Thursday, May 29, 2014

Bacaan Ringan "SEJARAH DAERAH TANGKIWOOD - KAMPUNG ARTIS JAMAN DULU - WOLLY SUTINAH A.K.A MAK WOK"

http://massandry.blogspot.com
Merdeka.com - Mungkin tak banyak yang tahu siapa Wolly Sutinah. Namun, jika disebut Mak Wok, pecinta film Indonesia angkatan 50-an hingga 80-an pasti akan mengingat sosok wanita yang satu ini.

Mak Wok adalah panggilan beken Wolly Sutinah, artis senior tiga zaman yang pernah dimiliki Indonesia. Mak Wok dilahirkan di Magelang, 17 Juli 1915.

Perempuan berwajah teduh itu lahir dari orangtua yang juga seniman. Ayah-Ibunya pemain biola. Mak Wok mengenal dunia panggung ketika diajak keduanya menyaksikan pementasan musik.

Saat remaja, Mak Wok tertarik untuk menggeluti dunia teater dan panggung. Ia juga mengikuti sanggar Darnadela yang tersohor zaman itu. Grup ini mengalami masa jayanya pada 1930-an. Namun Mak Wok malah mundur dari kelompok yang membesarkan namanya itu. Dia kemudian mendirikan grup sendiri bernama Miss Wolly Opera.

Langkah Mak Wok ternyata tidak keliru. Di kelompok barunya dia menjadi bintang utama. Sejak itulah orang-orang mengenalnya sebagai 'Miss Wolly' yang akhirnya disematkan ke nama depan Mak Wok, menjadi Wolly Sutinah.

Kemampuan akting panggung Mak Wok luar biasa. Tubuhnya lentur sebab ia belajar semua seni hingga beladiri. Menari dan belajar silat dilakoni hingga akhirnya mendapat tawaran bermain film Pat Tian Hoat (Delapan Pendekar) pada 1933.

Sejak itu, ia dibanjiri tawaran bermain film. Tercatat sekitar 100 judul film nasional yang pernah dibintangi, dan sudah puluhan kali tampil di atas panggung.

Mak Wok seniwati alam yang tak pernah belajar teknik akting secara formal, tapi dia mampu memainkan peran apa saja. Dari mulai peran wanita cerewet, peran kocak, sampai dengan tragedi yang dapat menimbulkan rasa haru penonton.

Kekuatan seni peran Mak Wok justru terletak pada improvisasinya yang luar biasa. Dia juga punya tanggung jawab sebagai seniwati. Paling dikenang dan fenomenal tentu saja aktingnya di sinetron Rumah Masa Depan ditayangkan Televisi Republik Indonesia (TVRI) pada 1980-an. Sinteron pertama dalam sejarah negeri ini disukai masyarakat.

Mak Wok menikah dengan pelawak Husni Nagib dan dikaruniai anak yang kini juga menjadi artis senior, Aminah Cendrakasih. Setali tiga uang dengan ibunya, Aminah pun menjadi bintang tiga zaman Indonesia yang masih bertahan.

Artis tiga zaman itu kemudian meninggal dunia pada 14 September 1987, di RS Cikini, Jakarta karena serangan jantung dan sesak nafas. (Berbagai sumber).

Newer Post Older Post Home

Tokoh Islami "HABIB ABDURRAHMAN BIN ZEIN BIN ALI BIN AHMAD AL JUFRY"

http://massandry.blogspot.com Sayyidy al-Habib Abdurrohman bin Zein bin Ali bin Ahmad al-Jufri dilahirkan tahun 1938 di Semarang. Ayahand...

Blogger Template by Blogcrowds