionisme.
 
Sejarah pun menyatakan, hancurnya Kekhalifahan Turki Utsmani ini pada tahun 1924 merupakan akibat dari infiltrasi Zonisme setelah Sultan Mahmud II menolak keinginan Theodore Hertzl untuk menyerahkan wilayah Palestina untuk bangsa Zionis-Yahudi. Operasi penghancuran Kekhalifahan Turki Utsmani dilakukan Zionis bersamaan waktunya dengan mendukung pembrontakan Klan Saud terhadap Kekalifahan Utsmaniyah, lewat Lawrence of Arabia.
 
Entah apa yang terjadi, namun hingga detik ini, Kerajaan Saudi Arabia, walau Makkah al-Mukaramah dan Madinah ada di dalam wilayahnya, tetap menjadi sekutu terdekat Amerika Serikat. Mereka tetap menjadi sahabat yang manis bagi Amerika.
 
Selain film ‘Lawrence of Arabia’, ada beberapa buku yang bisa menggambarkan hal ini yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Antara lain:
 
Wa’du Kissinger (Belitan Amerika di Tanah Suci, Membongkar Strategi AS Menguasai Timur Tengah, karya DR. Safar Al-Hawali-mantan Dekan Fakultas Akidah Universitas Ummul Quro Makkah, yang dipecat dan ditahan setelah menulis buku ini, yang edisi Indonesianya diterbitkan Jazera, 2005)
 
Dinasti Bush Dinasti Saud, Hubungan Rahasia Antara Dua Dinasti Terkuat Dunia (Craig Unger, 2004, edisi Indonesianya diterbitkan oleh Diwan, 2006)
 
Timur Tengah di Tengah Kancah Dunia (George Lenczowski, 1992)
 
History oh the Arabs (Philip K. Hitti, 2006)
 
Sebab itu, banyak kalangan yang berasumsi bawah berdirinya Kerajaan Saudi Arabia adalah akibat “pemberontakan” terhadap Kekhalifahan Islam Turki Utsmani dan diback-up oleh Lawrence, seorang agen Zionis dan bawahan Jenderal Allenby yang sangat Islamofobia. Mungkin realitas ini juga yang sering dijadikan alasan, mengapa Arab Saudi sampai sekarang kurang perannya sebagai pelindung utama bagi kekuatan Dunia Islam, wallahu a’lam

Fakta Dunia "PERADABAN INDONESIA SUDAH TERSEBUT SEJAK 3000 TAHUN LALU"

http://massandry.blogspot.com
So Who Are These Peoples That Finds Our Beautiful Lands?

Dengan adanya peta ini yang diciptakan oleh Ptolomeus dari Yunani (Ptolemy adalah sebuah marga blasteran Yunani-Mesir pada zaman pasca Alexander) pada tahun 150 Masehi, saya yakin bahwa ada manuskrip-manuskrip selain dari orang India yang menceritakan sebuah kepulauan yang mempunyai banyak sumber daya alamnya. Diantaranya adalah orang-orang tinggal di sekitar laut Mediterrania seperti Mesir/Phoenicia/Yahudi, Persia, dan Yunani.mari kita lihat dari pulau ke pulau yang dikunjungi oleh mereka!
 
Sumatra, The Mysterious Island Of Gold
Dikenal dengan orang India dengan nama Suwarnadwipa (pulau emas), dan ternyata banyak ilmuwan/pakar revolusioner yang mengatakan sudah diceritakan di kitab-kitab pendeta India Selatan pada tahun SM (bukan Abad ke 2 Masehi), bukan hanya India saja, check this out:
 
Kota Barus yang misterius yang terletak di Sumatra Utara (Tapanuli) sudah menjadi kota perdagangan yang terbesar di timur pada masa Dinasti ke-18 Mesir (pada tahun 1.567 SM- 1.339 SM) ,diperkirakan Barus sudah ada sejak 3000 SM. Karena terkenal dengan kapur barusnya, orang Mesir mengambil salah satu jenis kekayaan alam ini untuk dijadikan pengawet mumi pada zaman mesir kuno, dan hanya kapur barus lah pada zaman itu hanya bisa ditemukan di tempat itu.Dinyatakan oleh Herodotus dalam bagian ''Catatan dan Hikayat Raja-Raja Mesir'' bahwa orang Mesir pernah mencapai di suatu pulau melalui jalan menuju timur dan dilanjutkan ke tenggara dimana tempatnya terdapat kapur barus dan emas yang melimpah.
 
Dipercaya bahwa di dekat pelabuhan Barus terdapat pelabuhan Singkil yang sering dikunjungi oleh orang Phoenicia dan orang-orang Yahudi.
 
Sebuah manuskrip yahudi kuno menceritakan bahwa tentara Solomon/Sulaiman menemukan kerajaan purba di kepulauan timur yang bernama Ophir yang diperkirakan terletak di Sumatera Barat, dan diceritakan bahwa di kerajaan ini mempunyai gunung dengan kekayaan alam emas yang melimpah sehingga mereka mengambilnya (jangan kaitkan ini dengan pembuatan Candi Borobudur oleh Nabi Sulaiman, sungguh SARA/menyinggung kaum agama Buddha dan yang ini saya tidak percaya)
 
Pedagang dari Dinasti Persia yang bernama Sassanid telah mengunjungi aceh sejak tahun 1 Masehi di Aceh bagian utara, diperkirakan pedagang yang melarikan diri dari tempat mereka yaitu Mesopotamia yang sempat diserang Romawi Timur,akhirnya direbut kembali oleh Persia. Sehingga bahwa orang Persia hanya sementara saja berdagang di Aceh. Dan yang mungkin terjadi orang Persia ke Aceh Utara ada 3 kemungkinan. Diberitahu pedagang India karena sangat erat perdagangan nya atau kebetulan menemukan tempatnya, dan juga mungkin orang Sassanid menemukan dan menerjemahkan manuskrip Yahudi kuno yang menceritakan kepulauan itu.
 
Orang Yahudi menyebut taman eden ada di sebelah tenggara Mesopotamia melalui lautan, kalau irak ditenggarakan maka Indonesia pun jawaban nya, dan orang Yahudi taman eden belum pernah ditinggali oleh mereka meski mereka mengunjunginya.
 
Maluku, The Mysterious Spice Islands
Terkenal dengan sebutan ''Pulau Rempah-Rempah'' atau ''3 Emas Dari Timur'' f dan juga pulau ini dikatakan menyimpan sebuah sejarah yang dilupakan dan tidak diketahui seperti:
 
Kerajaan Mesir pada 4000 tahun yang lalu, dinasti ke 12- Sesoteris III diperkirakan menemukan kepulauan ini dan menamakan nya ''punt''.Meski dukungan arkeologis masih minim, dulu cengkeh tidak ada terdapat di Timur Tengah maupun India, dan hanya ada di kepulauan ini. Mereka menjual cengkeh ini ke negeri mereka dengan harga yang lebih mahal daripada emas karena hanya bisa ditemukan di daerah itu. (masih penasaran kok bisa jauh amat?)
 
Kerajaan Romawi Timur pada abad ke 1 telah menjualkan biji pala, dan mereka bilang mereka mendapatkan nya dari sebuah negeri yang sangat jauh di Timur, dan biji pala sangat dominan di kepulauan Banda, Maluku.
 
Papua, Island of The Heavenly Earth And The Real Eden
Menurut saya inilah salah satu pulau yang harus paling dibanggakan dari Indonesia, karena sumber daya alam terbanyak terdapat di pulau ini, namun pulau ini sudah diakui keberadaanya sebelum berdirinya Sriwijaya,Majapahit,dan Tidore yang pernah berkunjung ke daerah ini:
 
Ptolomeus pada tahun 150 pada peta dunia nya menamakan daerah ini bernama Labadios. dan juga ia menyebutkan beberapa bagian dari kepulauan nusantara.
 
Seorang musafir yang bernama Ghau Yu menamakan daerah ini Tungki pada tahun 500 Masehi, dan masih belum diketahui ia menemukan pulau itu karena kerajaan Sriwijaya belum muncul.
 
Akhirnya pulau yang terpencil ini ditemukan oleh orang Indonesia sendiri dari kerajaan Sriwijaya pada abad ke 11 , sempat juga utusan Sriwijaya menghadiahi pedagang China dengan burung yang ditemukan di daerah ini, yang bernama Cendrawasih. Dan juga Sriwijaya menamakan daerah ini Janggi.
 

Fakta Dunia "MANUSIA PRASEJARAH TIDAK PERNAH ADA"

http://massandry.blogspot.com
Tanpa harus mengkonfrontir teori manusia purba dengan Al-Quran, sebenarnya ilmu pengetahuan terbaru sudah mematahkannya. Beberapa temuan terakhir justru menunjukkan bahwa teori tentang manusia purba semakin jelas kebohongannya.
 
Bukti-bukti ilmiyah yang dahulu sering diajukan oleh kalangan evolusionis, satu per satu kini RONTOK. Semakin hari semakin terkuak fakta bahwa Teori Manusia Purba adalah Sebuah Kebohongan Super Besar Sepanjang Sejarah.
 
Selama ini kita memang dicekoki teori manusia purba dalam kurikulum pendidikan. Para evolusionis telah merekayasa skema khayalan dengan sangat fantastis. Bahkan seringkali dilengkapi dengan ilustrasi yang nampak sangat realistis. Konyolnya, semua itu masuk ke dalam kurikulum pendidikan di seluruh dunia, termasuk di dunia Islam.
 
Mereka memasukkan Australopithecus, ras kera yang telah punah sebagai ras 'nenek moyang manusia'. Padahal ada jurang besar dan tak berhubungan antara kera dan manusia.
 
Adapun ras manusia primitif menurut mereka, sebenarnya hanya variasi dari ras manusia modern, namun dibesar-besarkan sebagai spicies yang berbeda. Faktanya, tidak ada urutan kronologis seperti itu. Banyak yang hidup pada priode yang sama yang berarti tidak ada evolusi, bahkan ada yang lebih tua dari jenis yang diklaim sebagai nenek moyangnya.
 
Tatkala para evolusionis tak juga menemukan satu fosilpun yang bisa mendukung teori mereka, terpaksa mereka melakukan kebohongan. Contoh yang paling terkenal adalah manusia Piltdown yang dibuat dengan memasangkan TULANG RAHANG ORANG HUTAN pada tengkorak manusia
 
Fosil ini telah Membohongi Dunia Ilmu Pengetahuan Selama 40 tahun lebih.
 
Begini Kisahnya :
Pada tahun 1912 seorang ahli palaentologi amatir bernama Charles Dawson mengklaim bahwa dia telah menemukan sebuah tulang rahang dan fragmen tengkorak di sebuah lubang dekat Piltdown, Inggris. Tulang itu mirip tulang rahang hewan namun gigi dan tengkoraknya seperti milik manusia. Spesimen ini dinamakan Manusia Piltdown dan diduga berumur 500.000 tahun.
 
Rekonstruksi terhadap manusia Piltdown dilakukan dan setelah dipajang di berbagai mueium sebagai bukti nyata evolusi manusia. Selama lebih dari 40 tahun sejumlah penafsiran dan gambar dibuat. Banyak artikel ilmiyah tentang manusia piltdown ini, termasuk 500 tesis doktor tentangnya.
 
Namun pada tahun 1953, hasil pengujian secara menyeluruh terhadap fosil tersebut menunjukkan kepalsuannya. Tengkorak tersebut berasal dari manusia yang hidup beberapa ribu tahun yang lalu, sedangkan tulang rahangnya berasal dari bangkai kera yang baru terkubur beberapa tahun. Gigi-giginya ditambahkan kemudian agar terlihat mirip manusia lalu persendiannya disumpal. Setelah itu seluruh fosil diwarnai dengan potasium dokromat agar tampak kuno.
 
Kalau kita menyodorkan ayat Allah SWT di dalam Al-Quran Al-Karim dan hadits Rasulullah SAW tentang manusia pertama, besar kemungkinan para hamba sahaya teori evolusi akan menentangnya. Mereka akan mencari alibi dan dalih untuk membuat penafsiran 'lain' alias menentang kebenaran yang ada di dalamnya.
 
Berapa banyak dari umat Islam yang masih saja percaya bahwa ada manusia sebelum nabi Adam. Fanatisme buta kepada teori evolusi telah membuat mereka menentang apa yang telah Allah SWT sampaikan dalam kitab suci.
 
Jadi jawaban yang benar adalah bahwa manusia purba tidak pernah ada, sebab teori evolusi juga tidak pernah terbukti. Ada sejuta kejanggalan yang memaksa teori evolusi termasuk teori manusia purba HARUS DI HAPUS dari kurikulum pendidikan sekolah.
 
Adam alaihissalam adalah makhluk cerdas pertama di muka bumi. Dengan kedatangan beliau, maka untuk pertama kalinya bumi didatangi oleh makhluk cerdas dari luar angkasa (alien). Kecerdasan manusia sungguh merupakan loncatan besar dalam sejarah bumi, yang sebelumnya hanya dihuni oleh makhluk-makhluk kelas bawah berupa hewan dan tumbuhan.

Fakta Dunia "KONSPIRASI TERBESAR DI UJUNG JAMAN"

http://massandry.blogspot.com
Kali ini  saya mencoba "membaca" konspirasi yang bisa dibilang terbesar sepanjang sejarah dunia di penghujung zaman. Analisa yang diambil dari berbagai sumber ini dimaksudkan untuk membongkar kebohongan terbesar abad ini.

Sobat-sobat tentu tahu “NEW WORLD ORDER” atau “Tananan Dunia Baru”? Tatanan dunia baru yang dimaksud adalah tatanan dunia yang pada hakikatnya sedang kita alami sekarang.
 
Kalimat itu bermakna harapan tentang kebebasan, kemerdekaan dan perubahan menuju kehidupan LEBIH MENYENANGKAN (menurut mereka), inilah yang mereka iming2kan pada kaum yang tak pernah mau mempergunakan akalnya. Pada saat itu apa yang terlihat surga, itulah sebenarnya neraka begitupun sebaliknya. Tatanan itulah yang kini sedang dijejalkan pada kita, sistem inti yang meliputi sistem politik, ekonomi, sosial budaya dan seluruh aspek kehidupan.
 
Sekali lagi saya ingin menyampaikan dengan tegas bahwa semua SISTEM MEREKA hanyalah omong kosong, sampah terbesar dalam kehidupan manusia. Tatanan dunia baru adalah istilah dari SISTEM yang diciptakan oleh sekelompok kecil keluarga-keluarga kaya dunia yang berasal dari DARAH yang sama.
 
Mereka adalah keturunan dari penguasa-penguasa kuno yang dalam sejarah selalu memerangi Nabi-nabi utusan Allah yang memperjuangkan kebenaran. Mereka adalah keturunan “Merovingian” yang merupakan pewaris resmi DARAH Nebukadnezarpenguasa babilonia kuno. Mereka juga mewarisi DARAH dari para Fir’aun mesir yang eksodus ke eropa.
 
Kedua silsilah (Nebukadnezar & FIr'aun) yang merupakan cikal-cakal dari keluarga kerajaan Inggris dan bankir serta penguasa Amerika. Termasuk didalamnya keluarga Rockefeler, keluarga Rotchild, keluarga Morgan, dan keluarga Bush. Penguasa Amerika tidak lepas dari keluarga mereka (termasuk BARRACK OBAMA yang merupakan sepupu ke-11 dari Bush)
 
Jangan anda pikir bahwa dunia ini dikuasai oleh orang modern yang jauh dari MISTIS? Bahkan mereka Yang menguasai dunia ini masih setia pada kepercayaan primitif sebagai kepercayaan nenek moyang mereka (MISTIS).
 
Jangan pula anda pikir PAGANISME telah punah di dunia? Ia hidup dari jaman Sumeria kuno, Mesir kuno, Babilonia, sampai kepada zaman kita sekarang dimana PEWARIS DARAHNYA lah yang terus meneruskan tradisi kuno itu.
 
Mereka mengikuti kepercayaan KABBALA, ingat2 itu, sistem pagan kuno yang bermula dari peradaban Sumeria kuno. Mereka membuat berbagai organisasi super rahasia yang dikenal dengan illuminati, Fremasonry, Zionis, dan sebagainya. Mereka mengabdikan diri pada MESSIAS PALSU karena terbujuk dengan imbalan kekuasaan yang besar untuk menguasai dunia. Mereka menyembah IBLIS (sosok yang dendam karena terusir dari Syurga karena Adam) yang mereka percayai menjadi aneka nama dewa-dewa seperti dewa matahari atau disebut “ra”, horus si mata satu, dan nama-nama lain.

Kita bisa dengan mudah melacak simbol-simbol yang selalu mereka gunakan dalam karya arsitek maupun lambang-lambang organisasi mereka:
- Mengapa di mata uang satu dolar ada gambar piramida dengan puncaknya gambar mata satu?
- Bukankah gedung putih bentuknya seperti istana kapur putih firaun?
- Mengapa di depan gedung putih ada menara yang disebut obelish?,
- Mengapa lambang CIA ada burung horus?
 

Dan banyak lagi simbol-simbol kabbala yang mereka sebarkan sebagai bagian dari ritual mereka. Mereka masih sering melakukan ritual pagan mereka di tempat yang tersembunyi, Alex jones adalah salah satu reporter radio yang berhasil menyusup ditengah-tengah mereka dan menyaksikan cara mereka melakukan ritual kuno kabbala. Di Indonesia sendiri anda tentu masih ingat Ritual Ahmad Dhani ?
 
Mereka banyak membuat konspirasi jahat untuk kepentingan dunia sebagai perintah pengabdian dari IBLIS. Sekali kali, jangan pernah berpikir kejadian besar abad 20 adalah peristiwa alamiah belaka? Semua itu bagian dari grand desain mereka untuk menguasai dunia dan mendapatkan keuntungan.
 
Dunia luput dari memperhatikan bahwa semua pemimpin yang terlibat dalam perang dunia hanyalah boneka2 kaum yang segelintir itu . Adolf Hitler pemimpin Nazi, Lenin panglima revolusi soviet? Rosivelt presiden AS?, juga Whiston churchild perdana menteri inggris tidak luput dari strategi mereka. Tak peduli jutaan orang mati sia-sia demi keuntungan mereka. Karena setiap perusahaan yang memproduksi persenjataan perang merupakan bagian dari korporasi mereka.
 
Kenapa ada perang? Semua negara dikendalikan dan di adu domba untuk berperang supaya mareka mempunya alasan untuk menjadi juru damai dan polisi dunia. Maka setelah perang dunia munculah PBB dan BANK DUNIA yang masih menjadi alat permainan mareka. Dengan itu mereka bisa menghukum Jepang dengan bom atom, menyerang Vietnam, menyerang Jerman, sebelum akhirnya datang memberi pinjaman yang mencekik leher serta menguras kekayaan Timur Tengah.
 
Mereka sadar bahwa mereka perlu dukungan dari rakyat Amerika, untuk melegitimasi tindakannya, mereka membuat tipu daya agar ........ rakyat terpancing emosinya.
 
Lihatlah, sebenarnya tidak ada alasan bagi Amerika untuk ikut terlibat dalam perang melawan NAZI. Oleh karena itu "mereka" mengorbankan rakyat Amerika dengan mengarahkan kapal pesiar dengan 1000 penduduk Amerika ke Perairan Jerman kala itu. Jerman sengaja dikipasi agar terpancing melakukan serangan dan hasilnya adalah sebuah torpedo NAZI meledakkan kapal itu. Berita itu disiarkan di Amerika, tentu saja rakyat Amerika geram dan membenci Jerman. Begitulah mereka biasa memulai sebuah peperangan.
 
Apakah anda berpikir dalam serangan Jepang terhadap Pearl Harbour, juga penyerangan terhadap kapal perang Amerika oleh Vietnam tidak ada rekayasa?
 
Begitulah cara mereka memulai peperangan. Dan cara-cara menggelikan itu terus di ulang berkali-kali tanpa kita bisa membacanya dari waktu ke waktu, mereka pandai sekali mengalihkannya semudah mereka membalik telapak tangan. Dan terakhir kita menyaksikan konspirasi penghancuran WTC, sebagai alat agar mereka mendapat restu untuk menyerang apa yang mereka sebut sebagai  TERORIS yang pada hakikatnya menyerang kekuatan terbesar ABAD INI......Kekuatan KAUM MUSLIMIN.
 
Bisa membayangkan, bertahun-tahun dunia ini dipenuhi dengan lelucon mereka, dan lelucon itu ditelan masyarakat dunia sebagai sebuah fakta yang benar.

Agenda mereka tentu tidak akan lepas dari apa yang disebut Tuhan bagi mereka. Mereka menjalankan perintah yang jika kita membaca Al Quran, perintah itu tidak lain adalah MISI IBLIS sebagai akibat dendam pada keturunan Adam, antara lain :
1. menyesatkan manusia dari ajaran agama
2. mengendalikan seluruh manusia di dunia
3. meraup keuntungan dunia buat mereka
4. dan puncaknya adalah mempersiapkan kedatangan MESSIAS PALSU (anti kristus/dajjal)
 
Sebagai konsekuensi dari persekutuan dengan kelompok setan adalah menjauhkan sebanyak mungkin manusia dari Tuhan .

Dan itu mereka lakukan dengan begitu sistematis dan efektif. Lihatlah dalam 100 tahun terakhir mereka berhasil melakukan sekularisasi bahkan mengatheiskan masyarakat eropa dibawah slogan2 DEMOKRASI, Kebebasan berekspresi, HAM dsb. Disisi lain kita dibuat rusak oleh film2 Hollywood yang menampilkan freesex, minuman alkohol, pesta dan segala kesenangan dunia. Selain juga berisi propaganda untuk mendiskreditkan pihak lain terutama UMAT ISLAM sebagai kekuatan yang mereka pandang paling besar.
 
Seandainya kita jeli, maka simbol-simbol mereka selalu nampak pada produk-produk dan slogan slogan yang biasa mereka gembar gemborkan dan mereka tawarkan. Kita bisa melihat dengan mudah pada iklan-iklan produk, syair lagu, cerita film dan visualisasinya

Agar dapat diterima dunia, rencana mereka dikemas sedemikian rupa menjadi tatanan dan ideologi yang menarik dan terlihat menyenangkan.

Mereka menyebutnya kebebasan, HAM, demokrasi, ekonomi global, perdamaian dll. Sadarkah kita bahwa kapitalisme, sekularisasi pemikiran, demokrasi, dan nasionalisme adalah bagian dari agenda kelompok elit ini?.
 
Bukannya mereka tak tahu rumus demokrasi, justru dengan model demokrasilah mereka bisa leluasa melakukan pengendalian dan infiltrasi pada kaum yang cenderung mengagungkan bangsa (NASIONALIS). Mereka mengerti jika demokrasi sangat rentan dengan uang dan kolusi. Mereka sadar kalau mereka terlalu sulit unruk mengendalikan negara yang menggunakan sistem otokrasi atau teokrasi.
 
Sadarkah orang-orang pintar yang mendapat gelar doktor ekonomi bahwa kapitalisme adalah mainan mereka. Ada banyak pertanyaan yang menggelitik kita, siapa yang menguasai bank sentral? Mengapa mata uang kertas begitu sakral? Mengapa pembuatan dollar sekarang tidak disertai dengan jaminan emas?
 
Untuk mengendalikan dunia mereka meiliki senjata yang paling efektif, yaitu : penguasaan media masa, perbankan, penyebaran faham bernama NASIONALISME, semua itu dilakukan sebagai MIND CONTROL.
 
Dengan media yang dia pantau mereka mengendalikan pikiran dan terutama EMOSI manusia NASIONALIS. Dan hasilnya sangat menakjubkan, betapa semua orang di dunia begitu percaya dengan keberadaan teroris yang identik dengan arab, Persaudaraan dengan ikatan iman kini berubah menjadi NASIONALISME BUTA
 
Setiap hari televisi mengajarkan terus kepada penontonnya, bahwa apa yang dikatakannya adalah fakta dan kebenaran. Kebohongan jika dilakukan berulang-ulang maka ia akan diterima oelh masyarakat. Begitulah mereka percaya betul dengan kata-kata itu.
 
Strategi lain dari kelompok ini ialah menciptakan tokoh yang sengaja mereka manfaatkan untuk berbagai kepentingan mereka tanpa tokoh itu menyadari jika ia ada dalam permainannya. Kalaupun toh mereka tahu maka Nyawa adalah tebusannya.
 
Di eropa timur ia ciptakan komunisme dengan tokoh Karlmarx. Pengaruhnya cukup besar di berbagai belahan dunia. Selain untuk kepentingan menjauhkan dari agama, penciptaan karakter itu juga mempunyai fungsi lain, yaitu sebagai alat ancaman yang bisa menjadi bargaining (tawar menawar) untuk menguras kocek pemerintah Amerika dan sekutunya. Dan hasilnya kita melihat Drama orang-orang seperti Lenin, Hitler, Musholini, Saddam husein, dan yang lainnya.
 
Untuk kepentingan itu mereka pun tidak tanggung-tanggung menguasai para pemikir agar menjadi ideolog yang menyebarkan ideologi bagi tokoh-tokoh ciptaanya. Maka tak heran jika kita mengenal banyak ideologi di abad 20. mereka mencuptakan sintesis dan antitesisnya sekaligus.
 
Tujuan pengendalian pikiran jelas, agar masyarakat dunia menjadi bodoh (tidak kritis). Mereka mungkin kaya dan pintar secara teknik tetapi miskin dalam kesadaran. Makanya sistem pendidikan di dunia mereka rancang agar manusia meningkatkan otak kirinya yang berpikir matematis, teknis dan teratur (salah satunya dengan media Play Station). Sampah-sampah mereka produksi tiap hari yang disebarkan melalui dosen-dosen, ideolog, pembaca berita, penghembus emansipasi, pelantun musik, pesulap, pembuat lelucon, dan ARTIS ARTIS yang diteruskan kepada segenap manusia dengan merata.

Tentunya imbalan dari kerja kerasnya itu ialah Keuntungan Duniawi yang dibungkus dengan KEBAHAGIAAN DUNIA.

Mereka menjadi pemegang kebijakan pemerintahan dunia, bankir-bankir, pemilik industri hiburan. Para pengikut iluminati ini juga banyak yang berasal dari dunia hiburan, seperti madona, christina aguirela, rihanna, dan masih banyak lagi. Mereka akan mempromosikan siapa saja yang mau bergabung dengan mereka dan menenggelamkan siapa yang menentangnya.
 
Ini adalah agenda puncak dari semua agenda kelompok elit ini. Yakni........ Mempersiapkan kedatangan DAJJAL (Mesiah palsu/ Anticrist)

Tidakkah nabi-nabi kita memberi tahu bahwa akan ada kedatangan seorang anti kristus/ al masih dajjal?
 
Tahukah ciri dan karakter dari dajjal itu? ia bermata satu (seperti simbol eye of horus) bukan hanya itu sebagai kiasan simbolik, dikatakan mesias palsu karena ia ahli dalam membalikkan yang benar dan yang salah.
mata-piramid.jpgeye.jpg

Surganya ada pada nerakanya dan Nerakanya itulah Surga yang sebenarnya. Kini mesias palsu itu akan segera datang? Hebatnya, jika anti kristus itu datang ia akan dikatakan PAHLAWAN oleh pengikutnya, sebaliknya Al Mahdi (mesiah) akan dikatakan PENJAHAT oleh mereka. Dan bukan tidak mungkin jika Al Mahdi asli datang, saat itu mungkin saja kalian akan mengatakannya..........TERORIS.
 
Kalin pasti tahu siapakah yang menyembah ALLAH SWT dan siapakah yang mengabdi pada IBLIS?. Ketahuilah, IBLIS ada dibelakang "mereka", menjadi backing "mereka" sedangkan Allah mengisyaratkan bahwa IBLIS adalah musuh bebuyutan Orang BERIMAN, Lalu kalian perhatikan, siapa yang dibenci, siapa yang hidupnya penuh penindasan, diintimidasi dan dikejar oleh "mereka" saat ini.........merekalah sebenarnya ORANG BERIMAN

Perang besar suatu saat nanti bukanlah peperangan antar pemeluk agama, tetapi perang dua keyakinan dan dua darah. Perang antara PENGIKUT TAUHID dan PENGEKOR IBLIS. Perang antara pewaris darah Nabi (Al mahdi merupakan pertemuan keturunan Smith mewakili isa dan keturunan Nabi Muhammad) dan pewaris darah Namruz serta Fir’uan.

Tahukah kalian mengapa fir’aun membangun piramida, obelish? Mengapa dewasa ini di berbagai dunia ada banyak gedung yang seperti itu? Mungkin kalian meihat semua itu dari aspek keindahan semata, tetapi sejatinya merupakan MEDIA TRANSFER ENERGI.
 
Para kelompok elit ini telah membuat banyak piramida berikut simbol-simbol kabbala nya di setiap penjuru dengan hitungan yang cermat, yang jika kita perhatikan maka bangunan2 itu banyak ditemukan ditempat persimpangan "key lines bumi" seperti museum louvre di prancis, wafi mall di dubai, hardrock di quwait. Dan anda bahkan tak sadar jika bangunan tinggi disekitar ka'bah sebenarnya adalah konspirasi mereka untuk membendung energi shalat dan doa yang masuk ke ka'bah
 
Apakah itu kebetulan semata?. Hiasan gerbang kuil sulaiman berupa menara kembar seperti Petronas, Emirat towers, WTC, Burj Khalifa ubai dan Twin tower yg lainya (termasuk hubungan tekanan Amerika dengan kengototan anggota DPR perihal Gedung baru), apakah itu kebetulan semata? Tentu tidak.
 
Setiap bentuk bangunan akan mempengaruhi sistem masuk dan keluarnya energi. Dan mereka yakin piramida yang dibuat fir’aun diarahkan untuk memungkinkan terjadinya loncatan dimensi ruang dan waktu.
 
Karena bumi ini memiliki beberapa leylines yang menjadi tempat paling baik untuk menyerap energi. kelompok elit ini meyakini bentuk heksagon (segi enam) adalah bentuk yang sempurna untuk menyerap energy kegelapan. Karena jika kita melihat bintang david yang menjadi simbol kabala dan yahudi maka kita akan melihat heksagon di bagian tengahnya.
 
 
Bintang david sendiri terdiri dari dua buah segitiga sebagai simbol dua kekuatan alam. Dari sinilah diharapkan adanya pertukaran silang lintas energy. Kelompok ini menyebutnyastargate atau media untuk membuat point vortex atau PORTAL. Singkat kata media inilah yang akan membantu mempermudah keluarnya dajjal anti kristus dan bangsa haus darah Ya'juj dan Ma'juj.
 
Tahukah anda bahwa ka’bah adalah tempat penyerapan energy paling besar di muka bumi? Tahukah anda kenapa orang berputar melawan arah jarum jam mengelilingi ka’bah sewaktu thowaf? Apa kaitannya ka’bah dengan messias asli (Imam Mahdi)? Benar...karena Imam mahdi akan muncul di dekat Ka’bah. Pada hari akhir akan terjadi peperangan yang menguras energi besar besaran. Dajjal muncul lewat Portal energi negatif yang terkumpul dari pengikut2nya diseluruh dunia dan Imam Mahdi Muncul dari Portal Energi Di Ka'bah, disitulah dia diislahkan oleh Allah dalam 1 malam pada saat yang telah ditetapkan Allah SWT. Terlepas kekuatan benar ataupun jahat, semuanya tidak bisa melawan sunnatullah, ketetapan Allah (Hukum Alam).
 
Ingatlah bangunan atau arsitektur2 itu akan berfungsi tergantung aktivitas manusia disekitarnya. Oleh karena itu para pengikut dajjal melakukan hal yang sama untuk memanggil energy kegelapan. Yang membedakan adalah niat dan tujuannya. Jika muslim diperintahkan thowaf di ka’bah yang berakumulasi pada Munculnya Al Mahdi dan Nabi Isa, maka kelompok IBLIS melakukan ritual tersembunyi untuk mempercepat kemunculan Dajjal lewat PORTAL yang mereka buat. Dan kekuatan ini akan bertarung di penghujung dunia yang sebentar lagi akan tiba.
 
Sebagai orang beragama, kita yakin dan tahu bahwa peperangan itu, dengan izin Allah Swt akan dimenangkan oleh yang berhasil mengalahkan pasukan Dajjal yang berlipat ganda. Oleh karena itu..

Fakta Dunia "JARINGAN YAHUDI DI INDONESIA SEJAK JAMAN VOC"

http://massandry.blogspot.com
Konon, warga Yahudi sudah banyak berdiam di Indonesia sejak zaman kolonial Belanda, khususnya di Jakarta, tapi tidak ada tanggal yang pasti kaum Yahudi menetap di Indonesia. Sebuah situs Komunitas Yahudi dunia mencatat bahwa pada tahun 1850 seorang utusan dari Jerusalem, Jacob Saphir, yang mengunjungi Batavia (Jakarta), bertemu dengan seorang pedagang Yahudi dari Amsterdam yang menyebutkan bahwa ada 20 keluarga Yahudi dari Belanda atau Jerman tinggal di sana, termasuk anggota pasukan kolonial Belanda.
 
Beberapa orang Yahudi juga tinggal di Semarang dan Surabaya. Mereka punya beberapa hubungan dengan agama Judaisme (ajaran Yahudi). Atas permintaan Saphir, Komunitas Amsterdam mengirim rabbi yang mencoba mengorganisasikan jemaah di Batavia dan Semarang. Sejumlah Yahudi dari Baghdad atau asli orang Baghdad, dan dari Aden juga bermukim di Jawa. Pada tahun 1921, utusan Zionis dari Israel yang bernama Cohen memperkirakan bahwa hampir ada 2,000 orang Yahudi yang tinggal di Jawa.
 
Sebagai catatan, Vereenigde Oostindische Compagnie (Serikat Dagang India Timur) atau VOC atau Kompeni berdiri pada tahun 1602 dan memegang hak monopoli dari Kerajaan Belanda untuk menguasai jalur perdagangan di Asia. VOC adalah Multi-National Company (MNC) pertama di dunia dan juga perusahaan Multi-nasional pertama yang menerbitkan saham. Selama hampir 200 tahun berkuasa, VOC akhirnya bangkrut dan dibubarkan pada tahun 1800 karena terlilit hutang dan kerusuhan. Akhirnya asset dan hutang-hutangnya diambil alih oleh pemerintah Hindia Belanda.
 
Kembali kepada kisah kaum Yahudi. Yahudi Belanda di Surabaya ada yang memegang jabatan penting di pemerintahan, dan banyak juga yang jadi pedagang. Kaum Yahudi yang berasal dari Baghdad membentuk elemen yang paling orthodox (kolot). Di sana juga terdapat kaum Yahudi asal Eropa Tengah dan Sovyet Russia, yang jumlahnya meningkat di tahun 1930an. Di tahun 1939 ada sekitar 2,000 pemukim Yahudi Belanda dan sejumlah Yahudi stateless (tanpa status kewarganegaraan) yang menjalani hukuman ketika Jepang menduduki Indonesia. Setelah kemerdekaan Indonesia, unsur-unsur Yahudi Belanda mulai mengalami kemerosotan dan populasinya pun berkurang karena alasan-alasan politik dan ekonomi.
 
Ada sekitar 450 orang Yahudi di Indonesia pada tahun 1957, umumnya kaum Ashkenazim di Jakarta dan kaum Sephardim di Surabaya, komunitas inilah yang memelihara sebuah sinagoga di sana. Komunitas jumlah tersebut berkurang menjadi 50 orang di tahun 1963. Ada sekitar 20 orang Yahudi yang tinggal di Jakarta dan 25 orang di Surabaya pada tahun 1969. Komunitas ini diwakili oleh the Board of Jewish Communities of Indonesia (Dewan Komunitas-komunitas Yahudi di Indonesia) yang berkantor di Jakarta. Pada tahun 1997, tercatat ada sekitar 20 orang Yahudi tinggal di Indonesia, beberapa dari mereka ada di Jakarta dan beberapa keluarga Yahudi lainnya yang berasal dari Iraq tinggal di Surabaya dan memelihara sebuah sinagoge kecil.
 
Pedagang Sukses
Pada abad ke-19 dan 20 serta menjelang Belanda hengkang dari Indonesia, ada sejumlah orang Yahudi yang membuka toko-toko di Noordwijk (kini Jl. Juanda) dan Risjwijk (Jl. Veteran) -- dua kawasan elite di Batavia kala itu -- seperti Olislaeger, Goldenberg, Jacobson van den Berg, Ezekiel & Sons dan Goodwordh Company. Di sepanjang Jalan Juanda (Noordwijk) dan Jalan Veteran (Rijswijk) jejak Zionis-Yahudi juga ada. Dalam sebuah artikel di sebuah media massa yang terbit di Jakarta, sejarawan Betawi Alwi Shahab menyebutkan, pada abad ke-19 dan ke-20, sejumlah orang Yahudi menjadi pengusaha papan atas di Jakarta. Beberapa di antaranya bernama Olislaegar, Goldenberg dan Ezekiel. Mereka menjadi pedagang sukses dan tangguh yang menjual permata, emas, intan, perak, arloji, kaca mata dan berbagai komoditas lainnya. Toko mereka berdiri di sepanjang Jalan Risjwijk dan Noordwijk. Masih menurut Alwi, pada tahun 1930-an dan 1940-an, jumlah orang Yahudi cukup banyak di Jakarta. Bisa mencapai ratusan orang. Mereka pandai berbahasa Arab, hingga sering dikira sebagai orang keturunan Arab. Bahkan Gubernur Jenderal Belanda, Residen dan Asisten Residen Belanda di Indonesia banyak yang keturunan Yahudi.
 
Di masa kolonial, warga Yahudi ada yang mendapat posisi tinggi di pemerintahan. Termasuk gubernur jenderal AWL Tjandra van Starkemborgh Stachouwer (1936-1942). Sedangkan Abdullah Alatas (75 tahun) mengatakan, keturunan Yahudi di Indonesia kala itu banyak yang datang dari negara Arab. Maklum kala itu negara Israel belum terbentuk. Seperti keluarga Musri dan Meyer yang datang dari Irak. Sedangkan Ali Shatrie (87) menyatakan bahwa kaum Yahudi di Indonesia memiliki persatuan yang kuat. Setiap Sabath atau Sabtu, hari suci kaum Yahudi, mereka berkumpul bersama di Mangga Besar, yang kala itu merupakan tempat pertemuannya.
 
Di gedung itu, seorang rabbi, imam kaum Yahudi, memberikan wejangan dengan membaca Kitab Zabur. Menurut Ali Shatrie, kaum Yahudi umumnya memakai paspor Belanda dan mengaku warga negara kincir angin. Sedangkan Abdullah Alatas mengalami saat-saat hari Sabath dimana warga Yahudi sambil bernyanyi membaca kitab Talmud dan Zabur, dua kitab suci mereka. Pada 1957, ketika hubungan antara RI-Belanda putus akibat kasus Irian Barat (Papua), tidak diketahui apakah seluruh warga Yahudi meninggalkan Indonesia. Konon, mereka masih terdapat di Indonesia meski jumlahnya tidak lagi seperti dulu. Yang pasti dalam catatan sejarah Yahudi dan jaringan gerakannya, mereka sudah lama menancapkan kukunya di Indonesia. Bahkan gerakan mereka disinyalir telah mempengaruhi sebagian tokoh pendiri negeri ini. Sebuah upaya menaklukkan bangsa Muslim terbesar di dunia .
 
Dalam buku Jejak Freemason & Zionis di Indonesia disebutkan bahwa gedung Bappenas di Taman Surapati dulunya merupakan tempat para anggota Freemason melakukan peribadatan dan pertemuan. Gedung Bappenas di kawasan elit Menteng, dulunya bernama gedung Adhuc Stat dengan logo Freemasonry di kiri kanan atas gedungnya, terpampang jelas ketika itu. Anggota Freemason menyebutnya sebagai loji atau rumah setan. Disebut rumah setan, karena dalam peribadatannya anggota gerakan ini memanggil arwah-arwah atau jin atau setan, menurut data-data yang dikumpulkan penulisnya Herry Nurdi, Freemasonry atau Vrijmetselarij dalam bahasa Belanda masuk ke Indonesia dengan beragam cara. Terutama lewat lembaga masyarakat dan pendidikan. Pada mulanya gerakan itu menggunakan kedok persaudaraan kemanusiaan, tidak membedakan agama dan ras, warna kulit dan gender, apalagi tingkat sosial di masyarakat. Dalam buku tersebut disebutkan, meski pada tahun 1961, dengan alasan tidak sesuai dengan kepribadian bangsa, Presiden Sukarno melakukan pelarangan terhadap gerakan Freemasonry di Indonesia. Namun, pengaruh Zionis tidak pernah surut. Hubungan gelap 'teman tapi mesra' antara tokoh-tokoh bangsa dengan Israel masih terus berlangsung.
 
Zionis-Yahudi mengakar kuat di Indonesia. Melalui antek-anteknya yang ada di Indonesia, mereka berhasil menguasai sektor ekonomi, terutama bidang perbankan dan merasuki budaya Indonesia. Ridwan Saidi, sejarawan Betawi, mengaku prihatin dengan kondisi umat saat ini. Sebab, banyak umat yang masih tidak percaya gerakan Zionis-Yahudi. Bahkan sebagian kaum Muslimin memandang tudingan gerakan Zionis-Yahudi sebagai sesuatu yang mengada-ada. Padahal, dampak dari gerakan Zionis ini sangatlah merugikan kaum Muslimin bahkan umat manusia.

 "Siapa bilang tidak ada gerakan Zionis-Yahudi di sini. Ada dong, sebab akarnya terlalu kuat di Indonesia. Mereka masuk sejak zaman Hindia Belanda," ujar pria yang puluhan tahun meneliti dan mengkaji gerakan Zionis-Yahudi itu. Benarkah akar Zionis-Yahudi begitu kuat di Indonesia? Apa saja indikasi dan buktinya? Memang, tak mudah melacak jejak gerakan berbahaya ini di Indonesia. Apalagi selama ini, Zionis-Yahudi, memang gerakan tertutup. Aktivitas mereka berkedok kegiatan sosial atau kemanusiaan. Namun sasaran dan tujuannya sangat jelas: Merusak kaum lain. Ibarat orang yang sedang buang angin dengan pelan: tercium baunya, tapi tak nampak wujudnya. Tidak mudah mengendus dan mendeteksi mereka. Namun dengan membuka-buka catatan sejarah, kabut dan misteri seputar jarigan Zionis-Yahudi di Indonesia akan terbuka lebar.
 
Gedung Bappenas
Gedung dan bangunan ternyata tak hanya memiliki estetika, namun juga menyimpan sejarah peradaban, tak terkecuali gerakan Zionis-Yahudi di Indonesia. Dari sejumlah dokumen sejarah, tidak sedikit gedung-gedung yang berdiri dan beroperasi saat ini yang ternyata dulunya pernah menjadi pusat pengendali gerakan Zionis-Yahudi di Indonesia. Satu di antaranya adalah gedung induk yang saat ini dipakai pemerintah untuk kantor Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) di Jalan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat.
 

Dalam buku "Menteng Kota Taman Pertama di Indonesia" karangan Adolf Hueken SJ, disebutkan, awalnya gedung yang kini berperan penting merencanakan pembangunan Indonesia itu adalah bekas loge-gebouw, tempat pertemuan para vrijmetselaar (kaum Freemason). Loge-gebouw atau rumah arloji sendiri adalah sebuah sinagoga, tempat peribadatan kaum Yahudi. Dulu, kaum Yahudi memakainya untuk tempat "sembahyang" atau "ngeningkan cipta" kepada Tuhan. Karena tempat itu sering dipergunakan untuk memanggil-manggil roh halus, maka masyarakat Indonesia sering menyebut loge atau loji sebagai rumah setan.
 
Sementara Vrijmetselarij adalah organisasi bentukan Zionis-Yahudi di Indonesia (Dulu Hindia Belanda). Ridwan Saidi dalam bukunya "Fakta dan Data Yahudi di Indonesia" menuliskan bahwa pimpinan Vrjmetselarij di Hindia Belanda sekaligus adalah ketua loji. Vrijmetselarij bukanlah organisasi yang berdiri sendiri. Ia merupakan bentukan dari organisasi Freemasonry, sebuah gerakan Zionis-Yahudi internasional yang berkedudukan di London, Inggris.
 
Pada tahun 1717, para emigran Yahudi yang terlempar ke London, Inggris, mendirikan sebuah gerakan Zionis yang diberi nama Freemasonry. Organisasi inilah yang kini mengendalikan gerakan Zionis-Yahudi di seluruh dunia. Bandingkan lambang Freemason (di sisi kiri) dengan lambang VOC (di sisi kanan) yang memiliki kemiripan. Dalam kenyataannya, gerakan rahasia Zionis-Yahudi ini selalu bekerja menghancurkan kesejahteraan manusia, merusak kehidupan politik, ekonomi dan sosial negara-negara yang di tempatinya. Mereka ingin menjadi kaum yang menguasai dunia dengan cara merusak bangsa lain, khususnya kaum Muslimin. Mereka sangat berpegang teguh pada cita-cita.

Tujuan akhir dari gerakan rahasia Zionis-Yahudi ini, salah satunya, adalah mengembalikan bangunan Haikal Sulaiman yang terletak di Masjidil Aqsha, daerah Al-Quds yang sekarang dijajah Israel. Target lainnya, mendirikan sebuah pemerintahan Zionis internasional di Palestina, seperti terekam dari hasil pertemuan para rabbi Yahudi di Basel, Switzerland. Seperti disinggung di atas, gedung Bappenas memiliki sejarah kuat dengan gerakan Zionis-Yahudi.
 
Tentu, bukan suatu kebetulan, jika lembaga donor dunia seperti International Monetary Fund (IMF) yang dikuasai orang-orang Yahudi sangat berkepentingan dan menginginkan kebijakan yang merencanakan pembangunan di Indonesia selaras dengan program mereka. Satu per satu bukti kuatnya jejak Zionis-Yahudi di Indonesia bermunculan. Jejak mereka juga nampak di sepanjang Jalan Medan Merdeka Barat dengan berbagai gedung pencakar langitnya.
 
Menurut Ridwan Saidi, semasa kolonial Belanda, Jalan Medan Merdeka Barat bernama Jalan Blavatsky Boulevard. Nama Blavatsky Boulevard sendiri tentu ada asal-usulnya. Pemerintah kolonial Belanda mengambil nama Blavatsky Boulevard dari nama Helena Blavatsky, seorang tokoh Zionis-Yahudi asal Rusia yang giat mendukung gerakan Freemasonry.
 
Siapa Blavatsky?
Pada November 1875, pusat gerakan Zionis di Inggris, Fremasonry, mengutus Madame Blavatsky—demikian Helena Balavatsky biasa disebut—ke New York. Sesampainya di sana, Blavatsky langsung mendirikan perhimpunan kaum Theosofi. Sejak awal, organisasi kepanjangan tangan Zionis-Yahudi ini, telah menjadi mesin pendulang dolar bagi gerakan Freemasonry. Di luar Amerika, sebut misalnya di Hindia Belanda, Blavatsky dikenal sebagai propagandis utama ajaran Theosofi. Pada tahun 1853, saat perjalanannya dari Tibet ke Inggris, Madame Blavatsky pernah mampir ke Jawa (Batavia). Selama satu tahun di Batavia, ia mengajarkan Theosofi kepada para elite kolonial dan masyarakat Hindia Belanda. Sejak itu, Theosofi menjadi salah satu ajaran yang berkembang di Indonesia. Salah satu ajaran Theosofi yang utama adalah menganggap semua ajaran agama sama. Ajaran ini sangat mirip dan sebangun dengan pemahaman kaum liberal yang ada di Indonesia.
 
Menurut cerita Ridwan Saidi, di era tahun 1950-an, di Jalan Blavatsky Boulevard (kini Jalan Medan Merdeka Barat) pernah berdiri sebuah loji atau sinagoga. Untuk misinya, kaum Yahudi memakai loji itu sebagai pusat kegiatan dan pengendalian gerakan Zionis di Indonesia. Salah satu kegiatan mereka adalah membuka kursus-kursus okultisme (pemanggilan makhluk-makhluk halus). "Jika saat ini saham mayoritas Indosat dikuasai Singtel, salah satu perusahaan telekomunikasi Yahudi asal Singapura, maka itu sangat wajar. Sebab dulunya Indosat adalah sinagoga dan kembali juga ke sinagoga," ujar mantan anggota DPR yang pernah menginjakkan kakinya ke Israel tersebut.
 
Tradisi Merantau
Sudah menjadi tradisi hidup kaum Zionis-Yahudi untuk merantau. Tidak ada daerah yang tidak mereka rambah. Di luar Jakarta, kaum Yahudi menetap di daerah Bandung, Jawa Barat. Pengamat Yahudi asal Bandung, HM Usep Romli mengatakan, mereka masuk Bandung sejak tahun 1900-an. Untuk meredam resistensi masyarakat Bandung, mereka masuk melalui jalur pendidikan dengan berprofesi sebagai guru. Kebanyakan dari mereka adalah pengikut aliran Theosofi, kaki tangan gerakan Freemasonry Internasional.
 
Tempat kumpul mereka berada di sebuah rumah yang terletak di dekat Jalan Dipati Ukur. Masyarakat menyebut rumah itu sebagai rumah setan. "Dulunya, kawasan Dipati Ukur adalah tempat tinggal orang-orang Belanda dan tempat berkumpulnya kaum terpelajar, baik dari Belanda maupun pribumi. Itulah kenapa jika ditengok kawasan Dipati Ukur saat ini, banyak sekali berdiri lembaga-lembaga pendidikan, termasuk Universitas Padjajaran (Unpad). Namun saya tidak tahu di mana tepatnya markas kaum Theosofi tersebut," ujar Usep.
 
Pada dasarnya, mereka tidak mengalami kesulitan menjajakan pemahamannya karena berpenampilan lembut, sopan dan ramah. Karenanya banyak masyarakat yang simpati dan tertarik dengan mereka. Sampai-sampai banyak masyarakat mengultuskan ucapan dan ajaran mereka, hingga mengikuti ritual agama Yahudi. "Tanpa disadari ajaran Zionis masuk ke hati dan pikiran masyarakat Bandung dan tumbuh menjadi suatu ajaran yang kuat," tandas Usep. Khusus di Surabaya, kaum Yahudi membentuk komunitas sendiri di beberapa kawasan kota lama, seperti Bubutan dan Jalan Kayon. Di Jalan Kayon No 4, Surabaya, hingga kini berdiri sebuah sinagog, tempat peribadatan kaum Yahudi. Selama ini gerakan mereka tidak mudah terdeteksi masyarakat karena mereka berkedok yayasan sosial dan amal.
 
Antek-Antek
Panah beracun Zionis-Yahudi terus dilepaskan dari busurnya dan terus mengenai sasarannya. Setelah menunggu satu dekade, kini mereka sedang memanen buahnya. Melalui antek-anteknya di Indonesia, kaum Zionis-Yahudi "menyetir" dunia politik, sektor ekonomi, terutama bidang perbankan dan jaringan telekomunikasi. Transaksi saham menjadi modal ampuh mengendalikan Indonesia. Singtel, perusahaan telekomunikasi milik orang Yahudi yang berkedudukan di Singapura misalnya, tahun lalu, berhasil menguasai kepemilikan PT Indosat, sebagaimana diungkapkan Ridwan Saidi. Mereka berhasil menjadi pemegang saham terbesar dan berhak mengatur arah kebijakan Indosat ke depan. Komunikasi Indonesia, melalui Indosat misalnya, dalam kendali Yahudi?
 
Bandingkan lagi logo Indosat (di sebelah kiri) dengan logo bintang David sebagai lambang negara Israel (di sebalah kanan) yg mirip bentuknya. Hal serupa terjadi dalam dunia pemberitaan. Bhakti Investama, sebuah perusahaan yang sebagian sahamnya milik George Soros, seorang Yahudi yang pada tahun 1998 mengacak-acak ekonomi Indonesia. Dengan membeli saham, dia mulai memasuki industri media di Indonesia Ritel juga menjadi sasaran utama mereka. Philip Morris, sebuah perusahaan rokok dunia milik seorang Yahudi asal Amerika menguasai kira-kira sembilan puluh persen saham perusahaan rokok PT Sampoerna. Ia pun berhak mengendalikan bisnis perusahaan rokok ternama di Indonesia itu.
 
Bidang budaya tak luput dari garapan mereka. Untuk menjauhkan Islam dari agamanya, mereka masuk ke dalam kebatinan Jawa. Kuatnya akar Freemasonry dapat dilihat dari mantra-mantra memanggil roh halus atau jin yang memakai bahasa Ibrani, bahasa khas kaum Yahudi. Bau Zionis-Yahudi juga tercium tajam di dunia perjudian. Dadu yang sering dipakai dalam permainan judi bermata hewan Zionis. "Ini fakta. Oleh sebab itu saat menerima laporan dari bawahannya tentang kuatnya akar Zionisme-Yahudi di Indonesia, Hitler, pemimpin NAZI langsung mengirim pasukannya ke Hindia Belanda untuk memerangi mereka," ujar Ridwan. Jelas, gerakan Zionis-Yahudi bukanlah gerakan fiktif atau mengada-ada. Ia benar-benar nyata dan terus akan bergerak sampai cita-citanya tercapai: Menguasai dunia.
 
Di bawah ini beberapa bukti bahwa kehadiran mereka di Indonesia sejak dari zaman VOC sampai sekarang masih berkesinambungan, bahkan semakin jelas eksistensi mereka seperti nampak dalam simbol-simbol yang merupakan bukti peninggalan dan kehadiran mereka.
 
 Bundaran Air Mancur Hotel Indonesia yang telah direnovasi dengan tema sentral CAHAYA (Lucifer). Dari atas terlihat bagai sebuah mata (Horus) di pusat Ibukota. (Sumber Google Earth)
 
Peta pusat wilayah elit Menteng, Jakarta Pusat setelah diputar 180 derajat, di mana sebelah bawah adalah arah utara. Salah satu bangunan yang berada di dalam kepala binatang bertanduk atau Baphomet adalah lokasi Loji Adhucstat atau yang kini dijadilan Gedung BAPPENAS
 
Obelisk sebagai simbol dominasi Iblis atas bumi ini, kehadiran beberapa obelisk tertentu (di lokasi tertentu juga) merupakan "tanda tangannya". Diketahui bahwa obelisk di Washington DC merupakan simbol penguasaan Iblis atas EKONOMI dunia; obelisk di Luxor, Mesir, merupakan simbol penguasaan Iblis atas PEMERINTAHAN dunia; dan obelisk di Vatican, Roma - Italia, merupakan simbol penguasaan Iblis atas AGAMA dunia. Ekonomi, Pemerintahan, dan Agama dunia penguasaannya diwakili oleh ketiga obelisk tersebut.
 
Penjelasan detail mengenai hal tersebut akan mencengangkan siapapun. Bahwa benda-benda mati yang disembah dan dihormati ternyata berunsurkan kekuatan-kekuatan spiritual yang tidak main-main, dan dipercaya (sebagai tradisi ritual) oleh mereka yang dianggap sangat "berwawasan sekuler" sekalipun. Dan obelisk adalah salah satunya, bukan satu-satunya. Masih begitu banyak "kehadiran" yang misterius disekitar kita, bahkan hal-hal yang telah akrab dalam kehidupan sehari-hari kita, seperti misalnya Rotary dan Lions Club.
 
Rotary Club dan Lions Club
Rotary Club didirikan di kota Chicago, pusat Zionis Internasional, terletak di wilayah Illionis, negara bagian Amerika Serikat, dikepalai oleh Paul Harris.
 
Rotary sebenarnya adalah pengganti dari organisasi rahasia Freemason yang diharapkan dapat menghilangkan salah paham dan menunjukkan kepada umum bahwa tujuan club tersebut adalah untuk menyuburkan pengabdian kepada masyarakat yang dapat dilakukan oleh para anggotanya di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing, baik pada tingkat nasional maupun intemasional. Selain itu juga hendak menampakkan kegiatan kemanusiaan, guna menciptakan hubungan baik di antara berbagai macam golongan dan untuk membuktikan bahwa club tersebut hanya semata melakukan kegiatan kemanusiaan, kebudayaan, dan sosial, dan menjauhkan diri dari masalah keagamaan serta politik.
 
Kata Rotary oleh para anggotanya ditafsirkan dengan pengertian bergilir atau bergantian. Karena para anggota bergantian untuk ditempati pertemuan. Padahal tujuannya yang tersembunyi adalah bahwa kata Rotary ini dimaksudkan sebagai ganti dari Freemason karena rahasianya pernah terbongkar pada konggres Zionis di Basel, Switzerland pada tahun 1897 dan juga telah tersebarnya rahasia Protokol para tokoh Zionis.
 
Seandainya kata Rotary kita artikan dengan bergilir, maka di sini kata bergilir itu mempunyai pengertian mengitari titik pusat, dan titik pusatnya ini adalah Haikal Sulaiman, yang merupakan bangunan suci bagi kaum Freemason yang terletak di kota Quds (Yerussalem). Pertemuan pertama di adakan di tengah-tengah sejumlah besar anggota Yahudi Freemason.
 
Lions Club didirikan oleh Malvin Joqes, seorang pengacara Amerika. Lions Club mengadakan konggres pertama tahun 1918 yang dihadiri oleh 22 orang Yahudi Freemason. Konggres ini diadakan di kota Chicago. Orgamsasi ini merupakan bagian dari gerakan Zionis dan Freemason. Kedudukan kantor Lions Club berada di pusat Rotary Club dan kantor cabang Bahaiyah Amerika. Kemudian pusat Lions Club pindah ke New York lalu ke Washington, yang merupakan pusat-pusat kegiatan Yahudi.
 
Kata Lions berarti singa, maksudnya pengawal Haikal dan penjaga bangunan Haikal Sulaiman yang berada di salah satu bagi Masjidil-Aqsha. Organisasi ini merupakan gerakan baru Freemason yang tujuannya sama dengan Freemason. Tetapi secara formal Lions Club menyatakan bahwa tujuan organisasinya ialah untuk memberi pelayanan kepada masyarakat dan saling memupuk saling pengertian internasional: Slogan ini merupakan - kata-kata yang manis, tetapi mengandung tujuan-tujuan rahasia yang berbahaya. Tujuan rahasia itu ialah merealisir impian Zionis dan Freemason untuk memusnahkan semua bangsa dan pemerintahan non-Yahudi, kemudian mendirikan pemerintahan Yahudi Internasional.
 
Bila kita telusuri di Internet dengan search engine Google untuk mengetahui keberadaan Rotary dan Lions Club di Indonesia, kedua club tersebut sudah ada di bebarapa kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Bali, Jogya, Semarang dan Medan dan Palembang
 
Sekedar untuk mengingatkan kita kembali bahwa Freemasonry merupakan nama baru dari sebuah perkumpulan rahasia penyembah setan tertua, didirikan oleh sembilan orang Yahudi di Palestina pada 37 M dan dalam perjalanannya yang sangat panjang, pada tahun 1777 diinfiltrasi oleh Bavarian Illuminati dan akhirnya pada tanggal 16 Juli 1782 bertempat di Wilhelmsbad dikukuhkan penyatuannya dengan pengaruh Illuminati mendominasi perkumpulan rahasia tersebut.Counter culture
 
Bidang budaya yang mereka garap dewasa ini a.l. melalui musik, olah raga yang disponsori pabrik rokok yang notabene sudah dikuasai 90% sahamnya oleh Phillip Morris, getol mengadakan berbagai event dan nampaknya mereka berhasil melakukan counter culture merubah pola-pikir dan akhlak generasi muda menjauh dari ajaran Islam, termasuk menyebar-luaskan miras, narkoba dan pornografi yang dalam skala dunia dikuasai Yahudi (0,001% dari jumlah penduduk dunia) bertanggungjawab atas penyebar-luasan 90% pornografi, seperti diterbitkannya majalah Playboy dalam bahasa Indonesia, menyeruaknya kasus video mesum Luna Maya – Ariel termasuk upaya-upaya mereka yang boleh dibilang berhasil, penyedia permainan-permainan, rekreasi-rekreasi pengumbaran hawa nafsu dlsb dengan tujuan untuk mengalihkan perhatian orang, yang dalam melaksanakannya dibantu peran media massa dan pers yang 95% lebih sudah dikuasai Zionis, sebagaimana ditegaskan dalam Bab 12 dan 13 The (Decoded) Illuminati’s Protocols of the Learned Elders of Zion.
 
Referens;
http://www.swaramuslim.net/
The (Decoded) Illuminati’s Protocols of the Learned Elders of Zion, oleh Doc Marquis
Rahasia Gerakan Freemasonry dan Rotary Club oleh Muhammad Fahim Amin, cetakan ke-3, al-Kautsar 1993
http://www.akhirzaman.info
0.001% of the world's population are responsible for 90% of the pornography, dari:http://iamthewitness.com/DarylBradfordSmith_porn.html
The Conspirator’s Hierarchy, The Committee of 300, 4th edition, Revised and Updated, oleh Dr. John Coleman, 2006
Origin of the Word Jew oleh Willie Martin dari:http://www.israelect.com/reference/WillieMartin/OriginoftheWordJew.htm
The Mafia and Freemasonry, dari: http://www.freemasonrywatch.org/mafia.html
Terrorism and the Illuminati, A Three Thousand Year History, oleh David Livingstone, 2007
The The Jacatra Secret , Misteri Satanic Symbols di Jakarta, oleh Rizki Ridyasmara, Cet. I, Nopember 2009,

Fakta Dunia "IBUKOTA NEGARA INDONESIA ADALAH TOKYO ? - PART 2"

http://massandry.blogspot.com

WOMAN FROM TOKYO
Begitu sering Soekarno ke Tokyo (hotel favoritnya dia menginap adalah di Imperial Hotel), melahirkan sebuah lobi-lobi tingkat tinggi para pengusaha Jepang, untuk mendapatkan proyek-proyek konstruksi pembangunan Indonesia pasca perang. Pada hari ulang tahunnya ke 58, 6 Juni 1959, Soekarno datang kedua kalinya ke Tokyo untuk kunjungan selama dua minggu. Seorang pengusaha Jepang yang dekat pejabat tinggi Indonesia, Kubo Masao, memperkenal kepada Soekarno, seorang wanita cantik kabaret dari klub malam ternama di Tokyo, Akasaka’s Copacabana. Namanya Nemoto Naoko yang baru berumur 19 tahun, ketika diperkenalkan saat Soekarno datang ke klub tersebut pada 16 Juni 1959.
 
Nemoto adalah seorang wanita yang cantik, cerdas, gaul, bisa melukis dan mudah menguasai bahasa asing. Akhirnya dia dijadikan istri ketiga oleh Soekarno. Namanya menjadi Ratna Sari Dewi. Mereka menikah pada 3 Maret 1962. Soekarno sangat sayang padanya. Pernah dia ngambek dan minggat ke sebuah biara di Jawa Tengah. Soekarno bagai orang tak punya darah. Namun Soekarno pernah juga marah kepada Dewi, di depan Menteri Oei Tjoe Tat. Ketika Oei di Bangkok, dia dipanggil Soekarno ke Tokyo untuk suatu urusan penting. Selama mereka berdiskusi, Dewi sering menegur suaminya dengan halus agar jangan terlalu lama menerima tamu, karena ada urusan lain. “Diam! Diam! Saya bilang diam!”, bentak Soekarno bagai suara geledek. Oei Tjoe Tat pun buru-buru minta diri pamit.
 
Peranan Dewi sangat besar dalam lobi-lobi pampasan perang antara Jepang dan Indonesia. Hampir semua kalangan bisnis Jepang, Indonesia dan pengusaha keturunan Cina pada masa itu harus sowan ke Wisma Yaso, agar bisnisnya licin dan lancar. Wisma Yaso adalah nama sebuah vila luas dan asri di daerah Kuningan Barat, di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, yang menjadi tempat kediaman Dewi. Vila itu dikenal dengan nama Wisma Yaso, yang diambil dari nama adiknya Dewi.
 Kini bekas rumah Dewi dijadikan sebuah museum militer, yang sebelumnya dikuasai negara secara sepihak dan dikemudian diberi ganti rugi kepada Dewi. Di rumah itulah, Soekarno yang karirnya naik banyak dibantu Jepang, harus menikmati kesengsaraan di saat-saat akhir menjelang ajalnya, di rumah istri berkebangsaan Jepang juga.

DIMANA IBUKOTA INDONESIA?
 Dijadikannya Tokyo sebagai ‘ibu kota’ Indonesia, memperpanjang deretan kota-kota yang pernah menjadi pusat pemerintahan. Menjelang maghrib Kamis malam, 3 Januari 1946, sebuah gerobong kereta luar biasa, langsir menyelinap di belakang rumah Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur no. 56. Sang masinis, Soedarjo, dengan lihai berhasil membawa Soekarno dan Hatta berserta keluarga dengan taruhan nyawa. Dengan tanpa lampu sama sekali, gerbong yang membawa penumpang VIP itu, berhasil lolos dari patroli Belanda sepanjang perjalanan.
 
Keesokan harinya, Soekarno dan Hatta tiba di Jogjakarta. Sejak itu, resmi ibukota RI pindah ke Jogjakarta. Kenapa pindah? Jakarta sudah tak aman lagi. Sutan Sjahrir, sang perdana menteri dibiarkan tinggal di Jakarta dan berkantor di bekas rumah Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur. Tindakan Soedarjo yang membawa proklamator hijrah ke Jogjakarta dinilai heroik, yang akhirnya membawa dia menjadi pengusaha nasional yang sukses, diantaranya menjadi Pemimpin Umum harian sore Suara Pembaruan.

Pada 18 Desember 1948, Indonesia memindahkan lagi ibukota dari Jogjakarta ke Bukittinggi, Sumatera Barat. Tepatnya dibelantara hutan yang jelas lokasi. Pemindahan ini karena Jogjakarta jatuh ke dalam kekuasaan Belanda. Daripada negara RI hilang, pindahkan saja ke kota lain. Bahkan, kalau tidak bisa dilakukan pindah ke Bukittinggi, pindahkan ke luar negeri dengan membentuk pemerintahan dalam pengasingan, yaitu ke New Delhi! Saat itu, ada beberapa pejabat penting Indonesia sedang berada di sana. Baru tahun 1950, Jakarta kembali menjadi ibukota negara, yang diselingi oleh Tokyo sebagai ‘ibukota’, karena presiden sering di sana. Sebenarnya Soekarno adalah tipe pemimpin yang mudah mempercayai pembantunya.
 
 Bila dia sering pergi ke luar negeri, yang ‘jaga rumah’ biasanya Djuanda Kartawidjaja, sebagai Menteri Pertama. Setelah Djuanda, yang lebih sering jaga kandang adalah Johannes Leimena, juga seorang wakil perdana menteri dan seorang dokter yang sangat dipercaya Soekarno. Selama 10 tahun sejak 1956, Soekarno tak punya wakil presiden. Banyaknya perjalanan Soekarno ke luar negeri, bukan menjadi masalah bila dia tak berlama-lama di suatu tempat negara asing. Nah, Soekarno sering menetap lama di Tokyo, maka jadilah semua urusan mendesak harus di laporkan ke ibukota Jepang itu.
 
Soeharto juga lebih banyak dibanding Soekarno pergi ke luar negeri. Namun dia tak pernah lama-lama berada di luar negeri. Jadi dia banyak mempercayai wakil presiden untuk mengurus urusan rumah. Bahkan Abdurrahman Wahid lebih praktis lagi. Dia bisa dalam satu hari di Eropa mengunjungi tiga ibukota negara sekaligus. Pagi, siang dan malam dalam sehari menjadi tamu di negara yang berbeda. Habibie lebih unik. Dia adalah presiden yang jarang ke luar negeri. Ketika menghadiri KTT APEC di Kuala Lumpur tahun 1998 selama dua hari, tetapi dia tak pernah bermalam di ibukota Malaysia itu. Caranya? Pagi datang, malam pulang. Besok pagi datang lagi, sore pulang lagi.
 
Presiden Yudhoyono pernah berbuat aneh, seolah tak percaya dengan wakil presiden. Dia mengadakan rapat kabinet dari AS dengan menteri-menterinya di Jakarta. Sebuah tindakan berbahaya bila isi rapat itu sangat rahasia, karena sebuah teleconference secara teknis sangat rawan diketahui isinya oleh pihak luar.
 
Di akhir tahun 1950-an, Soekarno sudah melihat jauh ke depan untuk memindahkan ibukota negara ke sebuah kota di tengah hutan Kalimantan, Palangkaraya. Kota itu adalah satu-satunya ibukota propinsi yang dibangun setelah kemerdekaan. Sebuah keinginan yang sekarang menjadi pilihan mendesak untuk mengganti Jakarta yang sudah sarat dengan banyak beban sosial multi dimensi.

JAPANESQUE
Sulit dibayangkan bila Indonesia tanpa Jepang. Selama menjadi sebuah negara, Indonesia punya hubungan khusus dan historis dengan negeri matahari terbit itu, yang tak dimiliki dengan negara manapun di dunia. Meskipun bukan bikinan Jepang, kemerdekaan Indonesia adalah bantuan Jepang, yang memberi semangat untuk lepas dari cengekraman kekuasaan kulit putih. Kebangkitan Nasional yang dicetus seabad silam, juga diilhami dengan kemenangan Jepang atas perang melawan Rusia di Mancuria, Cina. Jepang banyak meninggalkan corak kehidupan bagi orang Indonesia. Dari segi sejarah, sosial dan ekonomi. Kemerdekaan Indonesia memakai tahun Sumera, tahun berdasarkan perhitungan orang Jepang, yaitu tahun 2605.
 
Konsep pembentukan rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) adalah konsep dari pemerintahan militer Jepang ketika menjajah Indonesia. Hanya dengan Indonesia, Kaisar Hirohito berani pertama kali menyatakan kata fuko-na, yaitu bahasa halus untuk melukiskan kesialan pada masa silam yang terjadi dengan tindakan Jepang pada Indonesia. Kata itu diucapkan di depan Presiden Soeharto yang berkunjung ke Jepang tahun 1968. Kenapa dengan Soekarno dia tidak berani? Banyak pertimbangan untuk dia melakukannya. Kata itupun akhirnya ulangi Hirohito kepada kepala negara yang negerinya pernah disakiti Jepang. Tahun 1974 kepada Presiden AS Gerald Ford, tahun 1978 kepada Wakil Perdana Menteri Cina Deng Xiaoping dan tahun 1983 kepada Presiden Korea Selatan Chun Do-Hwan. Walau masih ada kenangan masa lalu yang pahit, Jepang tetap sahabat yang sangat menjaga perasaan orang Indonesia yang pernah mereka sakiti, dibanding dengan sikap arogan negara-negara tetangga Indonesia.
 
Kini setiap presiden Indonesia pasti harus datang ke Tokyo dan bertemu sang kaisar. Sebaliknya, setiap perdana menteri Jepang bila perlu, pasti dating ke Jakarta. Letak strategis kota Tokyo memaksa seorang presiden Indonesia harus ke sana, bila datang dari dan pergi ke AS sebagai tempat transit. Begitu akrabnya hubungan kedua negara, Soekarno pernah ngotot minta diterbangkan langsung dari Tokyo ke Pyongyang, Korea Utara, negara musuhnya Jepang sampai kini. Permintaan itu dipenuhi yang tak mungkin diberikan Jepang kepada kepala negara manapun di dunia.
 
Dulu semasa perang Jepang mengirimkan bom, peluru dan bayonet untuk orang Indonesia. Kini mereka mengirimkan Toyota, Sanyo, Aiwa, Sony, Honda, Yamaha, Daihatsu, Mitsubishi, Hitachi, sukiyaki, sushi dan sandal jepit, yang dipakai oleh setiap orang Indonesia dari bangun tidur sampai pergi tidur.

Fakta Dunia "IBUKOTA NEGARA INDONESIA ADALAH TOKYO ? - PART 1"

http://massandry.blogspot.com
Banjirnya uang dari Jepang, memberanikan tekad Soekarno menjadi tuan rumah Asian Games IV tahun 1962, dengan sebuah stadion raksasa yang dianggap mewah sampai sekarang. Juga menyelengarakan pesta olah raga antara negara berkembang, Ganefo I tahun 1963 (Ganefo hanya sekali dan tak ada kelanjutannya). Hingga 32 tahun berkuasa, Soeharto tak mampu membangun stadion sekelas Senayan di tempat lain, dan juga tak mampu menjadi tuan rumah olahraga internasional yang berbobot, meski mempunyai uang jauh lebih banyak dibanding Soekarno.
 
Batavia atau Jakarta Telah menjadi kota pusat pemerintahan penjajah Belanda selama ratusan tahun, untuk mencuri apa saja yang bisa diambil dari bumi Indonesia. Tapi, menjelang awal Maret 1942, pemerintahan Hindia Belanda memindahkan ibukota ke Bandung. Bukan karena kota itu lebih sejuk dan nyaman, tapi karena Batavia (Jakarta) sudah dikuasai penguasa baru: Jepang.
 
 Bandung jadi penuh sesak oleh pengungsi. Kebanyakan wanita dan anak-anak. Hotel-hotel fully booked dan sumpek. Orang-orang Belanda ini memang ingin ‘berlibur’ di ibukota baru. ‘Libur’ panjang dari memerintah jajahannya untuk selamanya. Kenapa Bandung disebut ibukota? Karena pentolan penguasa Hindia Belanda berkumpul di sana. Ada Gubernur Jenderal Tjarda van Stakenborgh Stachouwer dan keluarga. Ada juga Letnan Jenderal Hubertus Johannes van Mook yang dijangkiti rasa takut mati.
 
Sebenarnya Bandung juga sama tidak amannya dengan Jakarta. Kota ini dihujani bom dan peluru. Saking pengecutnya, van Mook yang takut mati buru-buru ungsi ke luar Bandung. Pas weekend hari Sabtu 7 Maret 1942, van Mook naik pesawat Glan Martin kabur ke Australia. Ngeeeng…Yang unik, pesawatnya memakai landasan sepanjang Jalan Buah Batu, karena landasan bandara Andir (sekarang Hussein Sastranegara) rusak. Apa yang dibawa? Kebanyakan bawa baju yang melekat pada badan.
Lalu kemana Gubernur Jenderal Tjarda?
 
Dia tetap di Bandung, tidak melarikan diri, karena keesokan harinya, Minggu 8 Maret 1942, dia ada janji penting. Bukan janji sama Tuhan pergi ke gereja, tetapi janjian sama Jenderal Hitoshi Imamura, penguasa militer tertinggi Jepang di Hindia Belanda, yang mewakili Kaisar Hirohito. Mereka berdua bertemu di Kalijati, Subang, untuk menyerahkan kekuasaan Hindia Belanda secara resmi kepada penguasa baru. Hari itu berakhirlah kekuasaan Belanda di Indonesia untuk selamanya. Ada majikan baru yang memerintah, dengan nasib baru. Kepedihan dan kesengsaraan baru untuk rakyat Indonesia di bawah kekuasaan Jepang.

‘HUBUNGAN GELAP’
Sejak Jepang menguasai banyak negeri di Asia. praktis pusat kekuasaan jajahan berkiblat ke Tokyo. Dalam film-film perjuangan kita, sering diperlihatkan adegan rakyat Indonesia, yang harus menunduk bersama dengan semangat disiplin tinggi di sebuah lapangan di tiap pagi hari, untuk hormat ke Kaisar Hirohito di Tokyo. Mirip orang Islam sembahyang menghadap ke Makkah, Saudi Arabia. Jepang datang membawa “harapan baru” bagi Indonesia, yakni sebagai “Saudara Tua” yang membebaskan bangsa Asia dari kejahatan kulit putih orang Eropa. Tentu saja, banyak orang Indonesia senang. Bahasa Belanda dilarang diajarkan dimana-mana. Harus menggunakan bahasa Indonesia dan juga Jepang.
 
Orang Belanda yang dulu sombong berlagak bagai majikan, berganti nasib di tempatkan di ruang sengsara, di kamp-kamp penyiksaan sistematis. Juga sebagian rakyat Indonesia ikut merasakan ini, terutama yang membangkang terhadap Jepang. Semua kehidupan rakyat Indonesia, sudah diatur dalam sebuah peraturan, yang dibuat sebelum mereka menguasai kepulauan nusantara. Jadi memang sudah ada niat Tokyo untuk datang, berkuasa dan mencuri kekayaan alam Indonesia. Dulu semasa sebelum perang dunia kedua, mereka harus membeli kekayaan alam seperti minyak (bahkan sering kekurangan pasokan) dari Hindia Belanda. Nah, sekarang mereka mendapatkannya secara gratis, dengan cara menyiksa dan membunuhi si pemilik kekayaan alam: orang Indonesia.
 
Anehnya, sebelum Indonesia lahir sudah terjadi ‘hubungan gelap’ antara Jakarta dan Tokyo. Perdana Menteri Hideki Tojo datang ke Jakarta tahun 1943. Dia menghadiahkan kimono untuk Fatmawati, istri Soekarno, sambil mengundang Soekarno, Hatta dan Ki Bagoes Hadikoesoemo, untuk “jalan-jalan” ke Tokyo. Akhirnya, mereka bertiga pergi ke Jepang pada November 1944. Inilah pertama kali Soekarno (yang kelak menjadi presiden) pergi ke luar negeri.

Selama 17 hari mereka dimanja dan dipamerkan kehebatan Jepang. Dan yang spektakuler, mereka di pertemukan dengan Kaisar Hirohito. Kok mau-maunya Hirohito bertemu orang yang statusnya belum jelas? Mereka bukan kepala negara, bukan utusan sebuah negara dan hanya warga biasa. Lebih aneh lagi, Kaisar Hirohito ‘merusak’ protokol Istana Kekaisaran dengan menyalami Soekarno dan memberinya medali kehormatan tertinggi. Belum pernah seorang kaisar melakukan hal ini sebelumnya. Padahal di saat yang bersamaan, ribuan orang Indonesia mati sia-sia bagaikan serangga disemprot pembasmi hama, oleh tentara Jepang.
 
Di tahun-tahun berikut menjelang kemerdekaan, kejadian itu melekatkan sebuah anggapan kuat, bahwa Soekarno dan Hatta (dan juga beberapa pendiri negara Indonesia) memang ‘boneka Jepang’. Di hadapan Jenderal Imamura, Soekarno pernah berpura-pura dan ‘menjilatnya’, dengan kata-kata, “Tuan mengusir orang yang dianggap penindas sejati bangsa Indonesia. Saya berterima kasih kepada Tuan untuk selama-lamanya”. Tuduhan sebagai kolaborator Jepang, ternyata efektif menjauhi Soekarno mendapat pengakuan atas kemerdekaan negerinya yang ia lakukan bersama patriot lain, dari dunia internasional, khususnya negara-negara barat yang menang dalam perang dunia kedua. Bila tidak pandai-pandai berunding, bersilat lidah dan bisa mengambil hati rakyat, Soekarno dan Hatta bisa saja diadili sebagai penjahat perang oleh Sekutu dan juga tentunya oleh Belanda, yang ingin datang kembali menguasai Indonesia, meski gagal total
 
Kebalikannya dialami oleh PM Tojo. Seusai perang, dia diadili sebagai penjahat perang oleh Sekutu dan digantung di sebuah tempat di Tokyo, yang sekarang menjadi lokasi berdirinya gedung pencakar langit Sunshine 60.
 
IBUKOTA PINDAH KE TOKYO
Seperti sudah ditakdirkan (bahkan diramalkan oleh Jayabaya ratusan silam sebelumnya), Indonesia lahir, berjuang dan hidup dengan ‘a little help from Japanese’. Sulit dibantah bahwa kemerdekaan Indonesia, banyak mendapat bantuan dari Kantor Penghubung Jepang di Jakarta. Perumusan naskah proklamasi saja dilakukan di rumah kediaman seorang petinggi Jepang, yang semula direncanakan di Hotel Des Indes (sekarang Duta Merlin) di Harmoni, Jakarta. Soekarno menjadi presiden juga dengan bantuan pemerintah militer Jepang di Indonesia. Bahkan Soeharto melesat karir militernya, karena didikan dari PETA (Pembela Tanah Air), yang dibentuk Jepang. Bukti dan pengalaman seperti ini, membawa corak yang kental akan peranan Jepang membela dan membantu pembangunan Indonesia, kelak di kemudian hari. Soekarno dan Soeharto adalah sahabat paling akrab keluarga kekaisaran dan pemerintahan Jepang.
 
Setelah kemerdekaan dan Indonesia mendapat pengakuan internasional, dimulai era baru hubungan antara Indonesia dan Jepang. Sikap Jepang sangat hati-hati terhadap bangsa Indonesia (juga bangsa Asia lainnya), yang masih terkenang getirnya masa lalu hidup bersama Jepang yang bengis. Bahkan Kaisar Hirohito jarang, mungkin tidak pernah, berkunjung ke negara Asia manapun, setelah perang usai. Meski setiap kepala negara Asia sowan kepadanya, bila datang dalam sebuah kunjungan kenegaraan ke Tokyo.
 
Kekejaman masa pendudukan Jepang, ditanggapi dengan tuntutan pembayaran pampasan perang oleh Indonesia, sebesar 17,5 miliar dolar AS. Jumlah yang terlalu tinggi untuk ditolak Jepang. “Emangnya Jepang pernah benar-benar perang sama Indonesia?. Kita tak perlu bayar apapun!”, komentar orang yang menolaknya. Namun Jepang tetap membayar sejumlah besar uang untuk mengobati luka hati bangsa Indonesia (juga negara Asia lainnya), yang tak bisa dihargai oleh uang atau apapun. Dimulailah perundingan pampasan perang yang membuat Presiden Soekarno dan juga pejabat penting laiinya, sering datang ke Tokyo.
 
Selama menjadi presiden, Soekarno telah 15 kali berkunjung ke luar negeri ke 58 negara (termasuk ke Bangladesh, Singapura dan Bahrain, yang saat itu belum menjadi negara merdeka). Sekali berkunjung bisa satu negara (tapi jarang), atau ke sejumlah negara sekaligus didatangi. Pernah antara 16 April sampai 2 Juli 1961, Soekarno sekali jalan mengunjungi 21 negara! Mungkin karena pesawatnya sering menyewa, jadi Soekarno sekalian aja pakai sekaligus mengunjungi sejumlah negara. Dari 15 kali pergi ke luar negeri (antara 1951 sampai 1965), 11 kali diantaranya termasuk pergi ke Jepang.
 
Saking seringnya ke Tokyo, wartawan kawakan Mochtar Lubis yang selalu membangkang dengan kebijakan Soekarno, mengejeknya, “Wah, ibukota Indonesia pindah ke Tokyo”. Ini bukan gurauan. Tapi kenyataan. Pejabat dan menteri sering melaporkan pekerjaannya bukan ke Istana Merdeka, tapi ke Tokyo.
 
Jaksa Agung AS Bob Kennedy ingin bertemu Soekarno, datangnya harus ke Tokyo, bukan ke Jakarta (dia pernah datang ke Jakarta sebelumnya.) Tanggal 29 Januari 1958, Soekarno menjadi presiden pertama Indonesia yang berkunjung ke Jepang selama 18 hari. Inilah kunjungan kenegaraan pertamanya dan satu-satunya ke Jepang. Selebihnya kunjungan kerja untuk membahas pampasan perang, berunding dengan Malaysia dan keperluan lain. Namun setiap dia ke Tokyo, Soekarno hampir selalu diundang makan siang oleh Kaisar Hirohito. Sebuah sikap yang jarang didapat oleh kepala negara manapun di dunia. Sejak itu dia sering ke Tokyo. Dari 22 tahun menjadi presiden, Soekarno berada di Jepang (kebanyakan di Tokyo) selama 117 hari, yang diakumulasikan dari 11 kali ke Jepang. Artinya, 1,5% masa kepresidenannya dihabiskan di Jepang. Jumlah yang sangat besar untuk ukuran panjang masa kekuasaan Soekarno.

 Seringnya Soekarno berada di Tokyo, membuat perundingan pampasan perang menjadi lancar, yang akhirnya dibayar Jepang secara bertahap. Hasilnya, bisa dilihat dengan munculnya bangunan-bangunan gigantik. Misalnya hotel-hotel di Pelabuhan Ratu, Yogyakarta, Bali, Hotel Indonesia, Jembatan Ampera di Palembang, serta Wisma Nusantara setinggi 29 lantai (diresmikan Soeharto tahun 1969), adalah sebuah hasil dari pampasan perang. Gedung perkantoran ini cukup modern di Asia untuk ukuran saat itu. Yang paling monumental adalah tugu monumen nasional di tengah Jakarta, yang merupakan simbol hasil pampasan perang.
 
Meskipun Soekarno sering ke Tokyo (117 hari), tidak demikian dengan perdana menteri Jepang. Selama ia berkuasa, hanya 2 orang perdana menteri yang datang ke Jakarta. Pertama adalah Perdana Menteri Nobusuke Kishi pada November 1958. Anehnya, 50 tahun kemudian cucu Kishi, Perdana Menteri Shinzo Abe, datang ke Jakarta pada Agustus 2008. Dan kedua PM Hayoto Ikeda pada September 1963. Baik Kishi dan Ikeda datang cuma 2 hari di Jakarta. Namun Jepang akhirnya mengirimkan Putera Mahkota Akihito dan Putri Michiko datang ke Indonesia pada 1962. Dia menjadi anggota kekaisaran Jepang yang pertama datang ke sebuah negeri bekas jajahan Jepang paling luas.
 
Tiga puluh tahun kemudian, Akihito dan Permaisuri Michiko juga menjadi Kaisar Jepang pertama yang datang ke Indonesia pada 3 Oktober 1992. Kaisar Akihito datang menghadiahkan ikan koi hasil silangan koi Jepang dan koi Indonesia, untuk Soeharto.
 
 

Newer Posts Older Posts Home

Bacaan Ringan "BABAD TANAH CIREBON - PART 10"

http://massandry.blogspot.com Pupuh Ketigapuluh Tiga Kinanti, 38 bait. Pupuh ini menceritakankisah sayembara memperebutkan Putri Pangur...

Blogger Template by Blogcrowds