Skip to main content

Tokoh Terkenal "SAKERA - PEJUANG BURUH ASLI TANAH MADURA - PART 2"

http://massandry.blogspot.com
Peristiwa tersebut akhirnya menjadi buah bibir baik di kalangan pekerja perkebunan, masyarakat maupun Belanda. Bagi Sakera, penjara merupakan resiko yang harus diterima dalam memperjuangkan pekerja perkebunan tebu yang tertindas. Para pekerja perkebunan tebu sangat senang dan bersuka cita dengan meninggalnya pegawai Belanda yang keji itu. Sejak saat itu, Sakera dikenal sebagai pahlawan yang berani oleh seluruh pekerja perkebunan dan masyarakat. Dalam menjalani hukuman penjara pun, Sakera selalu menjadi panutan yang paling di segani baik oleh narapidana maupun petugas penjara.

Semasa menjalani hukuman penjara, Sakera menitipkan Marlena istrinya kepada Brodin untuk dijaga. Karena Brodin sahabat Sakera, Brodin melaksanakan amanah yang diberikan sahabatnya. Lanjut cerita karena lamanya masa pidana Sakera, Brodin menaruh hati pada kecantikan Marlena. Dengan berbagai cara Brodin akhirnya berhasil memperistri Marlena tanpa sepengetahuan Sakera. 

Di dalam penjara, Sakera banyak mendapatkan laporan dan berita jika Brodin telah memperistri Marlena. Mengetahui hal itu Sakera marah dan berhasil kabur dari penjara. Ia kemudian mencari Brodin untuk membuat perhitungan dengannya. Mendengar hal tersebut Brodin takut bertemu Sakera dan bersembunyi, karena terlanjur cintanya kepada Marlena, Brodin berkeinginan untuk membunuh Sakera. Brodin menyusun siasat dengan bekerjasama dengan Belanda. Brodin memfitnah Sakera jika sekarang ini Sakera sangat membahayakan Belanda. 

Belanda sendiri takut dengan keberanian Sakera yang menjadi pejuang dan di elu-elukan masyarakat. Siasat kemudian disusun, bagaimana cara membunuh Sakera yaitu dengan mengadakan tayuban. Dengan tontonan tayuban diyakini Sakera bakalan muncul dan tampil. Akhirnya Sakera muncul dan oleh cecunguk Brodin, Sakera dijamu diajak naik ke pentas yang di sana sudah disiapkan jebakan agar Sakera bisa terperosok masuk lubang. Naiklah Sakera ke atas panggung dengan mengikuti musik dan tarian sehingga tidak menyadari dirinya jatuh terperosok dalam lubang jebakan. Saat itulah Sakera dihujani batu-batu besar yang telah dipersiapkanoleh cecunguk Brodin.

Di akhir riwayatnya, Sakera meninggal atau tidak meninggal itupun masyarakat banyak yang tidak berani memastikan. Karena Sakera itu terkenal sakti dan sulit untuk dibunuh. Sakera oleh masyarakat Bangil dan sekitarnya sangat dikenang berkat kegigihan dan perjuangannya membela kaum tertindas,tidak pernah pamrih, adil dan sangat berani dalam mengambil keputusan. Akhir cerita sampai saat ini makam Sakera ada dua versi yakni di Tampong Rembang dan di Bekacak Kolursari Bangil. 

Popular posts from this blog

Bacaan Dewasa "FAKTA KEHIDUPAN SEKSUAL REMAJA JEPANG"

http://massandry.blogspot.com Inilah beberapa alasan Negeri Sakura itu melegalkan JAV Sex di Jepang sudah bukan hal yang tabu bagi kita, apalagi budaya sex yang bisa terbilang ekstrem di tengah-tengah bangsa yang menjunjung tinggi kesopanan ini. Siapa sih yang tidak tahu kalau bangsa Jepang terkenal sopan? Namun tak sedikit pula yang tahu budaya sex Jepang yang ekstrim.
Berikut kisahnya: 
1. Di salah satu kuil di Tokyo, ada sebuah gerbang merah yang jadi simbol sakral penduduk disana. Ternyata, di arena setelah kita melewati gerbang merah tersebut adalah area ritual bagi perempuan disana yang ingin melepas keperawanannya. 

2. Tahu shinkansen? Di kereta api super cepat ini ternyata tersedia gerbong khusus buat perempuan. Di gerbong ini, perempuan diberikan kebebasan untuk ngapain tanpa harus keganggu ama cowo- cowo yang ada disana. Konon kabarnya cowo Jepang sering ngelakuin tindakan asusila di kereta api. (bahkan beberapa syuting film porno memakai latar belakang kereta api sinkansen …

Bacaan Ringan "PROFIL LENGKAP WARKOP DKI "

http://massandry.blogspot.com
PROFIL: WAHYU SARDONO (DONO - WARKOP)
Drs. H. Wahjoe Sardono lebih dikenal dengan Dono Warkop lahir di Solo 30 September 1951 adalah aktor dan pelawak Indonesia yang bertinggi badan 167 cm serta beragama Islam. Ia juga dikenal sebagai aktor pada akhir 1970-an, tahun 1980-an dan era 1990-an. Dono meninggal pada 30 Desember 2001 akibat Kanker Paru-Paru.
Pendidikan:  Fakultas Ilmu Sosial - Jurusan Sosiologi, Universitas Indonesia 
Karir: Penyiar Radio Prambors (1974-1980)  Asisten Dosen Jurusan Sosiologi – Fakultas Ilmu Sosial UI (1974- 1980)  Dosen Jurusan Sosiologi – Fakultas Ilmu Sosial UI 
Alamat Rumah: Jalan Pulo Asem Utara 13/18, Jakarta Timur. 

Kabut tebal menyelimuti dunia perlawakan Indonesia. Ahad dini hari 30 Desember 2001 sekitar pukul 00.50 WIB, Drs H.Wahyu Sardono alias Dono Warkop, menghembus napas terakhirnya di kamar no 11 Paviliun Ignatius rumah sakit St Carollus Salemba Jakarta Pusat. Dia meninggal dengan tenang, disamping sahabatnya, Indr…

Bacaan Ringan "SABUNG AYAM MAULANA HASANUDDIN vs PRABU PUCUK UMUN"

http://massandry.blogspot.com Setelah kedua belah pihak telah bersepakat, dan telah menyiapkan ayam yang akan disabungkan, maka di hari itu, pada 11 Rabiul Awal tahun 888 Hijriah, orang-orang dari istana Pakuan Banten Girang dan para adjar dan pandita di Gunung Pulosari telah berkumpul untuk menyaksikan pertandingan sabung ayam antara Maulana Hasanuddin dan Ragamulya Surya Kencana alias Prabu Pucuk Umun. Saat itu, ayam keduanya saling mematuk, menghantam, mencabik, atau sesekali menghindari serangan lawannya, sebelum saling menyerang satu sama lain, yang diiringi oleh sorak-sorai para pendukung Maulana Hasanuddin dan Ragamulya Surya Kencana secara bergantian atau pun bersamaan.
Saat itu, semua yang hadir dan menyaksikan adu tanding kesumat itu merasa takjub dan heran ketika kedua ayam yang sama gagah dan perkasanya belum menandakan ada yang akan kalah di tengah arena. Bila ayam yang satu terpantik atau terjangkar oleh ayam yang lainnya, maka para pendukungnya akan bersorak gembira, da…