Skip to main content

Bacaan Ringan "LEGENDA PARA SAMURAI - CHOSOKABE MOTOCHIKA - PART 1"

http://massandry.blogspot.com
Chōsokabe Motochika adalah samurai dari zaman Sengoku hingga zaman Azuchi Momoyama. Sengoku daimyō dari Provinsi Tosa. Klan Chōsokabe berasal dari keturunan klan Hata yang leluhurnya adalah keturunan kaisar Shi Huang Di dari Dinasti Qin.

Setelah menjadi kepala klan Chōsokabe generasi ke-21, Motochika memulai karier sebagai kokujin di Provinsi Tosa hingga diangkat sebagai daimyo. Istrinya adalah putri Ishigai Mitsumasa yang bernama Nana (adik lain bapak dari Saitō Toshimitsu, penasehat bagi Akechi Mitsuhide).

Motochika menjadi penguasa Shikoku setelah menaklukkan klan Miyoshi dari Awa, klan Sogō dari Sanuki, dan klan Kōno dari Iyo. Kedudukannya sebagai penguasa Shikoku merupakan ancaman bagi Oda Nobunaga. Setelah ditaklukkan Toyotomi Hideyoshi, Motochika hingga akhir hayatnya mengabdi sebagai pengikut Hideyoshi.

Pengangkatan sebagai kepala klan
Dilahirkan tahun 1539 di Istana Okō, ayah Motochika bernama Chōsokabe Kunichika yang menjabat kepala klan Chōsokabe generasi ke-20. Klan Chōsokabe mengabdi kepada klan Ichijō yang bermarkas di Nakamura, bagian barat Provinsi Tosa. Ibunya yang bernama Shōhō adalah putri dari klan Saitō asal Provinsi Mino.

Motochika sudah berumur 22 tahun, usia yang tergolong lambat bagi samurai, ketika pertama kali terjun ke medan perang. Pertempuran pertama adalah Pertempuran Nagahama pada tahun 1560. Lawannya adalah klan Motoyama yang menjadi penguasa Istana Asakura di Tosa. Bulan berikutnya, setelah sang ayah tutup usia, Motochika diangkat sebagai kepala klan Chōsokabe generasi ke-21.

Pemersatu Provinsi Tosa
Kekuatan militer Motochika bertambah kuat berkat didukung kelompok prajurit Ichiryō Gusoku yang di masa damai berprofesi sebagai petani. Motochika bersama pasukan klan Ichijō kembali menyerang Istana Asakura pada tahun 1562. Pernikahan Motochika dengan Nana, putri Ishigai Yoritoki berlangsung tahun 1563. Masih pada tahun yang sama, adiknya yang bernama Chikasada diangkat sebagai pewaris klan Kira. Sewaktu sang ayah masih hidup, adik laki-laki Motochika yang bernama Chikayasu sebelumnya juga diangkat menjadi pewaris klan Kōsokabe. Musuh Chikayasu adalah Aki Kunitora yang menguasai Tosa bagian timur.

Pada tahun 1568, Motochika menghancurkan klan Motoyama yang sudah lama menjadi musuh klan Chōsokabe. Tahun berikutnya merupakan giliran klan Aki yang dihancurkan dalam Pertempuran Yaru 1569. Selanjutnya pada tahun 1571, Motochika menaklukkan klan Tsuno yang merupakan pengikut klan Ichijō. Putra ketiga, Chikatada dikirimnya untuk dijadikan putra angkat klan Tsuno. Pada tahun 1574, Motochika mengusir Ichijō Kanesada yang menjabat kepala klan Ichijō. Setelah Kanesada melarikan diri ke Provinsi Bungo, kekuasaan klan Chōsokabe mencakup hampir seluruh wilayah Tosa. Sewaktu berada di Provinsi Bungo, Kanesada menerima bantuan dari klan Ōtomo. Tahun berikutnya (1575), Kanesada datang menyerang untuk merebut kembali wilayah kekuasaannya. Dalam Pertempuran Sungai Shimanto, Motochika sempat terdesak, tapi berhasil ditolong oleh Kira Chikasada adiknya. Kanesada dan pasukannya berhasil ditaklukkan, dan seluruh Provinsi Tosa menjadi milik klan Chōsokabe.

Pemersatu Shikoku
Setelah bersekutu dengan Oda Nobunaga yang menguasai pemerintah pusat, Motochika berusaha memperluas kekuasaan dengan melakukan invasi ke Provinsi Iyo, Provinsi Awa, dan Provinsi Sanuki. Pada waktu itu, kekuatan militer klan Miyoshi di Awa dan Sanuki sudah mulai lemah. Klan Miyoshi yang disegani di wilayah Kinai sebelumnya sudah kalah berperang melawan Oda Nobunaga. Walaupun demikian, pengikut klan Miyoshi yang masih tersisa, antara lain Sogō Masayasu dan Miyoshi Yasunaga masih melakukan perlawanan. Usaha Motochika mempersatukan Shikoku juga tidak mengalami kemajuan. Adik Motochika, Kira Chikasada meninggal dalam usia muda pada tahun 1576.

Kekuatan klan Miyoshi akhirnya melemah setelah Miyoshi Nagaharu tewas di medan perang pada tahun 1577. Keadaan tersebut dimanfaatkan Motochika dengan menyerang Awa dan Sanuki. Pada tahun 1578, Motochika mengirimkan putra keduanya, Chikakazu untuk dijadikan putra angkat oleh klan Kagawa. Dua tahun kemudian (1580), Provinsi Awa dan Provinsi Sanuki berada dalam penguasaan Motochika. Namun usaha Motochika menyatukan Shikoku terhenti di Provinsi Iyo. Pengikutnya yang bernama Hisatake Chikanobu tewas sewaktu menyerbu Istana Okamoto di Iyo.

Nobunaga tidak senang dengan ambisi Motochika untuk mempersatukan Shikoku. Pada tahun 1580, Motochika diminta tunduk di bawah kekuasaan Nobunaga dengan imbalan pengakuan atas wilayah kekuasaan di Tosa dan Awa. Permintaan tersebut ditolak Motochika yang menjadikan dirinya musuh Nobunaga. Pada tahun 1581, Sogō Masayasu menyerbu masuk ke wilayah kekuasaan Motochika setelah mendapat bantuan dari Nobunaga.

Popular posts from this blog

Bacaan Dewasa "FAKTA KEHIDUPAN SEKSUAL REMAJA JEPANG"

http://massandry.blogspot.com Inilah beberapa alasan Negeri Sakura itu melegalkan JAV Sex di Jepang sudah bukan hal yang tabu bagi kita, apalagi budaya sex yang bisa terbilang ekstrem di tengah-tengah bangsa yang menjunjung tinggi kesopanan ini. Siapa sih yang tidak tahu kalau bangsa Jepang terkenal sopan? Namun tak sedikit pula yang tahu budaya sex Jepang yang ekstrim.
Berikut kisahnya: 
1. Di salah satu kuil di Tokyo, ada sebuah gerbang merah yang jadi simbol sakral penduduk disana. Ternyata, di arena setelah kita melewati gerbang merah tersebut adalah area ritual bagi perempuan disana yang ingin melepas keperawanannya. 

2. Tahu shinkansen? Di kereta api super cepat ini ternyata tersedia gerbong khusus buat perempuan. Di gerbong ini, perempuan diberikan kebebasan untuk ngapain tanpa harus keganggu ama cowo- cowo yang ada disana. Konon kabarnya cowo Jepang sering ngelakuin tindakan asusila di kereta api. (bahkan beberapa syuting film porno memakai latar belakang kereta api sinkansen …

Bacaan Ringan "PROFIL LENGKAP WARKOP DKI "

http://massandry.blogspot.com
PROFIL: WAHYU SARDONO (DONO - WARKOP)
Drs. H. Wahjoe Sardono lebih dikenal dengan Dono Warkop lahir di Solo 30 September 1951 adalah aktor dan pelawak Indonesia yang bertinggi badan 167 cm serta beragama Islam. Ia juga dikenal sebagai aktor pada akhir 1970-an, tahun 1980-an dan era 1990-an. Dono meninggal pada 30 Desember 2001 akibat Kanker Paru-Paru.
Pendidikan:  Fakultas Ilmu Sosial - Jurusan Sosiologi, Universitas Indonesia 
Karir: Penyiar Radio Prambors (1974-1980)  Asisten Dosen Jurusan Sosiologi – Fakultas Ilmu Sosial UI (1974- 1980)  Dosen Jurusan Sosiologi – Fakultas Ilmu Sosial UI 
Alamat Rumah: Jalan Pulo Asem Utara 13/18, Jakarta Timur. 

Kabut tebal menyelimuti dunia perlawakan Indonesia. Ahad dini hari 30 Desember 2001 sekitar pukul 00.50 WIB, Drs H.Wahyu Sardono alias Dono Warkop, menghembus napas terakhirnya di kamar no 11 Paviliun Ignatius rumah sakit St Carollus Salemba Jakarta Pusat. Dia meninggal dengan tenang, disamping sahabatnya, Indr…

Bacaan Ringan "SABUNG AYAM MAULANA HASANUDDIN vs PRABU PUCUK UMUN"

http://massandry.blogspot.com Setelah kedua belah pihak telah bersepakat, dan telah menyiapkan ayam yang akan disabungkan, maka di hari itu, pada 11 Rabiul Awal tahun 888 Hijriah, orang-orang dari istana Pakuan Banten Girang dan para adjar dan pandita di Gunung Pulosari telah berkumpul untuk menyaksikan pertandingan sabung ayam antara Maulana Hasanuddin dan Ragamulya Surya Kencana alias Prabu Pucuk Umun. Saat itu, ayam keduanya saling mematuk, menghantam, mencabik, atau sesekali menghindari serangan lawannya, sebelum saling menyerang satu sama lain, yang diiringi oleh sorak-sorai para pendukung Maulana Hasanuddin dan Ragamulya Surya Kencana secara bergantian atau pun bersamaan.
Saat itu, semua yang hadir dan menyaksikan adu tanding kesumat itu merasa takjub dan heran ketika kedua ayam yang sama gagah dan perkasanya belum menandakan ada yang akan kalah di tengah arena. Bila ayam yang satu terpantik atau terjangkar oleh ayam yang lainnya, maka para pendukungnya akan bersorak gembira, da…