Skip to main content

Bacaan Ringan "PERANAN MEDIA MASA BAGI PERKEMBANGAN MUSIK ROCK TAHUN 70 AN - PART 2"

http://massandry.blogspot.com
Dalam perkembangan waktu, radio sebagai media elektronika yang pertama dikenal di Indonesia mengalami momentum perkembangan baru setelah Orde Baru. Memasuki Orde Baru dunia musik Indonesia memasuki babak baru karena musik Barat lebih bebas dari tekanan pemerintah. Masa Orde Baru, kedua komponen sistem komunikasi nasional yaitu radio dan televisi menduduki tempat yang cukup penting dalam masyarakat dan berkembang dengan pesat. Berbagai stasiun radio terus dikembangkan di banyak kota-kota besar di tanah air. Perkembangan radio ini semakin menarik dengan kemunculan radio-radio siaran swasta niaga di hampir semua kota-kota besar di Indonesia.

Pada tahun 1966-1967 banyak perubahan yang terjadi dalam masyarakat akibat perubahan politik. Situasi peralihan itu merupakan kesempatan yang baik bagi mereka yang mempunyai hobi di bidang penyiaran radio, khususnya radio amatir untuk mengadakan siaran radio. Pemerintah pun mengeluarkan PP No. 21/Th. 1967 tentang kegiatan Amatir Radio Indonesia. Keluarnya peraturan ini dilatarbelakangi oleh mengudaranya Radio Ampera yang merupakan radio sarana perjuangan kesatuan aksi dalam perjuangan Orde Baru.

Kemunculan radio ini diikuti pula oleh munculnya stasiun radio lainnya di beberapa kota besar di Indonesia. Radio amatir adalah seperangkat radio yang dipergunakan oleh seorang penggemar untuk berhubungan dengan penggemar lainnya. Sifatnya “two way traffic communication” dalam bentuk percakapan. Mulai pertengahan dekade 1960-an, para mahasiswa memprakarsai pendirian radio swasta dengan format acara yang disesuaikan dengan selera mereka sendiri.

Kehadiran siaran radio ini berpengaruh terhadap perkembangan pendengarnya yang umumnya adalah kalangan remaja. Siaran radio yang memiliki khalayak pendengar yang paling luas menimbulkan pengaruh terhadap kelompok-kelompok musik yang baru berdiri. Setelah 1967, banyak bermunculan grup-grup musik baru, grup-grup itu memulai dengan memainkan lagu-lagu yang tengah populer pada waktu itu yang didominasi oleh lagu-lagu dari The Beatles dan sebagainya.

Berdasarkan UU No.5/Th.1964 dalam rangka usaha penertiban dan pengarahan kepada hal-hal yang positif pada tahun 1970, Pemerintah mengeluarkan PP No. 55/Th.1970 tentang Radio Siaran Non-pemerintahan. Dalam peraturan ini ditentukan bahwa radio siaran non-pemerintah harus berfungsi sosial, yaitu sebagai alat didik, alat penerangan, alat hiburan, dan bukan alat untuk kegiatan politik.

Radio dianggap memiliki kekuasaan karena tiga faktor, yakni radio siaran yang bersifat langsung, radio siaran tidak mengenal jarak dan rintangan, dan radio siaran mempunyai daya tarik yang kuat. Daya tarik ini disebabkan oleh sifatnya yang serba hidup, berikut tiga unsur yang ada padanya, yakni musik, kata-kata, dan efek suara. Pesawat radio yang kecil dan harganya relatif murah ini dapat memberikan hiburan, penerangan, dan pendidikan. Pendengar dapat memilih berpuluh-puluh frekuensi stasiun radio, baik di dalam maupun di luar negeri yang disukainya di antara berbagai macam hiburan kesenian nasional atau daerah, musik populer dan klasik. Ketiga faktor inilah, yang menyebabkan radio diberi julukan “The Fifth Estate” atau kekuasaan kelima, setelah pers (surat kabar) yang dianggap sebagai kekuasaan keempat “The Fourth Estate”.

Radio mempunyai tiga faktor daya tarik bagi para pendengarnya, yaitu musik, kata-kata, dan efek suara. Salah satu unsur hidup yang menjadi tulang punggung dari radio siaran adalah musik. Orang menyetel radio terutama untuk mendengarkan musik karena musik merupakan suatu hiburan. Radio adalah sarana komunikasi yang paling banyak dipergunakan untuk hiburan. Dari penelitian pelajar sembilan SLA yang dianggap mewakili kelompok masyarakat tingkat ekonomi rendah, menengah, dan tinggi, didapatkan hasil 77,02% menyatakan mendengarkan radio dan menyukai siaran hiburan, terutama musik untuk mengisi waktu senggang. Radio siaran yang tergolong sebagai radio siaran non-pemerintah ini memberikan alternatif lebih banyak dan jam siaran yang lebih lama serta acara penyajian yang lebih cocok untuk selera kaum muda.

Maraknya pemancar radio dengan antena bambu menandai kehidupan anak muda dekade 1970-an. Kehadiran radio-radio amatir yang umumnya dikelola oleh anak-anak muda banyak memutarkan lagu-lagu yang sedang trend yang mereka sukai. Pengaruh radio swasta dalam membentuk selera musik pendengarnya dapat dilihat dari tiga kegiatan radio swasta yang ditulis oleh majalah Aktuil pada pertengahan dekade 1970-an, yaitu Radio Trijaya Sakti, Monalisa, dan Prambors.

Studio–studio ini dapat langgeng berdiri selain karena adanya iklan-iklan yang bisa membiayai karyawannya, juga karena program-programnya akrab di hati para kaum muda. Radio Trijaya Sakti ini mempunyai program yang memilih lagu-lagu populer. Pemilihan lagu-lagu populer dilakukan berdasarkan atas naluri penyiar dan tidak berdasarkan permintaan pendengar. Lagu-lagu yang diputar biasanya diperoleh dari perusahaan rekaman yang mengirimkan piringan hitamnya. Penyiar Trijaya Sakti, mengakui bahwa apabila suatu lagu sering diputar, maka masyarakat pendengar akan terbiasa.

Popular posts from this blog

Bacaan Dewasa "FAKTA KEHIDUPAN SEKSUAL REMAJA JEPANG"

http://massandry.blogspot.com Inilah beberapa alasan Negeri Sakura itu melegalkan JAV Sex di Jepang sudah bukan hal yang tabu bagi kita, apalagi budaya sex yang bisa terbilang ekstrem di tengah-tengah bangsa yang menjunjung tinggi kesopanan ini. Siapa sih yang tidak tahu kalau bangsa Jepang terkenal sopan? Namun tak sedikit pula yang tahu budaya sex Jepang yang ekstrim.
Berikut kisahnya: 
1. Di salah satu kuil di Tokyo, ada sebuah gerbang merah yang jadi simbol sakral penduduk disana. Ternyata, di arena setelah kita melewati gerbang merah tersebut adalah area ritual bagi perempuan disana yang ingin melepas keperawanannya. 

2. Tahu shinkansen? Di kereta api super cepat ini ternyata tersedia gerbong khusus buat perempuan. Di gerbong ini, perempuan diberikan kebebasan untuk ngapain tanpa harus keganggu ama cowo- cowo yang ada disana. Konon kabarnya cowo Jepang sering ngelakuin tindakan asusila di kereta api. (bahkan beberapa syuting film porno memakai latar belakang kereta api sinkansen …

Bacaan Ringan "PROFIL LENGKAP WARKOP DKI "

http://massandry.blogspot.com
PROFIL: WAHYU SARDONO (DONO - WARKOP)
Drs. H. Wahjoe Sardono lebih dikenal dengan Dono Warkop lahir di Solo 30 September 1951 adalah aktor dan pelawak Indonesia yang bertinggi badan 167 cm serta beragama Islam. Ia juga dikenal sebagai aktor pada akhir 1970-an, tahun 1980-an dan era 1990-an. Dono meninggal pada 30 Desember 2001 akibat Kanker Paru-Paru.
Pendidikan:  Fakultas Ilmu Sosial - Jurusan Sosiologi, Universitas Indonesia 
Karir: Penyiar Radio Prambors (1974-1980)  Asisten Dosen Jurusan Sosiologi – Fakultas Ilmu Sosial UI (1974- 1980)  Dosen Jurusan Sosiologi – Fakultas Ilmu Sosial UI 
Alamat Rumah: Jalan Pulo Asem Utara 13/18, Jakarta Timur. 

Kabut tebal menyelimuti dunia perlawakan Indonesia. Ahad dini hari 30 Desember 2001 sekitar pukul 00.50 WIB, Drs H.Wahyu Sardono alias Dono Warkop, menghembus napas terakhirnya di kamar no 11 Paviliun Ignatius rumah sakit St Carollus Salemba Jakarta Pusat. Dia meninggal dengan tenang, disamping sahabatnya, Indr…

Bacaan Ringan "SABUNG AYAM MAULANA HASANUDDIN vs PRABU PUCUK UMUN"

http://massandry.blogspot.com Setelah kedua belah pihak telah bersepakat, dan telah menyiapkan ayam yang akan disabungkan, maka di hari itu, pada 11 Rabiul Awal tahun 888 Hijriah, orang-orang dari istana Pakuan Banten Girang dan para adjar dan pandita di Gunung Pulosari telah berkumpul untuk menyaksikan pertandingan sabung ayam antara Maulana Hasanuddin dan Ragamulya Surya Kencana alias Prabu Pucuk Umun. Saat itu, ayam keduanya saling mematuk, menghantam, mencabik, atau sesekali menghindari serangan lawannya, sebelum saling menyerang satu sama lain, yang diiringi oleh sorak-sorai para pendukung Maulana Hasanuddin dan Ragamulya Surya Kencana secara bergantian atau pun bersamaan.
Saat itu, semua yang hadir dan menyaksikan adu tanding kesumat itu merasa takjub dan heran ketika kedua ayam yang sama gagah dan perkasanya belum menandakan ada yang akan kalah di tengah arena. Bila ayam yang satu terpantik atau terjangkar oleh ayam yang lainnya, maka para pendukungnya akan bersorak gembira, da…