Saturday, July 11, 2020

Tokoh Islami "HABIB ABDURAAHMAN BIN MUHAMMAD AL JUFRY PART 2"

http://massandry.blogspot.com
Habib Abdurrahman juga dikenal sebagai mubalig yang berani. Selain itu, dia juga gemar beramal saleh kepada semua golongan. Para tamu yang dating ke rumahnya, siapa pun dia, selalu dijamu dengan hidangan yang enak. Barangkali itu sebabnya banyak tamu yang dating dari berbagai penjuru. Terutama karena, ketika mereka minta di doa’kan, doa’nya selalu makbul

Salah satu peninggalannya yang sampai sekarang selalu diziarahi ialah sebuah masjid yang terletak di samping kubah maqamnya di Tarim. Suasana masjid itu sangat mempesona dan berwibawa, mampu menggetarkan hati para jema’ah yang shalat di dalamnya. Di masjid yang kini mulai dibangun kembali itu, banyak ulama biasa beriktikaf.

Usai menunaikan ibadah haji, beliau lalu mengaji di Madinah selama tujuh tahun bersama Habib Ahmad bin Muhammad Al-Habsyi. Ketika belajar, mereka hidup sangat perihatin. Setiap hari mereka mengumpulkan kayu baker dan menjualnya. Atas ketekunan dan ketabahan mereka, konon Nabi Khidir dating menemui mereka. Dalam penampakan itu, Nabi Khidir berkata:

”Kalian jangan tinggal lagi di Madinah, karena sudah tampak pada kalian cahaya pemimpin Mekah. Ia mempunyai anak perempuan yang tidak bisa berdiri atau berjalan, kecuali duduk di tempat tidurnya. Mereka akan berobat kepada kalian.”

Setelah Nabi Khidir pergi, datanglah seorang pemimpin Mekah bersama anak perempuannya kepada Habib Abdurrahman, yang kemudian memberinya pakaian sambil berkata :

“Pakailah pakaian ini, mudah-mudahan Allah SWT memberi kesembuhan kepada anak perempuanmu,”

Setelah memakai baju tersebut, tak lama kemudian anak perempuan itu sembuh dan dapat berdiri, dapat berjalan seperti layaknya orang sehat.
Mengenai karamah-karamahnya, beliau menyatakan :

”Karomah yang paling besar ialah istiqamah dalam beribadah kepada Allah SWT.” “Jangan heran pada orang yang bisa berjalan sangat cepat di bumi, atau bisa terbang di udara, atau berjalan di atas air. Karena sesungguhnya setan juga bisa melakukannya.” 

Setiap kali Habib Abdurrahman mendo’akan seorang pasien, atas izin Allah SWT sang pasien tidak merasakan sakit sedikit pun. Bahkan gurunya, Syekh Abu Bakar bin Salim, memerlukan datang kepadanya untuk berobat juga.

Karamah yang luar biasa itu juga tampak dari ketekunan Habib Abdurrahman ketika mempelajari tiga buah kitab karangan gurunya. Syekh Abu Bakar bin Salim. Suatu malam, datanglah beberapa ekor tikus menggondol kitab-kitab tersebut. Beliau langsung berdo’a. dan seketika itu juga berjatuhanlah tikus-tikus itu, mati. Setelah itu tidak ada lagi seekor tikus pun di rumahnya.

Demikian juga ketika muncul wabah belalang yang menyerang tanaman di sebuah desa. Untuk membantu para petani, beliau berdo’a mengusir belalang tersebut. Sejak itu tak ada lagi belalang yang mengganggu para petani.

Newer Post Older Post Home

Tokoh Islami "HABIB ABDURRAHMAN BIN ZEIN BIN ALI BIN AHMAD AL JUFRY"

http://massandry.blogspot.com Sayyidy al-Habib Abdurrohman bin Zein bin Ali bin Ahmad al-Jufri dilahirkan tahun 1938 di Semarang. Ayahand...

Blogger Template by Blogcrowds