Skip to main content

Fakta Dunia "CAMPODIMELE - DESA KEABADIAN DI ITALIA ?"

http://massandry.blogspot.com
Sebuah desa di Italia, yang terletak di antara Kota Roma dan Napoli, menjadi bahan pembicaraan. Bukan karena ini desa tua yang cantik dan bangunan tuanya masih terawat. Bukan juga karena sekadar suasananya nyaman, tepat di tengah pegunungan Aurunci.

Tapi soal penduduknya. Bukan..bukan juga karena penduduknya ramah. Ramah itu pasti. Tapi ini masalah umur. Umur penduduk di desa ini rupa-rupanya cukup ajaib. Mereka adalah masyarakat dengan usia hidup tertua di bumi. Rata-rata penduduk Campodimele hidup hingga umur 95 tahun!. Istilahnya, penduduk di desa Campodimele adalah awet tua.

Itu mengapa sebutan desa yang berusia seribu tahun ini di kalangan turis adalah ‘desa keabadian’. Wong nyaris semua penduduknya sudah uzur. Apa yang membuat mereka awet tua?

Pengarang Tracey Lawson yang sempat tinggal di desa tersebut selama setahun mencoba cari tahu. Pertama, ia kira faktor awet tua itu adalah situasi desa yang memang terpencil dan bebas stres. Anda bisa menikmati desa dengan suasana yang subtil dan damai.

“Begitu saya sampai di sana, saya langsung jatuh cinta,” kata Lawson. “Hidup saya di sana terasa berbeda. Saya seakan punya ritme yang tenang. Desa itu membuatnya,” kata dia lagi.
Tak sekadar suasana rupanya. Selidik punya selidik, Lawson mengira rahasia awet tua penduduk desa adalah berkat makanan mereka. Tentu saja itu makanan khas Italia. Seperti pizza maupun pasta. Tapi ada yang lain.

Kedua, inilah tesis Lawson. Ada sesuatu dalam masakan penduduk Campodimele yang unik. “Saya percaya mereka awet tua karena bahan-bahan makanannya yang segar dan lokal,” kata Lawson.

Bahkan kalau Anda memesan daging kambing di restoran, mereka tidak menggunakan kambing dari pasar daging. Mereka beternak kambing sendiri atau berburu kambing liar di bukit-bukit. Daging kambingnya otomatis segar.

Ada dua festival makanan utama di desa ini. Pertama adalah festival cicerchie. Cicerchie adalah sejenis kacang-kacangan yang khas desa tersebut. Rasanya manis tapi baunya aneh. Selama festival bulan Agustus itu, warga memasak cicerchie secara massal di jalan-jalan desa.

Kemudian ada festival laine e fagioli. Ini adalah festival pasta. Pastanya benar-benar natural. Hanya terbuat dari air dan tepung. Berbeda dari resep pasta lazimnya, tepung dan telur.

Popular posts from this blog

Bacaan Dewasa "FAKTA KEHIDUPAN SEKSUAL REMAJA JEPANG"

http://massandry.blogspot.com Inilah beberapa alasan Negeri Sakura itu melegalkan JAV Sex di Jepang sudah bukan hal yang tabu bagi kita, apalagi budaya sex yang bisa terbilang ekstrem di tengah-tengah bangsa yang menjunjung tinggi kesopanan ini. Siapa sih yang tidak tahu kalau bangsa Jepang terkenal sopan? Namun tak sedikit pula yang tahu budaya sex Jepang yang ekstrim.
Berikut kisahnya: 
1. Di salah satu kuil di Tokyo, ada sebuah gerbang merah yang jadi simbol sakral penduduk disana. Ternyata, di arena setelah kita melewati gerbang merah tersebut adalah area ritual bagi perempuan disana yang ingin melepas keperawanannya. 

2. Tahu shinkansen? Di kereta api super cepat ini ternyata tersedia gerbong khusus buat perempuan. Di gerbong ini, perempuan diberikan kebebasan untuk ngapain tanpa harus keganggu ama cowo- cowo yang ada disana. Konon kabarnya cowo Jepang sering ngelakuin tindakan asusila di kereta api. (bahkan beberapa syuting film porno memakai latar belakang kereta api sinkansen …

Bacaan Ringan "PROFIL LENGKAP WARKOP DKI "

http://massandry.blogspot.com
PROFIL: WAHYU SARDONO (DONO - WARKOP)
Drs. H. Wahjoe Sardono lebih dikenal dengan Dono Warkop lahir di Solo 30 September 1951 adalah aktor dan pelawak Indonesia yang bertinggi badan 167 cm serta beragama Islam. Ia juga dikenal sebagai aktor pada akhir 1970-an, tahun 1980-an dan era 1990-an. Dono meninggal pada 30 Desember 2001 akibat Kanker Paru-Paru.
Pendidikan:  Fakultas Ilmu Sosial - Jurusan Sosiologi, Universitas Indonesia 
Karir: Penyiar Radio Prambors (1974-1980)  Asisten Dosen Jurusan Sosiologi – Fakultas Ilmu Sosial UI (1974- 1980)  Dosen Jurusan Sosiologi – Fakultas Ilmu Sosial UI 
Alamat Rumah: Jalan Pulo Asem Utara 13/18, Jakarta Timur. 

Kabut tebal menyelimuti dunia perlawakan Indonesia. Ahad dini hari 30 Desember 2001 sekitar pukul 00.50 WIB, Drs H.Wahyu Sardono alias Dono Warkop, menghembus napas terakhirnya di kamar no 11 Paviliun Ignatius rumah sakit St Carollus Salemba Jakarta Pusat. Dia meninggal dengan tenang, disamping sahabatnya, Indr…

Bacaan Ringan "SABUNG AYAM MAULANA HASANUDDIN vs PRABU PUCUK UMUN"

http://massandry.blogspot.com Setelah kedua belah pihak telah bersepakat, dan telah menyiapkan ayam yang akan disabungkan, maka di hari itu, pada 11 Rabiul Awal tahun 888 Hijriah, orang-orang dari istana Pakuan Banten Girang dan para adjar dan pandita di Gunung Pulosari telah berkumpul untuk menyaksikan pertandingan sabung ayam antara Maulana Hasanuddin dan Ragamulya Surya Kencana alias Prabu Pucuk Umun. Saat itu, ayam keduanya saling mematuk, menghantam, mencabik, atau sesekali menghindari serangan lawannya, sebelum saling menyerang satu sama lain, yang diiringi oleh sorak-sorai para pendukung Maulana Hasanuddin dan Ragamulya Surya Kencana secara bergantian atau pun bersamaan.
Saat itu, semua yang hadir dan menyaksikan adu tanding kesumat itu merasa takjub dan heran ketika kedua ayam yang sama gagah dan perkasanya belum menandakan ada yang akan kalah di tengah arena. Bila ayam yang satu terpantik atau terjangkar oleh ayam yang lainnya, maka para pendukungnya akan bersorak gembira, da…