Skip to main content

Bacaan Ringan "PERADABAN SEBELUM ISLAM - PERADABAN ROMAWI - VISIOGOTHIC DAN ISLAM - PART 4"

http://massandry.blogspot.com
Kemajuan-Kemajuan yang Dicapai Spanyol pada Masa Islam
1.Pembangunn fisik
Aspek-aspek pembangunan fisik yang mendapat perhatian ummat Islam sangat banyak. Dalam perdagangan, jalan-jalan dan pasar-pasar dibangun. Dalam bidang pertanian diperkenalkan sistem irigasi. Dam, kanal, saluran dan jembatan air didirikan. Orang-orang Arab memperkenalkan pengaturan hidrolik untuk tujuan irigasi. Pengaturan hidrolik itu dibangun dengan memperkenalkan roda air (water wheel) asal Persia yang dinamakan naurah (Spanyol: noria)[41]

Namun demikian, pembangunan-pembangunan fisik yang paling menonjol adalah pembangunan gedung-gedung, seperti pembangunan kota, istana, masjid, pemukiman, dan taman-taman. Di antara pembangunan yang megah adalah masjid Cordova, kota az-Zahra, Istana Ja’fariyah di Saragosa, tembok Toledo, masjid Sevilla, dan istana al-Hambra di Granada. Jembatan besar dibangun melintang di atas sungai Al-Wadi Al-Kabier (Spanyol: Guadalquivier) yang mengalir di tengah kota. Taman-taman dibangun untuk menghiasi ibu kota Spanyol Islam itu. [42]


2. Kebudayaan
Seorang Seniman yang Bakatnya kurang dihargai, bernama Ziryab memutuskan untuk pindah dari Baghdad ke Andalusia dan memberikan banyak kontribusi bagi Kebudayaan. Ia menciptakan gaya pakaian yang elegan untuk empat musim di Eropa. Bayangkan, bahkan sebelum Paris dikenal sebagai pusat mode dunia, Ziryab sudah melakukan terobosan langkah awal dalam perkembangan dunia mode. Pada musim semi para wanita disarankan memakai busana warna terang[43]

Ziryab juga memperkenalkan "Tata Cara Makan" dengan buah dan sayuran seperti asparagus, dan juga memperkenalkan bahwa makanan disajikan di taplak meja dari kulit, bersikeras bahwa makanan harus disajikan terpisah dalam  tiga bagian yang terdiri atas sup, hidangan utama, dan dessert. Dia juga memperkenalkan penggunaan kristal sebagai wadah untuk minuman, yang lebih efektif daripada gelas logam. Sebelum waktu itu, makanan disajikan begitu saja di piring-piring di meja , seperti yang terjadi pada masa Kekaisaran Romawi.[44]

3. Ilmu Pengetahuan
IImu-ilmu sains di zaman Spanyol Islam berkembang dengan baik. Abbas ibn Firnas (ilmu kimia dan astronomi) ialah orang pertama yang menemukan pembuatan kaca dari batu, ia juga menjadi manusia pertama yang melakukan eksperimen terbang dengan sayap, mendahului Otto Lilienthal di German & Wright Brothers di America.

Ahli Matematika Andalusia bernama Al-Qalasadi  menggunakan ﻭ (wa) yang berarti ''dan'' untuk penambahan (+). Untuk pengurangan (-), al-Qalasadi menggunakan ﻻ (illa) berarti ''kurang''. Sedangkan untuk perkalian (x), ia menggunakan ف (fi)  yang berarti ''kali''. Simbol ة (ala) yang berarti ''bagi'' digunakan untuk pembagian (/).

Selain itu, al-Qalasadi juga menggunakan simbol ﺝ (j) untuk melambangkan ''akar''.  Simbol ﺵ (sh) digunakan untuk melambangkan sebuah variable (x).  Lalu, ia menggunakan simbol ﻡ (m) untuk melambangkan ''kuadrat'' (X2). Huruf ﻙ (k) digunakan sebagai simbol ''pangkat tiga'' (x3). Sedangkan, ﻝ (l)  melambangkan sama dengan (=).

Astronom Toledo bernama Al-Zarqali mampu membuat astrolab paling canggih dan akurat.  Atrolab yang ciptakannya tergolong paling bagus di antara astrolab lain yang dibuat sebelumnya serta pada masa itu. Astrolab itu bisa digunakan untuk beragam keperluan.

Astrolab ciptaannya bisa digunakan untuk mengamati siklus zodiak.  Selain itu juga bisa didesain secara khusus untuk mengukur garis lintang dan memproyeksikan letak ekuator. Teknologi astrolab yang dibuatnya juga bisa menentukan jam atau waktu.

Dari bidang Filsafat, ada Ibnu Rusyd yang berpendapat bahwasanya akal (reason) merupakan basis bagi pengetahuan manusia terhadap wujud ketuhanan, dan dan bahwa al-Qur’an merupakan sebuah ungkapan alegoris yang memerlukan penafsiran rasional. . Demikian besar pengaruhnya di Eropa, hingga di Eropa timbul gerakan Averroeisme[45]



DAFTAR PUSTAKA
Ahmad Syalabi, Mausu’ah al-Tarikh al-Islami wa al-Hadharah al-Islamiyah, jilid 4, (Kairo: Maktabah al-Mishriyah,  1979
Ali Audah, Dari Khazanah Dunia Islam, Jakarta: Pustaka Firdaus, 1999
Badri Yatim, Sejarah Peradaban Islam, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2000
Bernard F. Reilly, The Medieval Spains ,Cambridge: Cambridge University Press, 1993)
Bossong, Georg. 2002. Der Name Al-Andalus: Neue Überlegungen zu einem alten Problem. In David Restle and Dietmar Zaefferer, eds, Sounds and systems: studies in structure and change. A festschrift for Theo Vennemann. Berlin: Mouton de Gruyter. pp. 149–164. (In German)
C.E. Bosworth, The Islamic Dynasties, Bandung : Mizan, l993
Chejne, Anwar G, 1974, Muslim Spain: Its History and Culture, Menneapolis, The
University of Minnesota Press
Choirul Rofiq, Sejarah Peradaban Islam Dari Masa Klasik Hingga Modern .Ponorogo: STAIN Ponorogo Pres, 2009)
David Wessenstein, Politics and Society in Islami Spain: 1002-1086, (New Jersey: Princeton University Press, 1985)
Ensiklopedi Tematis Dunia Islam, Khilafah, Jakarta : PT. Icktiar Baru Van Hoeve, 2002
Gill, John (2008). Andalucia: A Cultural History. Oxford : Oxford University Press
Glick, Thomas F (2005). Islamic And Christian Spain in the Early Middle Ages. Leiden : Ej Brill
Hamka, Sejarah Umat Islam, (Bukittinggi : Penerbit Nusantara),
Harun Nasution, Islam Ditinjau Dari Berbagai Aspeknya, Jilid I, Jakarta: UI Press, 1985,
Heather and Matthews, Goths in the Fourth Century,Liverpool : Liverpool University Press
John Hines, Karen Høilund Nielsen, Frank Siegmund, The pace of change: studies in early-medieval chronology, Oxbow Books, 1999
Jurji Zaidan,   Tarikh al-Tamaddun al-Islami, juz III. (Kairo: Dara l-Hilal, tt)
Lapidus, Ira M. (2002). Sejarah Sosial Uma Islam. Cambridje : Cambridge University Press
Mahmudunnasir, Islam Its Concept & History, (New Delhi: Kitab Bravan, 1981)
Makki, Mahmoud (1992). "The Political History of Al-Andalus". In Jayyusi, Salma Khadra. The Legacy of Muslim Spain. Handbuch der Orientalistik. Part 1, Volume 12. Leiden: E.J. Brill.
Maidir Harun & Firdaus, Sejarah Peradaban Islam, (Padang: IAIN IB Press, 2001)
Michael Maas, The Cambridge Companion to the Age of Justinian, Cambridge University Press, 2005
Mehdi Nakosteen, Kontribusi Islam atas Dunia Intelektual Barat, Jakarta :Risalah Gusti
Merrilis,Andy (2004), Vandals,Roman & Berber, Understanding Late antique north Africa, ashgate
Philip K. Hitti, History of The Arabs, Jakarta : PT Serambi Ilmu Semesta
S. M. Imaduddin, Muslim Spain: 711-1492 A.D,Leiden : EJ Brill
Syamsul Munir Amin, Sejarah Peradaban Islam, Jakarta: Hamzah, 2000
Thomas Hogdkins, Italy and Her Invaders, second edition (Oxford, 1892)
Ulick Ralph Burke (2008), A History of Spain from the Earliest Times to the Death of Ferdinand the Catholic, Lightning Source Incorporated
W. Montgomery Watt (1990), Kejayaan Islam: Kajian kritis dari tokoh orientalis,Yogyakartra : Tiara wacana
William Presscott. History of the Reign of Philip the Second : King of Spain, Kessinger Publishing, 2004
Wilson, Andrew (2007): "The Metal Supply of the Roman Empire.Supplying Rome and the Roman Empire, Journal of Roman Archaeology, supplement 69, hlm. 109–125
[1] Ulick Ralph Burke (2008), A History of Spain from the Earliest Times to the Death of Ferdinand the Catholic, Lightning Source Incorporated,hlm.14
[2] Wilson, Andrew (2007): "The Metal Supply of the Roman Empire.Supplying Rome and the Roman Empire, Journal of Roman Archaeology, supplement 69, hlm. 109–125
[3] John Hines, Karen Høilund Nielsen, Frank Siegmund, The pace of change: studies in early-medieval chronology, Oxbow Books, 1999, hlm. 93
[4] Thomas Hogdkins, Italy and Her Invaders, second edition (Oxford, 1892), vol. 2 hlm. 244-249
[5] Heather and Matthews, Goths in the Fourth Century,Liverpool : Liverpool University Press,hlm.143
[6] Merrilis,Andy (2004), Vandals,Roman & Berber,  Understanding Lante antique north Africa, ashgate,hlm.3-28
[7] Bossong, Georg. 2002. Der Name Al-Andalus: Neue Überlegungen zu einem alten Problem. In David Restle and Dietmar Zaefferer, eds, Sounds and systems: studies in structure and change. A festschrift for Theo Vennemann. Berlin: Mouton de Gruyter. pp. 149–164. (In German)
[8] Michael Maas, The Cambridge Companion to the Age of Justinian, Cambridge University Press, 2005,hlm.28
[9] S. M. Imaduddin, Muslim Spain: 711-1492 A.D,Leiden : EJ Brill, hlm. 13
[10]Mahmudunnasir, Islam Its Concept & History, (New Delhi: Kitab Bravan, 1981), hlm. 214

[11] A. Syalabi, Mausu’ah al-Tarikh al-Islami wa al-Islamiyah,  Maktabah al-Mishriyah,  1979), hlm. 154
[12] Badri Yatim, Sejarah Peradaban Islam, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2000, Cet. 11, hlm. 88.
[13] Philip K. Hitti, History of The Arabs, PT Serambi Ilmu Semesta Jakarta, hlm. 493-494
[14] Chejne, Anwar G, 1974, Muslim Spain: Its History and Culture, Menneapolis, The
University of Minnesota Press.hlm.8
[15] Watt, Montgomery dan Cachia, Pierre, 1992, A History Islamic Spain, Edinburgh
University Press,hlm.15
[16] Harun Nasution, Islam Ditinjau Dari Berbagai Aspeknya, Jilid I, Jakarta: UI Press, 1985, Cet. 5, hlm. 62
[17] Hamka, Sejarah Umat Islam, (Bukittinggi : Nusantara, t.th), cet. 3, hlm. 284
[18] Badri Yatim, Sejarah Peradaban Islam, Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2000, Cet. 11., h. 94
[19] David Wessenstein, Politics and Society in Islami Spain: 1002-1086, (New Jersey: Princeton University Press, 1985), hlm. 15-16
[20] Maidir Harun/Firdaus, Sejarah Peradaban Islam I, (Padang : IAIN Press, 2001) h. 109-110)
[21] Philip K. Hitti, History of The Arabs, PT Serambi Ilmu Semesta Jakarta, hlm. 502)
[22] Ahmad Syalabi, Mausu’ah al-Tarikh al-Islami wa al-Hadharah al-Islamiyah, jilid 4, (Kairo: Maktabah al-Mishriyah,  1979), hlm. 41-50
[23] Jurji Zaidan,   Tarikh al-Tamaddun al-Islami, juz III. (Kairo: Dara l-Hilal, tt),hlm.200
[24] Bernard F. Reilly, The Medieval Spains ,Cambridge: Cambridge University Press, 1993), hlm.84.
[25]Hamka, Sejarah Umat Islam, (Bukittinggi : Nusantara, t.th), cet. 3,hlm. 288
[26]Philip K. Hitti, History of The Arabs, PT Serambi Ilmu Semesta Jakarta, hlm.506
[27] W. Montgomery Watt (1990), Kejayaan Islam: Kajian kritis dari tokoh orientalis,Yogyakartra : Tiara wacana,hlm.217-218
[28] http://www.zum.de/whkmla/region/spain/taifas.html
[29] Maidir Harun & Firdaus, Sejarah Peradaban Islam, (Padang: IAIN IB Press, 2001) hlm. 114
[30] Ensiklopedi Tematis Dunia Islam, Khilafah, Jakarta : PT. Icktiar Baru Van Hoeve, 2002, hlm. 201
[31] Glick, Thomas F (2005). Islamic And Christian Spain in the Early Middle Ages. Leiden : Ej Brill,hlm.37
[32] C.E. Bosworth, Dinasti-Dinasti Islam, Bandung:  Penerbit Mizan, 1993, hlm. 50
[33] Syamsul Munir Amin, Sejarah Peradaban Islam, Jakarta: HAmzah, 200), hlm.268
[34] Choirul Rofiq, Sejarah Peradaban Islam Dari Masa Klasik Hingga Modern .Ponorogo: STAIN Ponorogo Pres, 2009), hlm.200
[35] Ensiklopedi Tematis Dunia Islam, Khilafah, Jakarta : PT. Icktiar Baru Van Hoeve, 2002. Hlm. 206
[36]C.E. Bosworth, Dinasti-Dinasti Islam, Bandung:  Penerbit Mizan, 1993. Hlm.52
[37] Philip K. Hitti, History of The Arabs, PT Serambi Ilmu Semesta Jakarta, hlm.531-534
[38] Ensiklopedi Tematis Dunia Islam, Khilafah, Jakarta : PT. Icktiar Baru Van Hoeve, 2002,hlm. 212
[39] Makki, Mahmoud (1992). "The Political History of Al-Andalus". In Jayyusi, Salma Khadra. The Legacy of Muslim Spain. Handbuch der Orientalistik. Part 1, Volume 12. Leiden: E.J. Brill. Hlm.77
[40] William Presscott. History of the Reign of Philip the Second : King of Spain, Kessinger Publishing, 2004,hlm.196
[41] Mehdi Nakosteen, Kontribusi Islam atas Dunia Intelektual Barat, Risalah Gusti hlm. 243
[42] Ali Audah, Dari Khazanah Dunia Islam, Jakarta: Pustaka Firdaus, 1999,hlm.220
[43]  Gill, John (2008). Andalucia: A Cultural History. Oxford University Press. hlm. 81
[44] Lapidus, Ira M. (2002). Sejarah SOsial Uma Islam. Cambridge University Press. p. 311.
[45] Ibid,hlm.593
[46]http://www.castelodafantasia.net/2006b/mix4.html 

Popular posts from this blog

Bacaan Dewasa "FAKTA KEHIDUPAN SEKSUAL REMAJA JEPANG"

http://massandry.blogspot.com Inilah beberapa alasan Negeri Sakura itu melegalkan JAV Sex di Jepang sudah bukan hal yang tabu bagi kita, apalagi budaya sex yang bisa terbilang ekstrem di tengah-tengah bangsa yang menjunjung tinggi kesopanan ini. Siapa sih yang tidak tahu kalau bangsa Jepang terkenal sopan? Namun tak sedikit pula yang tahu budaya sex Jepang yang ekstrim.
Berikut kisahnya: 
1. Di salah satu kuil di Tokyo, ada sebuah gerbang merah yang jadi simbol sakral penduduk disana. Ternyata, di arena setelah kita melewati gerbang merah tersebut adalah area ritual bagi perempuan disana yang ingin melepas keperawanannya. 

2. Tahu shinkansen? Di kereta api super cepat ini ternyata tersedia gerbong khusus buat perempuan. Di gerbong ini, perempuan diberikan kebebasan untuk ngapain tanpa harus keganggu ama cowo- cowo yang ada disana. Konon kabarnya cowo Jepang sering ngelakuin tindakan asusila di kereta api. (bahkan beberapa syuting film porno memakai latar belakang kereta api sinkansen …

Bacaan Ringan "PROFIL LENGKAP WARKOP DKI "

http://massandry.blogspot.com
PROFIL: WAHYU SARDONO (DONO - WARKOP)
Drs. H. Wahjoe Sardono lebih dikenal dengan Dono Warkop lahir di Solo 30 September 1951 adalah aktor dan pelawak Indonesia yang bertinggi badan 167 cm serta beragama Islam. Ia juga dikenal sebagai aktor pada akhir 1970-an, tahun 1980-an dan era 1990-an. Dono meninggal pada 30 Desember 2001 akibat Kanker Paru-Paru.
Pendidikan:  Fakultas Ilmu Sosial - Jurusan Sosiologi, Universitas Indonesia 
Karir: Penyiar Radio Prambors (1974-1980)  Asisten Dosen Jurusan Sosiologi – Fakultas Ilmu Sosial UI (1974- 1980)  Dosen Jurusan Sosiologi – Fakultas Ilmu Sosial UI 
Alamat Rumah: Jalan Pulo Asem Utara 13/18, Jakarta Timur. 

Kabut tebal menyelimuti dunia perlawakan Indonesia. Ahad dini hari 30 Desember 2001 sekitar pukul 00.50 WIB, Drs H.Wahyu Sardono alias Dono Warkop, menghembus napas terakhirnya di kamar no 11 Paviliun Ignatius rumah sakit St Carollus Salemba Jakarta Pusat. Dia meninggal dengan tenang, disamping sahabatnya, Indr…

Bacaan Ringan "SABUNG AYAM MAULANA HASANUDDIN vs PRABU PUCUK UMUN"

http://massandry.blogspot.com Setelah kedua belah pihak telah bersepakat, dan telah menyiapkan ayam yang akan disabungkan, maka di hari itu, pada 11 Rabiul Awal tahun 888 Hijriah, orang-orang dari istana Pakuan Banten Girang dan para adjar dan pandita di Gunung Pulosari telah berkumpul untuk menyaksikan pertandingan sabung ayam antara Maulana Hasanuddin dan Ragamulya Surya Kencana alias Prabu Pucuk Umun. Saat itu, ayam keduanya saling mematuk, menghantam, mencabik, atau sesekali menghindari serangan lawannya, sebelum saling menyerang satu sama lain, yang diiringi oleh sorak-sorai para pendukung Maulana Hasanuddin dan Ragamulya Surya Kencana secara bergantian atau pun bersamaan.
Saat itu, semua yang hadir dan menyaksikan adu tanding kesumat itu merasa takjub dan heran ketika kedua ayam yang sama gagah dan perkasanya belum menandakan ada yang akan kalah di tengah arena. Bila ayam yang satu terpantik atau terjangkar oleh ayam yang lainnya, maka para pendukungnya akan bersorak gembira, da…