Skip to main content

Bacaan Ringan "LIMA GLADIATOR TERHEBAT SEJAK JAMAN ROMAWI"

http://massandry.blogspot.com
Zaman Romawi Kuno gladiator merupakan dambaan para lelaki pecandu olahraga adrenalin dan ketangkasan, bahkan popularitas para atletnya popular di hampir seluruh penjuru Eropa (terutama koloni Roma). Meskipun para gladiator sebelumnya adalah budak belian, namun ketika beraksi dan berhasil menundukkan lawan termasuk singa di arena Colosseum mereka akan mendapatkan popularitas di berbagai kalangan masyarakat bahkan pejabat pemerintah. Berikut old.uniknya.com 5 gladiator terkenal di zaman Romawi Kuno:

1. Spartacus
Spartacus adalah salah satu gladiator yang popular di dalam sejarah Romawi Kuno. Sebelumnya ia adalah seorang prajurit Thracia yang tertangkap dan dijadikan budak belian. Bakatnya ditemukan oleh Lentulus Batiatus dari Capua yang kemudian menjadikan Spartacus untuk menjadi budaknya. Lentulus kemudian menjadikan Spartacus menjadi gladiator, namun ia tidak lama menikmati kehebatan budak gladiatornya tersebut. Pada abad 73 SM Spartacus bersama tujuh rekan gladiator melakukan pemberontakan terhadap Batiatus. Spartacus beserta rekannya membunuh Batiatus di sebuah tempat dekat Gunung Vesuvius, dan membebaskan budak-budak belian lainnya.

Namun persiapan untuk menghadapi pemberontakan Spartacus telah dipersiapkan oleh pemerintah Roma pada abad 72 SM, mereka merekrut budak belian baru untuk dijadikan gladiator baru. Mereka dilatih dengan sungguh-sungguh untuk mempersiapkan Perang Servilla III, dengan jumlahnya yang luar biasa 70.000 gladiator baru.  Ribuan gladiator baru tersebut lalu diperintahkan untuk menangkap dan mengalahkan pasukan yang dipimpin oleh Spartacus. Pasukan yang dipimpin oleh Marcus Licinius Crassus bersama 50.000 tentara Romawi yang terlatih akhirnya berhasil mengalahkan pasukan sekaligus membunuh Spartacus di wilayah selatan Italia.

2. Commodus
Sosok Kaisar Commodus menjadi popular ketika diperankan oleh Joaquin Phoenix dalam film Gladiator (2000). Commodus merupakan salah seorang kaisar yang sangat menikmati pertarungan gladiator, bahkan ia kerap mengikuti pertarungan sengit di Colosseum. Ia menganggap dirinya adalah Hercules –pahlawan dalam mitologi Yunani. Commodus dikenal sebagai seorang petarung (gladiator) yang mempersenjatai dirinya dengan pedang kayu dan kerap kali membunuh binatang liar dirantai tak berdaya dan terluka.

Meskipun ia seorang kaisar namun tidak banyak orang-orang Romawi yang mendukungnya. Keunikanya di arena pertempuran membuatnya tidak dihormati demikian pula dengan kemenangannya yang mudah diprediksi. Bahkan suatu saat pernah ia membunuh orang Roma yang cacat di arena gladiator. Commodus yang dikenal sebagai narsistis pun akhirnya terbunuh pada 192 SM.

3.Commodus
Flamma merupakan budak berdarah Siria, ia meninggal di usia 30 tahun. Setelah 34 kali bertarung, 21 di antara ia memperoleh kemenangan, 9 kali seri, 4 kali kala. Flamma pun tercatat sebagai seorang gladiator yang empat kali diberi kesempatan memperoleh rudis (pedang kayu) dalam empat kali pertarungan, namun ia tidak mengambil kesempatan itu dan tetap bertarung. Rudis diberikan oleh pemilik sebagai tanda kebebesan seorang budak gladiator.

4. Crixus
Crixus adalah seorang gladiator berdarah Gallia yang memperoleh kesuksesan di arena gladiaor. Crixus pun menjadi seorang Lanista yakni seorang pemilik dan pelatih di sebuah akademi gladiator. Ia pun pernah membantu kerajaan Roma untuk menumpas para budak yang memberontak. Namun ketika berniat untuk memisahkan pasukannya dari pasukan utama Roma, dan bergerak menuju selatan Italia, Legiun Romawi mengira Crixus dan pasukannya membelot dan mereka berperang.

5. Carpophorus
Ketika para gladiator sebelumnya dikenal tangkas dalam melakukan pertarungan tangan dan senjata antar sesama gladiator, Capophorus dikenal dengan keahlianya menghadapi dan membunuh binatang liar. Di arena Amphitheatre ia pernah mengalahkan beruang, singa, dan macan dalam sebuah pertarungan tunggal. Di pertarungan lainnya ia pernah membunuh badak hanya dengan menggunakan tombak. Secara kesuluruhan diperkirakan ia telah membunuh 20 hewan liar dalam satu hari. Meskipun ia adalah seorang gladiator yang bernyali besar namun kariernya tidak berlangsung lama.(**)

Sumber: listverse.com, old.uniknya.com, April 2013.

Popular posts from this blog

Bacaan Dewasa "FAKTA KEHIDUPAN SEKSUAL REMAJA JEPANG"

http://massandry.blogspot.com Inilah beberapa alasan Negeri Sakura itu melegalkan JAV Sex di Jepang sudah bukan hal yang tabu bagi kita, apalagi budaya sex yang bisa terbilang ekstrem di tengah-tengah bangsa yang menjunjung tinggi kesopanan ini. Siapa sih yang tidak tahu kalau bangsa Jepang terkenal sopan? Namun tak sedikit pula yang tahu budaya sex Jepang yang ekstrim.
Berikut kisahnya: 
1. Di salah satu kuil di Tokyo, ada sebuah gerbang merah yang jadi simbol sakral penduduk disana. Ternyata, di arena setelah kita melewati gerbang merah tersebut adalah area ritual bagi perempuan disana yang ingin melepas keperawanannya. 

2. Tahu shinkansen? Di kereta api super cepat ini ternyata tersedia gerbong khusus buat perempuan. Di gerbong ini, perempuan diberikan kebebasan untuk ngapain tanpa harus keganggu ama cowo- cowo yang ada disana. Konon kabarnya cowo Jepang sering ngelakuin tindakan asusila di kereta api. (bahkan beberapa syuting film porno memakai latar belakang kereta api sinkansen …

Bacaan Ringan "PROFIL LENGKAP WARKOP DKI "

http://massandry.blogspot.com
PROFIL: WAHYU SARDONO (DONO - WARKOP)
Drs. H. Wahjoe Sardono lebih dikenal dengan Dono Warkop lahir di Solo 30 September 1951 adalah aktor dan pelawak Indonesia yang bertinggi badan 167 cm serta beragama Islam. Ia juga dikenal sebagai aktor pada akhir 1970-an, tahun 1980-an dan era 1990-an. Dono meninggal pada 30 Desember 2001 akibat Kanker Paru-Paru.
Pendidikan:  Fakultas Ilmu Sosial - Jurusan Sosiologi, Universitas Indonesia 
Karir: Penyiar Radio Prambors (1974-1980)  Asisten Dosen Jurusan Sosiologi – Fakultas Ilmu Sosial UI (1974- 1980)  Dosen Jurusan Sosiologi – Fakultas Ilmu Sosial UI 
Alamat Rumah: Jalan Pulo Asem Utara 13/18, Jakarta Timur. 

Kabut tebal menyelimuti dunia perlawakan Indonesia. Ahad dini hari 30 Desember 2001 sekitar pukul 00.50 WIB, Drs H.Wahyu Sardono alias Dono Warkop, menghembus napas terakhirnya di kamar no 11 Paviliun Ignatius rumah sakit St Carollus Salemba Jakarta Pusat. Dia meninggal dengan tenang, disamping sahabatnya, Indr…

Bacaan Ringan "SABUNG AYAM MAULANA HASANUDDIN vs PRABU PUCUK UMUN"

http://massandry.blogspot.com Setelah kedua belah pihak telah bersepakat, dan telah menyiapkan ayam yang akan disabungkan, maka di hari itu, pada 11 Rabiul Awal tahun 888 Hijriah, orang-orang dari istana Pakuan Banten Girang dan para adjar dan pandita di Gunung Pulosari telah berkumpul untuk menyaksikan pertandingan sabung ayam antara Maulana Hasanuddin dan Ragamulya Surya Kencana alias Prabu Pucuk Umun. Saat itu, ayam keduanya saling mematuk, menghantam, mencabik, atau sesekali menghindari serangan lawannya, sebelum saling menyerang satu sama lain, yang diiringi oleh sorak-sorai para pendukung Maulana Hasanuddin dan Ragamulya Surya Kencana secara bergantian atau pun bersamaan.
Saat itu, semua yang hadir dan menyaksikan adu tanding kesumat itu merasa takjub dan heran ketika kedua ayam yang sama gagah dan perkasanya belum menandakan ada yang akan kalah di tengah arena. Bila ayam yang satu terpantik atau terjangkar oleh ayam yang lainnya, maka para pendukungnya akan bersorak gembira, da…