Saturday, December 20, 2014

Bacaan Ringan "LEGENDA PARA SAMURAI - KUSUNOKI MASASHIGE - PART 1"

http://massandry.blogspot.com
Kusunoki Masashige adalah samurai dari akhir zaman Kamakura hingga zaman Nanboku-cho. Masashige ikut membantu Kaisar Go-Daigo dalam menumbangkan Keshogunan Kamakura, dan bertindak sebagai pejabat di pemerintahan Kaisar Go-Daigo. Menurut silsilah, ayahnya bernama Masatoo, namun kebenarannya tidak bisa dipastikan. Ayah Masashige juga disebut-sebut bernama Seigen, Masazumi, Masayasu, atau Toshichika.

Klan Kusunoki dikabarkan sebagai keturunan Tachibana no Tooyasu asal klan Iyo Tachibana (klan Ochi) dari Provinsi Iyo. Walaupun demikian, silsilah sebelum keluarga Masashige saling tidak cocok satu sama lainnya, dan kemungkinan dikarang oleh orang dari zaman sesudahnya. Selain itu, di Provinsi Kawachi juga tidak ada tempat bernama "Kusunoki" yang mungkin diambil menjadi nama keluarga Kusunoki. Cerita lain mengatakan Provinsi Musashi adalah tempat kelahiran Kusunoki Masashige. Keluarganya adalah hikan dari garis keturunan utama (tokusō) klan Hōjō yang pindah ke Kawachi. Penjelasan lain mengatakan ia berasal dari garis keturunan klan Hata.

Perjalanan hidup
Masashige dilahirkan di desa Akasaka, distrik Ishikawa, Provinsi Kawachi (sekarang desa Chiyaasaka, distrik Minami Kawachi, Prefektur Osaka). Tidak ada buku sejarah yang bisa membuktikan tahun kelahirannya. Kisah kehidupan Masashige sebelum menjadi samurai hampir-hampir tidak diketahui orang. Tidak ada tokoh sejarah Jepang dengan masa lalu yang begitu misterius seperti Masashige. Penelitian yang dilakukan sejarawan untuk mengungkap kisah hidupnya tidak pernah berhasil. Kisah hidup Masashiga hanya selama enam tahun yang diketahui orang, mulai dari bertempur untuk Kaisar Go-Daigo pada tahun 1331 (tahun 1 Genkō) hingga tewas bunuh diri dalam Pertempuran Minatogawa tahun 1336.

Dari pengawal kaisar hingga menjadi pahlawan
Catatan sejarah tahun 1331 memuat tentang "Kusunoki pemberontak yang menjadi pengawal kaisar". Tokoh yang dimaksudkan adalah Kusunoki Masashige asal wilayah kuil Risen-ji. Namanya tidak termasuk dalam daftar gokenin Keshogunan Kamakura sehingga disebut pemberontak (akutō). Kusunoki diperkirakan sebagai tuan tanah berpengaruh yang memimpin kelompok samurai di Provinsi Kawachi. Ketika namanya pertama kali disebut pada tahun 1331, Masashige kemungkinan sudah bekerja prajurit di istana sebagai pengawal Kaisar Go-Daigo atau tokoh-tokoh penting di sekelilingnya.

Pada tahun 1331, Kaisar Go-Daigo melarikan diri dari istana, dan memulai perlawanan bersenjata melawan Keshogunan Kamakura. Masashige menyambut ajakan Kaisar Go-Daigo untuk mengangkat senjata. Istana Shimoakasaka dipertahankannya bersama Pangeran Morinaga (putra Kaisar Go-Daigo) dari serbuan pihak keshogunan yang dipimpin Yuasa Jōbutsu (peristiwa yang disebut Pertempuran Istana Shimoakasaka). Biksu Monkan dari sekte Shingon atau Iga Kanemitsu diperkirakan sebagai tokoh yang mempertemukan Kaisar Go-Daigo dengan Masashige. Walaupun Kaisar Go-Daigo sudah tertangkap dan dibuang ke Pulau Oki, Masashige terus memerangi keshogunan ditemani Pangeran Morinaga yang berjuang dari wilayah Yoshino, Provinsi Yamato. Setelah Istana Shimoakasaka direbut pasukan keshogunan, Masashige melarikan diri ke Istana Chihaya di Gunung Kongō. Di Chihaya, ia terus melakukan perlawanan walaupun berada dalam keadaan terkepung dalam istana. Pasukan Kusunoki bertempur dengan gigih melawan kepungan pasukan keshogunan yang berjumlah lebih besar. Pasukan keshogunan akhirnya dapat dikalahkan Masashige dengan taktik yang sekarang disebut gerilya.

Setelah dipicu perlawanan Masashige dan kawan-kawan, pemberontakan untuk melawan keshogunan semakin marak pada tahun 1333 di berbagai daerah. Pada akhirnya, Keshogunan Kamakura tumbang akibat perlawanan yang dipimpin Ashikaga Takauji, Nitta Yoshisada, dan Akamatsu Enshi (Perang Genkō). Masashige menyambut kembalinya Kaisar Go-Daigo, dan mengawalnya hingga sampai di Kyoto.

Ketika Kaisar Go-Daigo menjalankan pemerintah Restorasi Kemmu, Masashige menjadi pejabat kepercayaan kaisar di lembaga peninjauan keputusan pemerintah (Kiroku-jo), polisi lembaga peradilan perkara agraria (Zasso Ketsudansho), serta penguasa (shugo) Provinsi Kawachi dan Provinsi Izumi. Menurut Taiheiki, Kusunoki Masashige dan tiga tokoh besar lain, Yūki Chikamitsu, Nawa Nagatoshi yang bergelar Hōki no kami (penguasa Provinsi Hōki), dan Chigusa Tadaaki diperlakukan "secara istimewa oleh istana". Mereka berempat dijuluki Sanboku Issō (Tiga "ki" satu "sō") karena nama ketiganya memiliki aksara kanji yang dibaca sebagai "ki". Nama keluarga "Chigusa" ditulis dengan aksara kanji untuk "sen" (seribu) dan "tane" (biji atau benih), tapi "tane" dibaca sebagai "kusa" (onyomi untuk "kusa" adalah "so"). Sementara Masashige meninggalkan Kyoto untuk menumpas sisa klan Hōjō (musim dingin 1334), Pangeran Morinaga ditangkap akibat difitnah telah memberontak, dan diserahkan kepada Ashikaga Takauji. Setelah kehilangan Pangeran Morinaga yang selama ini menjadi pelindungnya, berbagai jabatan yang dipercayakan kepada Masashige dicopot satu demi satu.