Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2014

Bacaan Ringan "SUPER GROUP BAND ROCK YANG PERNAH ADA DI INDONESIA"

http://massandry.blogspot.com Di Indonesia tahun 1970an menjadi masa penting perkembangan musik pop Indonesia. Banyak solois dan band baru lahir di dekade ini. Rhoma Irama juga anak zaman yang populer pada dekade ini dengan musik dangdut yang kadang dibalut sound gitar ala Deep Purple. Nama-nama macam Koes Plus, Panbers, D’lloyd dan lain-lain begitu popular sehingga menjadi idola. Bagaimana gentre rock kala itu? Musik popular Indonesia dengan anak terlarangnya yaitu musik rock pada decade 1970-an dalam catatan sejarah cukup memberikan pengaruh yang krusial bagi perkembangan musik Indonesia di masa yang akan datang. Tak ayal lagi hal itu terbukti dari perbincangan yang tidak akan ada hentinya apabila kita mengulas kembali denyut nadi perkembangan musik rock pada dekade tersebut.
Meski tak banyak band rock Indonesia yang sukses dalam rekaman, namun sebagian besar menuai kesuksesan dalam setiap aksi panggungnya. Elu-elu, yel yel dan antusiasme penonton menjadi warna tersendiri bagi band …

Bacaan Ringan "KIPRAH TERNCHEM DI BLANTIKA MUSIK ROCK INDONESIA 70-AN - PART 2"

http://massandry.blogspot.com Dalam satu pertunjukannya di gedung Gelora Pancasila Surabaya bersama AKA pada bulan Juni 1974, Ternchem yang biasanya menyuguhkan atraksi pertunjukan panggung dengan peti mati untuk kali ini tidak bisa menampilkan atraksi tersebut karena ada gangguan teknik dari alat-alat. Terchem mengatakan tentang tarif honor pertunjukannya berkisar antara Rp. 250.000,00 sampai Rp. 400.000,00 untuk setiap kali show. Seperti halnya band AKA yang mendapat teguran dari pemerintah setempat karena gaya panggungnya yang gila-gilaan, band ini pun mendapat perlakuan yang sama pada awal dekade 1970-an. Selain dicekal aksi panggungya karena permainannya terlalu berani dan gaya yang ditampilkannya cenderung menyimpang dari gaya yang biasa ditampilkan oleh grup-grup lainnya, band ini juga mendapat cekalan karena rata-rata personilnya berambut gondrong.
Ada yang menilai tindakan ini sebagai suatu tindakan yang tidak adil karena rambut gondrong merupakan satu mode. Adapun ciri khas …

Bacaan Ringan "KIPRAH TERNCHEM DI BLANTIKA MUSIK ROCK INDONESIA 70-AN - PART 1"

http://massandry.blogspot.com Kota Solo dijuluki sebagai kota ketiga di Indonesia sesudah Bandung dan Jakarta yang berhasil melahirkan penyanyi dan grup-grup musik dari berbagai macam aliran musik pada dekade 1970-an. Ternchem adalah salah satu band yang lahir di kota ini pada tahun 1969. Nama Ternchem merupakan kepanjangan dari Taruna Cemerlang. Ternchem diperkuat oleh lima orang personil, diantara Dordar (Gitar Melodi), Oendamora (Bass), Onnu (Organ), Bambang SP ( Drum), dan Bernard Permadi (vokal).
Menurut kabar band ini pernah disinggahi sebentar oleh Setiawan Djodi yang menempati posisi sebagai gitaris. sebelum AKA, God Bless, dll lahir dan sekaligus kondang, Band ini telah merasakan pahit getirnya menjadi sekawanan kelompok musisi. Dalam perkembangannya walaupun band ini dilahirkan di kota yang sama dengan kota kelahiran presiden kedua RI Soeharto, akan tetapi rupanya kondisi daerah seperti Solo tak banyak mampu memberikan kehidupan lebih layak bagi band ini, sehingga membuat ba…

Bacaan Ringan "KIPRAH HIDUP SEORANG "UCOK HARAHAP" - PART 6"

http://massandry.blogspot.com Selain proyek Ucok and His Gang, ia juga melangkahkan kaki seninya dalam suatu proyek kolaborasi. Proyek kerja sama ini muncul ketika AKA alias Apotik Kali Asin pimpinan Ucok pecah dan Achmad dengan God Bless-nya mulai sepi order manggung. Duet ini memang sangat berhasil apalagi album-album Duo Kribo meledak di pasaran sampai terjual 100.000 kaset. Angka tersebut pada dekade 1970-an sudah sangat fenomenal bagi ukuran musik rock yang memang waktu itu pasar jenis musik ini sangat kecil. Keberhasilan album-album mereka didasarkan pada rasa penasaran para pecinta musik rock. Mereka ingin tahu seperti apa sih kalau duo superstar bersatu dalam satu album rekaman. Koki musik dari album-album Duo Kribo ditangani oleh gitaris God Bless, Ian Antono, yang dibayar Rp 300 ribu – untuk satu album. Duo Kribo memiliki 4 buah album yang semuanya meraih sukses besar. Album pertamanya yang bertajuk Duo Kribo Volume 1 (Irama Tara, 1977) terdiri atas 8 lagu yaitu ‘Monalisa’, …

Bacaan Ringan "KIPRAH HIDUP SEORANG "UCOK HARAHAP" - PART 5"

http://massandry.blogspot.com Dalam berbagai pertunjukan musiknya, grup AKA selain membawakan lagu-lagu heavy juga membawakan lagu-lagu pop Indonesia ataupun pop melayu. Seperti yang dikatakan oleh Ucok, bahwa musik adalah seni dan musik melayu juga ada seninya dan mereka berusaha memenuhi selera masyrakat lewat dua objek, yakni panggung dan plat atau piringan hitam. AKA mengeluarkan album pertama mereka, Do What You Like (1970), yang berisi tiga lagu bernuansa rock keras berbahasa Inggris (Do What You Like, I’ve Gotta Work It Out, dan Glennmore) dan juga lagu-lagu pop Indonesia seperti Akhir Kisah Sedih dan Di Akhir Bulan Lima yang liriknya sangat bertolak belakang dengan semangat musik yang dibawakannya waktu di panggung.
Dalam setiap albumnya, AKA selalu menyelipkan lagu-lagu pop manis selain lagu rock yang garang. Setelah Do What You Like, album-album AKA berikutnya adalah Reflections (1971), Crazy Joe (1972), Sky Rider (1973), Cruel Side Of Suez War (1974), Mr. Bulldog (1975), Pu…

Bacaan Ringan "KIPRAH HIDUP SEORANG "UCOK HARAHAP" - PART 4"

http://massandry.blogspot.com Latar belakang penampilan AKA menyajikan segala macam gaya sensasi eksentrik menurut para anggota personilnya karena disesuaikan dengan lagu dan jiwa bandnya. Ekpresi dan kreasi seni ada bermacam-macam dan gaya underground adalah pilihan bagi AKA Ucok Harahap melakukan aksi pertunjukan sebagaimana yang dibayangkan oleh syair-syair lagu dari grup barat yang sering dibawakannya.Ucok menggolongkan penggemarnya dalam dua kategori, kategori pertama adalah golongan anak muda, mereka bagi ucok memeliki keasyikan tersendiri untuk melihat pertunjukannya, golongan kedua adalah golongan tua, golongan ini menurutnya hanya ingin mengetahui apa yang disebut sebagai musik Underground dan gaya yang eksentrik.
Selain itu gaya aksi panggung yang teatrikal wajar saja dilakukan di saat atmosfir pentas musik Indonesia dipenuhi oleh musik yang diistilahkan dengan ”sweet pop” yang diambil alih Koes Plus dan band band ”follower”nya semacam seperti The Mercys, Bimbo, Dlloy’d, The…

Bacaan Ringan "KIPRAH HIDUP SEORANG "UCOK HARAHAP" - PART 3"

http://massandry.blogspot.com Dalam satu pertunjukan yang dihadiri tidak kurang 5000 penonton di Gedung Gelora Olahraga 10 November Surabaya, band AKA dengan maskotnya Ucok membuka acara dengan bertingkah seakan-akan kemasukan setan, ia naik tangga, naik ke tiang gantungan dengan kaki terikat ke atas kepala menjulur ke bawah sambil terus menyanyi lalu ditusuk-tusuk hingga keluar darah seperti di dalam film-film. Pada akhir pertunjukan Ucok digotong dan dimasukkan ke dalam mobil ambulance. Kejutan lain yang diperlihatkan oleh Ucok adalah ketika AKA bertemu Rollies di panggung Stadion Gelora 10 Nopember pada tanggal 8 Juli 1972. Ketika Rollies membawakan lagu-lagu Gone Are The Song of Yesterday, I Had To Leave You, dan sebuah lagu dari Iron Butterfly berjudul A Gadda Da Vida, tiba-tiba seorang muncul dari kerumunan penonton menuju ke depan panggung sambil memegang tongkat. Penonton gemuruh dan bersorak karena orang itu bukan lain adalah Ucok Harahap yang sengaja berada di antara penonto…

Bacaan Ringan "KIPRAH HIDUP SEORANG "UCOK HARAHAP" - PART 2"

http://massandry.blogspot.com Istilah Underground digunakan majalah musik dan gaya hidup pionir asal Bandung itu untuk mengidentifikasi band-band yang memainkan musik keras dengan gaya yang lebih `liar’ dan `ekstrem’ untuk ukuran jamannya. Padahal kalau mau jujur, lagu-lagu yang dimainkan band- band tersebut di atas bukanlah lagu karya mereka sendiri, melainkan milik band-band luar negeri macam Deep Purple, Jefferson Airplane, Black Sabbath, Genesis, Led Zeppelin, Kansas, Rolling Stones hingga ELP. Tradisi yang kontraproduktif ini kemudian mencatat sejarah namanya sempat mengharum di pentas nasional
Berbicara mengenai konteks jaman ketika kali pertama istilah musik Underground itu tercipta pada dekade 1970-an, dikatakan bahwa Underground adalah suatu gerakan seni rock yang muncul di penghujung dasawarsa 1960-an. Underground hadir sebagai jawaban untuk musik yang mempunyai dua konteks, yaitu musik yang melawan arus komersial dan musik yang berani melakukan eksperimen bunyi dengan suara…

Bacaan Ringan "KIPRAH HIDUP SEORANG "UCOK HARAHAP" - PART 1"

http://massandry.blogspot.com
Berdiri-berdiri di atas awan Melayang-melayang setinggi bintang itulah tujuan cita-citaku diri ku haruslah menggapai bulan (Mencarter Roket, Duo Kribo)
Bagi yang mereka yang pernah muda pada dekade 1970-an pasti tidak asing lagi dengan potongan lirik lagu di atas. Sepenggal lirik yang diambil dari Album Duo Kribo (duet Ucok bersama Ahmad Albar) dengan judul Mencarter Roket. Lagu ini merupakan salah satu dari banyak lagu keras yang diciptakan oleh Ucok Harahap selepas ia hengkang dari grup musik rock AKA yang membesarkan namanya. Ia merupakan sesosok roker fenomenal yang sarat dengan sensasi pada masanya.
Kehadirannya menyemarakkan dekade di mana ketika itu gema musik rock terdengar begitu menggelora walaupun terlintas hanya sebatas gejala musiman. Dengan rambut kribo dan dandanan eksentrik yang menjadi trademark-nya, ditambah dengan aksinya yang selalu mengundang kontroversi di dalam maupun di luar panggung pertunjukan, kisah cinta dan kehidupannya, Ucok mende…

Bacaan Ringan "RESPON PEMERINTAH TERHADAP AKSI MUSISI ROCK TAHUN 70-an - PART 2"

http://massandry.blogspot.com AKA tidak lagi selalu menampilkan peti mati, kulit sapi, tengkorak, dan lain-lainnya dalam pertunjukan karena ada larangan dari pemerintah. Oleh karena itu AKA hanya mengadakan pertunjukan ala kadarnya. Memang bagi AKA sendiri hal itu sangat tidak menguntungkan. Selain di pulau Jawa, Ucok Harahap dari AKA juga masuk black list di Bali sama halnya seperti Mickey. Ia mengungkapkan:“Hampir setiap pertunjukan musik AKA, terutama di daerah yang masyarakatnya belum terlalu terbuka, selalu dijaga ketat dan diawasi. Sebetulnya bukan masyarakatnya yang menolak AKA, tetapi penguasa setempat”.
Dalam salah satu pertunjukannya, AKA tampil di Taman Hiburan Rakyat Surabaya tanpa atraksi peti mati dan keanehan lainnya, mereka hendak menyuguhkan pertunjukan musiknya saja. Meski tanpa peti mati, Ucok masih mampu menyemarakkan atraksinya, seperti terjun ke tepi kolam dan menari-nari sambil mengitari air mancur. Selain grup musik diatas yang mendapat teguran dari pihak keama…

Bacaan Ringan "RESPON PEMERINTAH TERHADAP AKSI MUSISI ROCK TAHUN 70-an - PART 1"

http://massandry.blogspot.com Walaupun lahirnya Orde Baru memberikan secercah harapan baru bagi para seniman musik karena seniman bisa dengan bebas mengekpresikan karya-karya yang menampilkan tema-tema serta gaya ungkap sesuai dengan gejolak hati nurani mereka, namun kebebasan pada dekade 1970-an masih dirasakan sebagai kebebasan yang semu karena masih terjadi aksi penyetopan acara-acara pertunjukan musik yang menampilkan aksi gaya panggung rocker yang dinilai ngak-ngik-ngok dan tidak sesuai dengan kepribadian nasional.
Bahkan sebelum memasuki dekade 1970-an, pelarangan pentas suatu grup musik terjadi pada akhir dekade 1960-an. The Props dari Semarang dilarang pentas oleh pihak berwajib karena penampilannya tidak sesuai dengan kepribadian nasional. Pernah juga ada yang ditahan karena seseorang yang bernama Martinus menyanyikan lagu-lagu ala Jimmy Hendrix sambil tidur-tiduran.
Memasuki dekade 1970-an, aksi dan gaya panggung para musisi rock ternyata sudah mampu membuat pusing kepala pa…

Bacaan Ringan "PENETRASI RADIO BARAT BAGI PERKEMBANGAN MUSISI ROCK INDONESIA"

http://massandry.blogspot.com Abad ke-20 ditandai oleh revolusi teknologi komunikasi dan segala produknya yang bersifat massal dan beragam. Radio sebagaimana produk alat modernisasi lainnya, hanyalah gejala awal dari generasi alat-alat teknologi baru musik yang membongkar semua pintu-pintu penyekat seni bunyi dan melahirkan anak pertama dari peradaban budaya musik massa di dunia modern.
Radio telah menghapus jarak antara bunyi dengan orang, musik dengan pendengarnya, dan “membuka” telinga manusia selebar-lebarnya. Radio dianggap memiliki kekuasaan karena tiga faktor, yakni radio siaran yang bersifat langsung, radio siaran tidak mengenal jarak dan rintangan, dan radio siaran mempunyai daya tarik yang kuat.
Daya tarik ini disebabkan oleh sifatnya yang serba hidup, berikut tiga unsur yang ada padanya, yakni musik, kata-kata, dan efek suara. Pesawat radio yang kecil dan harganya relatif murah ini dapat memberikan hiburan, penerangan, dan pendidikan. Pendengar dapat memilih berpuluh-puluh …

Bacaan Ringan "PERANAN MEDIA MASA BAGI PERKEMBANGAN MUSIK ROCK TAHUN 70 AN - PART 4"

http://massandry.blogspot.com Majalah Tumbuh dan berkembangnya musik rock di Indonesia pada dekade 1970-an tidak terlepas dari adanya media cetak sebagai penyebar informasi, khususnya majalah musik. Majalah musik adalah media informasi mengenai (1) berita kegiatan, (2) sorotan, esai, kritik, dan timbangan, (3) pembahasan menyeluruh mengenai seluk-beluk musikologi. Majalah yang sering menulis mengenai dunia permusikan di Indonesia yang terbit antara tahun 1950-1980 adalah Musika, Selecta, Monalisa, Diskorna, Monitor TVRI, Midi, Top, Junior, Aktuil, Varianada, Sonata dan Violett. Majalah tersebut berfungsi sebagai alat komunikasi bagi para pencinta musik dan penyanyi serta musiknya.
Beberapa majalah menempati posisi sentral sebagai majalah musik yang digemari oleh banyak anak muda, seperti majalah Aktuil dari Bandung, serta TOP dan Junior dari Jakarta. Isi berita musik masih meniru mentah-mentah majalah musik luar negeri seperti Pop Foto dan Muziek Ekspress. Majalah-majalah itu muncul d…

Bacaan Ringan "PERANAN MEDIA MASA BAGI PERKEMBANGAN MUSIK ROCK TAHUN 70 AN - PART 3"

http://massandry.blogspot.com Perusahaan rekaman banyak yang menginginkan kaset dari produser rekaman untuk promosi. Radio kedua adalah Radio Monalisa yang mengutamakan pemutaran lagu-lagu pop Barat. Akan tetapi, studio radio ini juga mempunyai koleksi lagu-lagu berbahasa Indonesia. Menurut pengasuh acara di Monalisa, radio swasta yang dianggap top oleh perusahaan rekaman akan mendapat kiriman lagu-lagu dari perusahaan rekaman.
Radio ketiga adalah radio Prambors di Jakarta yang mulai beroperasi pada tahun 1967. Pemancar radio seperti ini dioperasikan oleh anak-anak muda yang menjadikannya sebagai penyalur hobby. Selain Radio Prambors, di Jakarta juga banyak bermunculan pemancar radio seperti TU 47, Mr Pleasant, dan beberapa nama unik lainnya yang rata-rata belum memiliki izin resmi. Prambors yang berada di sekitar Menteng baru memiliki izin resmi sebagai radio swasta niaga pada tahun 1971. Radio yang dibentuk oleh anak-anak muda di seputar Jalan Prambanan, Mendut, dan Borobudur bisa d…

Bacaan Ringan "PERANAN MEDIA MASA BAGI PERKEMBANGAN MUSIK ROCK TAHUN 70 AN - PART 2"

http://massandry.blogspot.com Dalam perkembangan waktu, radio sebagai media elektronika yang pertama dikenal di Indonesia mengalami momentum perkembangan baru setelah Orde Baru. Memasuki Orde Baru dunia musik Indonesia memasuki babak baru karena musik Barat lebih bebas dari tekanan pemerintah. Masa Orde Baru, kedua komponen sistem komunikasi nasional yaitu radio dan televisi menduduki tempat yang cukup penting dalam masyarakat dan berkembang dengan pesat. Berbagai stasiun radio terus dikembangkan di banyak kota-kota besar di tanah air. Perkembangan radio ini semakin menarik dengan kemunculan radio-radio siaran swasta niaga di hampir semua kota-kota besar di Indonesia.
Pada tahun 1966-1967 banyak perubahan yang terjadi dalam masyarakat akibat perubahan politik. Situasi peralihan itu merupakan kesempatan yang baik bagi mereka yang mempunyai hobi di bidang penyiaran radio, khususnya radio amatir untuk mengadakan siaran radio. Pemerintah pun mengeluarkan PP No. 21/Th. 1967 tentang kegiata…