Skip to main content

Bacaan Ringan "LEGENDA MASTER PEDANG SAMURAI - MASAMUNE OKAZAKI AKA GORO NYUDO MASAMUNE"

http://massandry.blogspot.com
A. Sejarah
Masamune Okazaki juga sering dipanggil dengan nama Goro Nyudo Masamune (pendeta Goro Masamune), merupakan pembuat pedang legendaris dari jepang. Tidak diketahui tanggal dan tahun berapa Masamune hidup, tetapi banyak yg percaya dia hidup di akhir abad 13 dan awal abad ke 14, 1288 – 1328. 

Dia membuat pedang yang dikenal dengan nama tachi dan pisau dengan sebutan tanto di tradisi Soshu. Dia dipercaya bekerja di daerah provinsi Sagami. Masamune dipercaya bekerja di provinsi Sagami pada akhir era Kamakura ( 1288-1328 ) dan dia juga dilatih oleh orang dari provinsi Bizen and Yamashiro seperti juga Kunitsuna and Kunimitsu. 

Gaya membuat pedang Masamune terkenal akan keindahan dan kualitasnya. Masamune belajar membuat pedang dibawah bimbingan Shintogo Kunimitsu dan dia membuat gaya sendiri dengan menggabungkan kedua aliran pembuat pedang yang dia pelajari dan menyempurnakan nya. Pedang buatannya yg terkenal adalah Honjo 

Masamune yang merupakan pedang yang diwariskan turun-temurun kepada tiap-tiap shogun. Pedang buatan Masamune sering di bandingkan dengan pedang buatan Muramasa. Letak perbedaan pembuatan pedang mereka sering dikatakan bahwa pedang buatan Masamune mempunyai aura yang lembut dan kalem sedangkan pedang buatan Muramasa dianggap sangat haus akan darah. 

Sebenarnya jaman kedua pembuat pedang sangat berbeda sehingga untuk dibandingkan sangat lah sulit, legenda yang beredar sangat tidak dapat dipercaya karena hasil dari pedang yang di buat kedua orang ini mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dan kedua pembuat pedang ini sangat di kagumi di masa mereka hidup.

Popular posts from this blog

Bacaan Dewasa "FAKTA KEHIDUPAN SEKSUAL REMAJA JEPANG"

http://massandry.blogspot.com Inilah beberapa alasan Negeri Sakura itu melegalkan JAV Sex di Jepang sudah bukan hal yang tabu bagi kita, apalagi budaya sex yang bisa terbilang ekstrem di tengah-tengah bangsa yang menjunjung tinggi kesopanan ini. Siapa sih yang tidak tahu kalau bangsa Jepang terkenal sopan? Namun tak sedikit pula yang tahu budaya sex Jepang yang ekstrim.
Berikut kisahnya: 
1. Di salah satu kuil di Tokyo, ada sebuah gerbang merah yang jadi simbol sakral penduduk disana. Ternyata, di arena setelah kita melewati gerbang merah tersebut adalah area ritual bagi perempuan disana yang ingin melepas keperawanannya. 

2. Tahu shinkansen? Di kereta api super cepat ini ternyata tersedia gerbong khusus buat perempuan. Di gerbong ini, perempuan diberikan kebebasan untuk ngapain tanpa harus keganggu ama cowo- cowo yang ada disana. Konon kabarnya cowo Jepang sering ngelakuin tindakan asusila di kereta api. (bahkan beberapa syuting film porno memakai latar belakang kereta api sinkansen …

Bacaan Ringan "PROFIL LENGKAP WARKOP DKI "

http://massandry.blogspot.com
PROFIL: WAHYU SARDONO (DONO - WARKOP)
Drs. H. Wahjoe Sardono lebih dikenal dengan Dono Warkop lahir di Solo 30 September 1951 adalah aktor dan pelawak Indonesia yang bertinggi badan 167 cm serta beragama Islam. Ia juga dikenal sebagai aktor pada akhir 1970-an, tahun 1980-an dan era 1990-an. Dono meninggal pada 30 Desember 2001 akibat Kanker Paru-Paru.
Pendidikan:  Fakultas Ilmu Sosial - Jurusan Sosiologi, Universitas Indonesia 
Karir: Penyiar Radio Prambors (1974-1980)  Asisten Dosen Jurusan Sosiologi – Fakultas Ilmu Sosial UI (1974- 1980)  Dosen Jurusan Sosiologi – Fakultas Ilmu Sosial UI 
Alamat Rumah: Jalan Pulo Asem Utara 13/18, Jakarta Timur. 

Kabut tebal menyelimuti dunia perlawakan Indonesia. Ahad dini hari 30 Desember 2001 sekitar pukul 00.50 WIB, Drs H.Wahyu Sardono alias Dono Warkop, menghembus napas terakhirnya di kamar no 11 Paviliun Ignatius rumah sakit St Carollus Salemba Jakarta Pusat. Dia meninggal dengan tenang, disamping sahabatnya, Indr…

Bacaan Ringan "SABUNG AYAM MAULANA HASANUDDIN vs PRABU PUCUK UMUN"

http://massandry.blogspot.com Setelah kedua belah pihak telah bersepakat, dan telah menyiapkan ayam yang akan disabungkan, maka di hari itu, pada 11 Rabiul Awal tahun 888 Hijriah, orang-orang dari istana Pakuan Banten Girang dan para adjar dan pandita di Gunung Pulosari telah berkumpul untuk menyaksikan pertandingan sabung ayam antara Maulana Hasanuddin dan Ragamulya Surya Kencana alias Prabu Pucuk Umun. Saat itu, ayam keduanya saling mematuk, menghantam, mencabik, atau sesekali menghindari serangan lawannya, sebelum saling menyerang satu sama lain, yang diiringi oleh sorak-sorai para pendukung Maulana Hasanuddin dan Ragamulya Surya Kencana secara bergantian atau pun bersamaan.
Saat itu, semua yang hadir dan menyaksikan adu tanding kesumat itu merasa takjub dan heran ketika kedua ayam yang sama gagah dan perkasanya belum menandakan ada yang akan kalah di tengah arena. Bila ayam yang satu terpantik atau terjangkar oleh ayam yang lainnya, maka para pendukungnya akan bersorak gembira, da…