Skip to main content

Bacaan Ringan " ALBUM STUDIO "GOD BLESS" - PART 2"

http://massandry.blogspot.com
2. Cermin (album)
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Cermin adalah album kedua dari group musik God Bless yang dirilis pada tahun 1980.

Album ini penuh dengan nuansa rock progressif yang rumit dengan menonjolkan kemahiran tiap personel memainkan instrumen musiknya melalui aransemen yang jelimet. Beberapa lagu menjadi sangat panjang melampaui panjang lagu rata-rata (3 – 4 menit) pada saat itu. ‘Anak Adam’ yang merupakan lagu terpanjang (11 menit 59 detik) penuh dengan atraksi ketrampilan tiap personel.

Album ini melawan arus industri musik saat itu. Dengan konsep rock progresif seperti itu, album ini dianggap lahir mendahului jamannya. Konsumen tidak siap menerimanya. Akibatnya Cermin merupakan album God Bless yang paling jeblok penjualannya. Tetapi, secara pencapaian estetika musik, Cermin melampaui album God Bless manapun.

Album ini yang paling banyak dicari para kolektor, sayangnya Cermin adalah satu-satunya album God Bless yang belum pernah dirilis ulang dalam bentuk CD. Master rekaman yang semula dimiliki JC Records kini dimiliki oleh Logiss Record.[1]. Belum diketahui mengapa Logiss Record belum mengeluarkan rilis ulang dari album yang dicari oleh banyak kolektor ini.

Album kompilasi 18 Greatest Hits of God Bless memuat 3 lagu hasil remaster dari album ini

Daftar Lagu
Side A
“Cermin” (Donny Fattah) – 6:17
“Selamat Pagi Indonesia” (Ian Antono) – 6:16
“Musisi” (Donny Fattah) – 4:26
“Balada Sejuta Wajah” (Ian Antono) – 3:36
“Sodom & Gomorah” (Ian Antono) – 4:07
Side B
“Anak Adam” (Benny Likumahuwa/ Donny Fattah) – 11:59
“Insan Sesat” (Abadi Soesman) – 5:53
“Ingat” (Donny Fattah) – 6:44
“Tuan Tanah” (Ian Antono) – 2:06
Personil
Achmad Albar : vocalist
Ian Antono : gitar
Donny Fattah : bass
Teddy Sujaya : drums, percussion
Abadi Soesman : keyboards

3. Semut Hitam
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Semut Hitam adalah album ketiga dari grup musik God Bless yang dirilis pada tahun 1988. Album ini dirilis dengan jarak waktu yang cukup lama dari album terakhir yang berjudul Cermin. Comeback mereka ini menorehkan prestasi yang luar biasa. Album ini meledak di pasaran dan menjadi album terlaris God Bless sepanjang sejarah. Sukses album ini antara lain berkat lagu andalan album ini berjudul Kehidupan yang langsung berhasil menggebrak setelah dirilis. Sukses single ini dilanjutkan oleh hits berikutnya dari album ini yaitu Rumah Kita. Album ini berhasil mengangkat kembali nama God Bless ke puncak popularitas, sekaligus menjadi motivator bagi banyak kelompok rock yang kemudian muncul pasca sukses God Bless saat itu.[1]

Daftar Lagu
Side A
“Kehidupan” (Jockie S) – 4:50
“Rumah Kita” (Ian Antono / Theodore KS) – 4:47
“Semut Hitam” (Donny F / Jockie S) – 5:45
“Damai Yang Hilang” (Jockie S / Iwan Fals) – 4:42
“Orang Dalam Kaca” (Jockie S / Iwan Fals) – 3:20
Side B
“Ogut Suping” (Ian Antono / Remy Sylado) – 4:30
“Suara Kita” (Jockie Suryoprayogo) – 3:58
“Badut-Badut Jakarta” (Donny F / Ian Antono / Jockie S) – 4:39
“Trauma” (Teddy S / Iwan Fals) – 4:15
“Bla… Bla… Bla…” (Ian Antono / Remy Silado) 4:48
Personil
Achmad Albar : lead vocal
Ian Antono : backing vocal, lead guitar
Donny Fattah : backing vocal, bass guitar
Teddy Sujaya : drum
Jockie Surjoprajogo : Keyboards

Popular posts from this blog

Bacaan Dewasa "FAKTA KEHIDUPAN SEKSUAL REMAJA JEPANG"

http://massandry.blogspot.com Inilah beberapa alasan Negeri Sakura itu melegalkan JAV Sex di Jepang sudah bukan hal yang tabu bagi kita, apalagi budaya sex yang bisa terbilang ekstrem di tengah-tengah bangsa yang menjunjung tinggi kesopanan ini. Siapa sih yang tidak tahu kalau bangsa Jepang terkenal sopan? Namun tak sedikit pula yang tahu budaya sex Jepang yang ekstrim.
Berikut kisahnya: 
1. Di salah satu kuil di Tokyo, ada sebuah gerbang merah yang jadi simbol sakral penduduk disana. Ternyata, di arena setelah kita melewati gerbang merah tersebut adalah area ritual bagi perempuan disana yang ingin melepas keperawanannya. 

2. Tahu shinkansen? Di kereta api super cepat ini ternyata tersedia gerbong khusus buat perempuan. Di gerbong ini, perempuan diberikan kebebasan untuk ngapain tanpa harus keganggu ama cowo- cowo yang ada disana. Konon kabarnya cowo Jepang sering ngelakuin tindakan asusila di kereta api. (bahkan beberapa syuting film porno memakai latar belakang kereta api sinkansen …

Bacaan Ringan "PROFIL LENGKAP WARKOP DKI "

http://massandry.blogspot.com
PROFIL: WAHYU SARDONO (DONO - WARKOP)
Drs. H. Wahjoe Sardono lebih dikenal dengan Dono Warkop lahir di Solo 30 September 1951 adalah aktor dan pelawak Indonesia yang bertinggi badan 167 cm serta beragama Islam. Ia juga dikenal sebagai aktor pada akhir 1970-an, tahun 1980-an dan era 1990-an. Dono meninggal pada 30 Desember 2001 akibat Kanker Paru-Paru.
Pendidikan:  Fakultas Ilmu Sosial - Jurusan Sosiologi, Universitas Indonesia 
Karir: Penyiar Radio Prambors (1974-1980)  Asisten Dosen Jurusan Sosiologi – Fakultas Ilmu Sosial UI (1974- 1980)  Dosen Jurusan Sosiologi – Fakultas Ilmu Sosial UI 
Alamat Rumah: Jalan Pulo Asem Utara 13/18, Jakarta Timur. 

Kabut tebal menyelimuti dunia perlawakan Indonesia. Ahad dini hari 30 Desember 2001 sekitar pukul 00.50 WIB, Drs H.Wahyu Sardono alias Dono Warkop, menghembus napas terakhirnya di kamar no 11 Paviliun Ignatius rumah sakit St Carollus Salemba Jakarta Pusat. Dia meninggal dengan tenang, disamping sahabatnya, Indr…

Bacaan Ringan "SABUNG AYAM MAULANA HASANUDDIN vs PRABU PUCUK UMUN"

http://massandry.blogspot.com Setelah kedua belah pihak telah bersepakat, dan telah menyiapkan ayam yang akan disabungkan, maka di hari itu, pada 11 Rabiul Awal tahun 888 Hijriah, orang-orang dari istana Pakuan Banten Girang dan para adjar dan pandita di Gunung Pulosari telah berkumpul untuk menyaksikan pertandingan sabung ayam antara Maulana Hasanuddin dan Ragamulya Surya Kencana alias Prabu Pucuk Umun. Saat itu, ayam keduanya saling mematuk, menghantam, mencabik, atau sesekali menghindari serangan lawannya, sebelum saling menyerang satu sama lain, yang diiringi oleh sorak-sorai para pendukung Maulana Hasanuddin dan Ragamulya Surya Kencana secara bergantian atau pun bersamaan.
Saat itu, semua yang hadir dan menyaksikan adu tanding kesumat itu merasa takjub dan heran ketika kedua ayam yang sama gagah dan perkasanya belum menandakan ada yang akan kalah di tengah arena. Bila ayam yang satu terpantik atau terjangkar oleh ayam yang lainnya, maka para pendukungnya akan bersorak gembira, da…