Skip to main content

Bacaan Ringan "SEJARAH BERDIRINYA GMR FM - ROCK RADIO BANDUNG (IN MEMORIAM) - PART 4"

http://massandry.blogspot.com
Kejadian tragis menghampiri GMR dimana tower yang saat itu berfungsi sebagai pemancar jatuh dikarenakan hujan deras dan angin yang sangat kencang dan menimpa salah satu rumah yang ada disekitar Cipaganti. Selama satu bulan GMR tidak mengudara dikarenakan adanya perbaikan dan pergantian tower. Dari tahun 1997 hingga 2000 format musik GMR berubah 70%, dari rock station keclassic rock, dimana lagu-lagu yang diputar dari era tahun 60an hingga 80an, sementara untuk konsepmetal dan extreme metal ditiadakan karena permintaan dari management yang saat itu beralih dari Ibu Ida Sitompul ke Gunung Sewu Group. Tiga tahun berada di format classic rock, tepat Juli 2000 format beralih kembali ke rock station, GMR kembali memutarkan metal dan extreme metal.

Tahun 2001, GMR kembali menggelar event off air di Gelora Saparua tepatnya bulan April yaitu Dozen Of T-Rorr. Band yang tampil dalam event tersebut merupakan band lokal top request dalam program Indonesia 9 dan Request Line, antara lain Barong, Logam, Virus, Balcony, Koil, Forgotten, Dajjal, Geboren, Crusade, Burgerkill, Jeruji dan Turtles Jr. Event yang digelar saat itu boleh dikatakan paling sukses dan banyak menyedot massa, sementara itu tiket yang terjual hingga pukul 13.00 sebanyak 4000 tiket. Tiga tahun bertahan dengan format rock station, 11 September 2003 GMR harus berakhir dikarenakan Gunung Sewu Group memindahkan management-nya ke Femina Group yang mengharuskan format beralih ke female station dan nama radio pun berubah menjadi U FM.

Itulah sekelumit sejarah perjalanan GMR yang dibahas dalam Bandung Oral History dan tentunya menjadi saksi perjalanan sejarah rock di Bandung bahkan di Indonesia. Dengan adanya diskusi semacam itu diharapkan penggemar rock akan selalu mengenang kejayaan GMR baik suka maupun duka, karena bagaimanapun di awal 90an hingga 2003 GMR sebagai media yang berjasa dalam mempromosikan band-band rock dan metal baikindie maupun major. Walaupun GMR kini hanya tinggal nama dan kenangan, namun spirit-nya hingga kini masih ada dalam benak penggemar rock di Bandung. Semoga di kemudian hari muncul radiorock yang setara dengan GMR yang akan membangkitkan kembali spirit rock di Bandung dan di Indonesia. Keep On Rockin…!!!

Popular posts from this blog

Bacaan Dewasa "FAKTA KEHIDUPAN SEKSUAL REMAJA JEPANG"

http://massandry.blogspot.com Inilah beberapa alasan Negeri Sakura itu melegalkan JAV Sex di Jepang sudah bukan hal yang tabu bagi kita, apalagi budaya sex yang bisa terbilang ekstrem di tengah-tengah bangsa yang menjunjung tinggi kesopanan ini. Siapa sih yang tidak tahu kalau bangsa Jepang terkenal sopan? Namun tak sedikit pula yang tahu budaya sex Jepang yang ekstrim.
Berikut kisahnya: 
1. Di salah satu kuil di Tokyo, ada sebuah gerbang merah yang jadi simbol sakral penduduk disana. Ternyata, di arena setelah kita melewati gerbang merah tersebut adalah area ritual bagi perempuan disana yang ingin melepas keperawanannya. 

2. Tahu shinkansen? Di kereta api super cepat ini ternyata tersedia gerbong khusus buat perempuan. Di gerbong ini, perempuan diberikan kebebasan untuk ngapain tanpa harus keganggu ama cowo- cowo yang ada disana. Konon kabarnya cowo Jepang sering ngelakuin tindakan asusila di kereta api. (bahkan beberapa syuting film porno memakai latar belakang kereta api sinkansen …

Bacaan Ringan "PROFIL LENGKAP WARKOP DKI "

http://massandry.blogspot.com
PROFIL: WAHYU SARDONO (DONO - WARKOP)
Drs. H. Wahjoe Sardono lebih dikenal dengan Dono Warkop lahir di Solo 30 September 1951 adalah aktor dan pelawak Indonesia yang bertinggi badan 167 cm serta beragama Islam. Ia juga dikenal sebagai aktor pada akhir 1970-an, tahun 1980-an dan era 1990-an. Dono meninggal pada 30 Desember 2001 akibat Kanker Paru-Paru.
Pendidikan:  Fakultas Ilmu Sosial - Jurusan Sosiologi, Universitas Indonesia 
Karir: Penyiar Radio Prambors (1974-1980)  Asisten Dosen Jurusan Sosiologi – Fakultas Ilmu Sosial UI (1974- 1980)  Dosen Jurusan Sosiologi – Fakultas Ilmu Sosial UI 
Alamat Rumah: Jalan Pulo Asem Utara 13/18, Jakarta Timur. 

Kabut tebal menyelimuti dunia perlawakan Indonesia. Ahad dini hari 30 Desember 2001 sekitar pukul 00.50 WIB, Drs H.Wahyu Sardono alias Dono Warkop, menghembus napas terakhirnya di kamar no 11 Paviliun Ignatius rumah sakit St Carollus Salemba Jakarta Pusat. Dia meninggal dengan tenang, disamping sahabatnya, Indr…

Bacaan Ringan "SABUNG AYAM MAULANA HASANUDDIN vs PRABU PUCUK UMUN"

http://massandry.blogspot.com Setelah kedua belah pihak telah bersepakat, dan telah menyiapkan ayam yang akan disabungkan, maka di hari itu, pada 11 Rabiul Awal tahun 888 Hijriah, orang-orang dari istana Pakuan Banten Girang dan para adjar dan pandita di Gunung Pulosari telah berkumpul untuk menyaksikan pertandingan sabung ayam antara Maulana Hasanuddin dan Ragamulya Surya Kencana alias Prabu Pucuk Umun. Saat itu, ayam keduanya saling mematuk, menghantam, mencabik, atau sesekali menghindari serangan lawannya, sebelum saling menyerang satu sama lain, yang diiringi oleh sorak-sorai para pendukung Maulana Hasanuddin dan Ragamulya Surya Kencana secara bergantian atau pun bersamaan.
Saat itu, semua yang hadir dan menyaksikan adu tanding kesumat itu merasa takjub dan heran ketika kedua ayam yang sama gagah dan perkasanya belum menandakan ada yang akan kalah di tengah arena. Bila ayam yang satu terpantik atau terjangkar oleh ayam yang lainnya, maka para pendukungnya akan bersorak gembira, da…