Wednesday, September 3, 2014

Bacaan Ringan "SEJARAH KLUB LIVERPOOL FC - PART 1"

http://massandry.blogspot.com
Berdirinya LFC diawali ketika saingan terbesar dan klub tetangga, Everton, bermula dari sebuah masalah dengan Everton yang membuat LFC berdiri. Ketika Liga sepakbola digelar untuk pertama kalinya pada tahun 1888, Anfield adalah salah satu Stadion pertama yang menjadi penyelenggara. Pada Sabtu 8 september 1888, pertandingan Liga pembuka, Anfield menyambut team tamu Accrington yang bermain tidak dengan ‘the Reds’ melainkan ‘the Blues’ Everton FC. 

Warna biru dan putih kotak-kotak milik Everton menjadi sebuah pertanda bagi mereka di Anfield ketika memenangkan Liga Inggris pada tahun 1891, tapi ini adalah awal yang sulit bagi Everton. Sebenarnya Kedua team Everton dan LFC berutang banyak akan keberadaannya pada para pendeta dan pemuda dari gereja St. Domingo dan juga kepada John Houlding — Gubernur Liverpool yang membuat Everton meninggalkan Anfield dan yang membentuk LFC. 

Klub sepakbola St. Domingo pada awalnya dibuat sebagai wadah bagi para pendeta dan pemuda gereja agar bisa diarahkan dan lebih akrab satu sama lain dengan tujuan keagamaan. dengan pelatihan yang rutin dan bertanding kesana kemari. dalam setahun bermain dan berlatih di Stanley Park, mereka menamai klubnya Everton FC, untuk menghargai nama tempat dimana mereka didirikan. 

Klub St. Domingo sebenarnya tidak memulai pertemuan antar pemainnya di gereja, melainkan disebuah motel di Village Street yang disebut “Ye Anciente Everton Toffee House”. dari sanalah Everton FC mendapatkan julukan “The Toffees”. dan dengan menamai klubnya Everton, klub yakin kalau mereka akan dikenal oleh para pendukungnya dari luar kota yang banyak menanyakan, “Dibagian manakah kota Everton berada?” pada awalnya Everton bermain dan berlatih diberbagai tempat di Liverpool tapi seringnya mereka berlatih dilapangan kosong diwilayah Stanley Park antara Anfield Road dan Walton Breck Road. maka lahirlah salah satu nama besar di dunia sepakbola – Anfield. 

Klub berkembang dan mendapat sokongan dana dan pengarahan dari Presiden Klub John Houlding. Houlding adalah pemilik pabrik bir dan anggota DPRD setempat yang lalu menjadi Gubernur kota Liverpool. walaupun beliau akhirnya menjadi orang terlupakan di kota liverpool, setidaknya sebuah plakat perunggu masih menempel di Directors’ Lounge di stadion Anfield dan sebuah lukisan foto cat minyak menggantung di museum klub untuk menghargai cita-cita dan perannya. 

Bagi seorang yang berjasa akan perkembangan Everton dan pendiri dari LFC, sungguh tragis betapa dia dilupakan. tapi ada beberapa landmark dimana Houlding dikenal sebagai “John of Everton”. sebuah jalan kecil dinamai Houlding Street yang dipojokannya ada sebuah bar bernama “Sandon”. Sandon adalah kepunyaan Houlding dan dia memimpin pertemuan-pertemuan Everton disana, diruangan pavilyun dibagian belakang bar. tempat tersebut digunakan juga sebagai tempat berganti pakaian bagi para pemain untuk beberapa tahun. Kedua klub, Everton dan Liverpool pun untuk pertama kali difoto adalah didepan pavilyun tersebut. yang menjadi pertanyaan akankah Everton akan menjadi salah satu anggota pendiri dari Liga sepakbola pada tahun 1888 kalau tanpa bantuan Houlding? Dia membawa Everton ke Anfield pada tahun 1884, Sebelumnya mereka menyewa sebuah lapangan kecil di Priory Road, disebelah utara Stanley Park. tapi mereka terusir karena kebisingan yang terjadi setiap mereka mengadakan pertandingan. 

Maka Houlding menemui temannya sesama pemilik pabrik bir, Mr. Orrell. yang mempunyai tempat di Anfield Road dan menjalin perjanjian bisnis demi mempunyai sebuah stadion kandang. Tapi dari keputusan itulah kritik berdatangan bertubi-tubi pada sang presiden klub dari jajaran pengurus Everton, dan krisis itu memuncak pada tahun 1892. bukan hanya sewa lapangan saja yang menjadi pokok permasalahan yang mengganggu jajaran pengurus. Houlding menetapkan bahwa hanya bir produksinyalah yang berhak dijual selama pertandingan kandang. dan dia pastinya meraih keuntungan banyak dari keputusan tersebut. Walau bagaimanapun, tetap John Houlding lah yang menolong Everton keluar dari masalah keuangan untuk membeli pemain atau merenovasi lapangan. 

Penggunaan Sandon Bar sebagai ruang gantipun adalah keputusan yang lagi-lagi menguntungkan Houlding sendiri karena para pemain akan meminum produknya disana. Sebuah surat di harian Liverpool Echo pada Januari 1892 menyatakan bahwa Houlding tidak ingin para pemainnya keluar dari bar, penulis mengatakan,” itu sangat memalukan bagi sebuah klub besar seperti Everton, para pemain harus keluar dan berjalan melewati sekumpulan orang mabuk pada setiap hari pertandingan.” 

Konflik berkepanjangan mengenai bagaimana mengelola sebuah klub sepakbola dan juga bisnisnya memuncak pada musim 1889-90. ketika sewa lapangan Anfield kembali naik. Everton harus membayar 100 pound pada tahun 1884, dan pada musim 1889-90 Houlding menetapkan Everton harus membayar 250 pound. Dan dia pula yang punya solusi bagaimana keluar dari masalah itu. salah satunya adalah menjadikan Everton sebuah klub profesional. pada 15 sept 1891 dia memimpin sebuah pertemuan tentang itu. Harian lokal dilarang meliput pertemuan itu olehnya, karena menurutnya akan menimbulkan masalah. Houlding menyarankan Everton membeli Anfield dan tanah disekitarnya yang ternyata juga masih miliknya. dengan penawaran harga yang tinggi tentu saja para pengurus menolak tawaran tersebut. 

Walaupun dengan keuntungan yang didapat dari perkembangan pesat dunia sepakbola dan klub itu sendiri nantinya, sebenarnya tanah mahal itu akan menjadi aset sangat besar. Pada bulan Oktober 1891, situasi yang masih deadlock antara Houlding dan jajaran pengurus tentang masa depan Everton FC menjurus pada keputusan para pengurus dan pemain Everton untuk pindah dan mencari lapangan untuk klub mereka.