Friday, January 31, 2014

Bacaan Ringan "LIMA BELAS TRAGEDI TERPARAH DALAM DUNIA OALHRAGA - PART 1"

http://massandry.blogspot.com
15. Tragedi Stadion Ibrox
Tanggal: 5 April 1902
Lokasi: Stadion Ibrox, Glasgow, Skotlandia
Total meninggal: 25 orang

Pada menit ke-51 dalam pertandingan antara timnas Skotlandia dan Inggris, tribun selatan bagian belakang runtuh yang sebenarnya baru dibangun, tribun yang terbuat dari kayu ini runtuh karena hujan deras yang mengguyur pada malam sebelumnya. Para suporter jatuh dari ketinggian 12 meter kebawah tribun, 25 meninggal dan mencederai 517 lainnya.Dan sedihnya, stadion Ibrox kembali mengalami tragedi pada tahun 1961 dan 1971 (lihat peringkat 8 dibawah).

14. Tragedi Burnden Park
Tanggal: 9 Maret 1946
Lokasi: Burnden Park, Bolton, Manchester, Inggris
Total meninggal: 33 orang

Tragedi ini terjadi saat pertemuan Bolton Wanderers dan Stoke City. Tembok di tribun selatan bagian depan rubuh karena desakan para suporter yang sudah melebihi kapasitas stadion. Sebanyak 20.000 suporter yang tidak bisa masuk kedalam stadion akhirnya merusak gerbang dan memaksa masuk. 

Banyak suporter jatuh dan menimpa suporter lainnya yang berada di depannya saat tembok tribun rubuh, dan kejadian itu menyebabkan 33 suporter meninggal dan lebih dari 400 lainnya cedera.

Tragedi ini adalah yang terbesar dalam sejarah sepakbola Inggris setelah tragedi Ibrox Park di kandang Rangers pada tahun 1971 (lihat peringkat 8 dibawah).

13. Tragedi Heysel
Tanggal: 29 Mei 1985
Lokasi: Stadion Heysel, Brussels, Belgia
Total meninggal: 39 orang

Pada final Piala Eropa (Liga Champions) 1985 yang mempertemukan Liverpool dan Juventus, tembok di stadion Heysel rubuh sebelum pertandingan itu berjalan. Tembok stadion itu rubuh karena desakan dari para suporter Juventus yang mencoba menjauh dari para fans Liverpool yang mencoba mendesak dan menyerang mereka, akibatnya sebanyak 39 suporter meninggal dan 600 lainnya terluka, kebanyakan korban adalah para suporter Juventus.
Saat pertandingan berlangsung, kepolisian setempat masih mencoba untuk meredam aksi anarkis parasuporter. Dan pertandingan itu dimenangi oleh Juventus melalui penalti kontroversial Michel Platini. Dan semenjak kerusuhan ini, klub Inggris dilarang bertanding di semua ajang kompetisi UEFA, dan 
larangan ini baru dicabut pada tahun 1990-1991.
Latar belakang dari kejadian ini adalah pada tahun sebelumnya (1984) saat Liverpool juga mencapai partai final dari kejuaraan yang sama dan menghadapi AS Roma, di stadion Olympico, Roma. Liverpool menang melalui adu penalti. Dan setelah partai final itu, Suporter AS Roma menyerang suporter Liverpool, sampai-sampai suporter Liverpool harus dikawal kepolisian setempat saat kembali ke hotel dan beberapa ada yang berlindung di 
Kedutaan Inggris. Dan suporter Liverpool mencoba membalasnya kepada sesama suporter klub Italia.

12. Tragedi Orkney
Tanggal: 13 Januari 1991
Lokasi: Stadion Oppenheimer, Orkney, Afrika Selatan
Total meninggal: 42 orang

Pertandingan persahabatan antara kedua tim sepakbola Afrika Selatan Kaizer Chiefs melawan Orlando Pirates, berubah menjadi petaka saat wasit pertandingan mensahkan gol yang tercipta dari tim Chiefs, dan para suporter Pirates mulai berulah dengan melemparkan kaleng minuman dan buah-buahan kepada para suporter Chiefs yang membuat mereka panik dan mencoba kabur menerobos barisan polisi yang menjaga antara tribun penonton dan lapangan. 

Dari kepanikan itu banyak suporter Chiefs yang terinjak-injak dan bergeletakan di hampir semua tempat. Kerusuhan ini terjadi karena kedua suporter tidak ditempatkan terpisah saat pertandingan. Dan total korban meninggal adalah 42 orang.

11. Tragedi Stadion Ellis Park
Tanggal: 11 April 2001
Lokasi: Stadion Ellis Park, Johannesburg, Afrika Selatan
Total meninggal: 43 orang

Tragedi dari Orkney tidak dijadikan pelajaran, sehingga setelah 10 tahun kemudian, kembali terjadi pertemuan kedua tim sepakbola diatas, yaitu Kaizer Chiefs dan Orlando Pirates, dan kembali menjadi sebuah petaka yang memakan korban. 

Kejadian berawal saat stadion telah terisi penuh dengan sekitar 60.000 suporter kedua tim, disaat yang bersamaan 30.000 suporter yang masih diluar stadion juga mencoba menerobos masuk untuk menyaksikan tim kesayangan mereka bertanding. Tapi media setempat memperkirakan kalau ada sekitar 120.000 suporter. Dan desakan dari para kedua suporter membuat suasana semakin rusuh sehingga para aparat kepolisian berinisiatif untuk menembakkan gas air mata ke arah para suporter dengan tujuan untuk meredam kerusuhan, tapi yang terjadi gas air mata itu tambah membuat para suporter panik dan semakin berdesakan dan banyak korban yang terhimpit dan terinjak-injak. Total 43 suporter menjadi korban meninggal dari kerusuhan ini. Banyak pihak mengklaim kalau kerusuhan ini terjadi akibat gas air mata yang ditembakkan oleh kepolisian, tapi pihak kepolisian menyangkal hal tersebut.

Newer Post Older Post Home

Tokoh Islami "HABIB ABDURRAHMAN BIN ZEIN BIN ALI BIN AHMAD AL JUFRY"

http://massandry.blogspot.com Sayyidy al-Habib Abdurrohman bin Zein bin Ali bin Ahmad al-Jufri dilahirkan tahun 1938 di Semarang. Ayahand...

Blogger Template by Blogcrowds