Skip to main content

Bacaan Ringan "LEGENDA PARA SAMURAI - MINAMOTO NO YOSHITOMO"

http://massandry.blogspot.com
Minamoto no Yoshitomo adalah samurai kepala klan Kawachi Genji di akhir zaman Heian. Ayah dari Minamoto no Yoritomo yang mendirikan Keshogunan Kamakura. Lahir sebagai putra sulung Minamoto no Tameyoshi, ibunya adalah anak dari Fujiwara no Tadakiyo.

Lahir dan menghabiskan masa kecil di Kyoto, Yoshitomo menjalani masa muda hingga dewasa di wilayah Kanto. Di sana, ia mendapat pengikut seperti Miura Yoshiaki dan Ōba Kageyoshi. Pada masa itu, Kawachi Genji berusaha memperluas pengaruh dari Provinsi Kawachi sampai ke wilayah Kanto. Yoshitomo hampir saja bertempur dengan adik dari kakeknya, Minamoto no Yoshikuni yang sudah lebih dulu berkuasa di wilayah Kanto. Setelah Minamoto no Tsunekuni tampil sebagai penengah, perselisihan antara Yoshitomo dan Yoshikuni berakhir dengan persekutuan di antara keduanya.

Selanjutnya, Yoshitomo bertugas di Kyoto dan menjadi dekat dengan Minamoto no Yoshiyasu (putra dari Yoshikuni). Setelah Yoshitomo dan Yoshiyasu menjadi pengikut Kaisar Toba serta Fujiwara no Tadamichi, Yoshitomo diberi tugas sebagai penguasa Shimotsuke pada tahun 1153. Di Shimotsuke, Yoshitomo kembali menjalin hubungan baik dengan Yoshikuni.

Sementara itu, hubungan Yoshitomo dengan ayahnya tidak begitu baik. Yoshitomo menyukai ayahnya, tapi tidak demikian sebaliknya dengan sang ayah. Selama berada di Kanto, adik Yoshitomo yang bernama Minamoto no Yoshitaka dikirim ayahnya sebagai mata-mata. Setelah berada di Kanto, Yoshitaka juga mendapat pengikut sehingga berubah menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan. Pada tahun 1155, Yoshitomo akhirnya memerintahkan putranya yang bernama Yoshihira untuk menyingkirkan Yoshitaka.

Pemberontakan Hōgen
Ketika pecah Pemberontakan Hōgen tahun 1156, Minamoto no Tameyoshi dan Minamoto Yorikata (ayah dan adik Yoshitomo) berpihak pada mantan Kaisar Sutoku. Di pihak yang berlawanan, Yoshitomo bersama Taira no Kiyomori berada di pihak Kaisar Go-Shirakawa. Setelah mengalahkan pasukan pimpinan ayahnya, Yoshitomo menolak kenaikan pangkat yang diberikan kepadanya. Sebagai ganti untuk penghargaan atas jasanya dalam peperangan, Yoshitomo meminta agar nyawa ayah dan adiknya diampuni. Permintaan Yoshitomo tidak dikabulkan, ayah dan adiknya tetap dihukum mati. Rasa tidak puas Yoshitomo semakin menjadi setelah mengetahui penghargaan yang diterimanya atas pencapaian di bidang militer ternyata lebih sedikit dibandingkan yang diterima Kiyomori.

Pemberontakan Heiji
Tiga tahun kemudian pada tahun 1159, Yoshitomo setuju ketika diajak melakukan pemberontakan oleh pengikut mantan Kaisar Go-Shirakawa yang bernama Fujiwara no Nobuyori. Setelah berhasil menyerang istana, Go-Shirakawa dikenakan tahanan rumah dan pengikutnya, Fujiwara no Michinori dibunuh. Pada akhirnya, pasukan Taira no Kiyomori yang mendukung Go-Shirakawa berhasil mengalahkan pasukan Yoshitomo. Kaisar Go-Shirakawa dibebaskan, dan Nobuyori tewas berikut dua orang putra tertua Yoshitomo.

Pedang kayu di atas makam Minamoto no Yoshitomo di kota Mihama, Prefektur Aichi
Yoshitomo melarikan diri dan sampai di Provinsi Owari, namun tewas setelah dikhianati oleh pengikutnya. Anak laki-lakinya yang tersisa, Yoritomo, Yoshitsune, dan Noriyori menerima hukuman pengasingan setelah nyawa mereka diampuni oleh Kiyomori.

Yoshitomo diserang dalam keadaan tidak bersenjata sewaktu sedang mandi di pemandian air panas (onsen). Menurut legenda, kata terakhir yang diucapkan Yoshitomo adalah "Kalau saja aku pegang bokuto." Di atas makam Yoshitomo dijumpai banyak sekali bokuto (pedang kayu) yang dipersembahkan para peziarah.

Popular posts from this blog

Bacaan Dewasa "FAKTA KEHIDUPAN SEKSUAL REMAJA JEPANG"

http://massandry.blogspot.com Inilah beberapa alasan Negeri Sakura itu melegalkan JAV Sex di Jepang sudah bukan hal yang tabu bagi kita, apalagi budaya sex yang bisa terbilang ekstrem di tengah-tengah bangsa yang menjunjung tinggi kesopanan ini. Siapa sih yang tidak tahu kalau bangsa Jepang terkenal sopan? Namun tak sedikit pula yang tahu budaya sex Jepang yang ekstrim.
Berikut kisahnya: 
1. Di salah satu kuil di Tokyo, ada sebuah gerbang merah yang jadi simbol sakral penduduk disana. Ternyata, di arena setelah kita melewati gerbang merah tersebut adalah area ritual bagi perempuan disana yang ingin melepas keperawanannya. 

2. Tahu shinkansen? Di kereta api super cepat ini ternyata tersedia gerbong khusus buat perempuan. Di gerbong ini, perempuan diberikan kebebasan untuk ngapain tanpa harus keganggu ama cowo- cowo yang ada disana. Konon kabarnya cowo Jepang sering ngelakuin tindakan asusila di kereta api. (bahkan beberapa syuting film porno memakai latar belakang kereta api sinkansen …

Bacaan Ringan "PROFIL LENGKAP WARKOP DKI "

http://massandry.blogspot.com
PROFIL: WAHYU SARDONO (DONO - WARKOP)
Drs. H. Wahjoe Sardono lebih dikenal dengan Dono Warkop lahir di Solo 30 September 1951 adalah aktor dan pelawak Indonesia yang bertinggi badan 167 cm serta beragama Islam. Ia juga dikenal sebagai aktor pada akhir 1970-an, tahun 1980-an dan era 1990-an. Dono meninggal pada 30 Desember 2001 akibat Kanker Paru-Paru.
Pendidikan:  Fakultas Ilmu Sosial - Jurusan Sosiologi, Universitas Indonesia 
Karir: Penyiar Radio Prambors (1974-1980)  Asisten Dosen Jurusan Sosiologi – Fakultas Ilmu Sosial UI (1974- 1980)  Dosen Jurusan Sosiologi – Fakultas Ilmu Sosial UI 
Alamat Rumah: Jalan Pulo Asem Utara 13/18, Jakarta Timur. 

Kabut tebal menyelimuti dunia perlawakan Indonesia. Ahad dini hari 30 Desember 2001 sekitar pukul 00.50 WIB, Drs H.Wahyu Sardono alias Dono Warkop, menghembus napas terakhirnya di kamar no 11 Paviliun Ignatius rumah sakit St Carollus Salemba Jakarta Pusat. Dia meninggal dengan tenang, disamping sahabatnya, Indr…

Bacaan Ringan "SABUNG AYAM MAULANA HASANUDDIN vs PRABU PUCUK UMUN"

http://massandry.blogspot.com Setelah kedua belah pihak telah bersepakat, dan telah menyiapkan ayam yang akan disabungkan, maka di hari itu, pada 11 Rabiul Awal tahun 888 Hijriah, orang-orang dari istana Pakuan Banten Girang dan para adjar dan pandita di Gunung Pulosari telah berkumpul untuk menyaksikan pertandingan sabung ayam antara Maulana Hasanuddin dan Ragamulya Surya Kencana alias Prabu Pucuk Umun. Saat itu, ayam keduanya saling mematuk, menghantam, mencabik, atau sesekali menghindari serangan lawannya, sebelum saling menyerang satu sama lain, yang diiringi oleh sorak-sorai para pendukung Maulana Hasanuddin dan Ragamulya Surya Kencana secara bergantian atau pun bersamaan.
Saat itu, semua yang hadir dan menyaksikan adu tanding kesumat itu merasa takjub dan heran ketika kedua ayam yang sama gagah dan perkasanya belum menandakan ada yang akan kalah di tengah arena. Bila ayam yang satu terpantik atau terjangkar oleh ayam yang lainnya, maka para pendukungnya akan bersorak gembira, da…