Skip to main content

Fakta Dunia "GENGHIS KHAN - KHAGAN OF THE MONGOL EMPIRES - PART 6"

http://massandry.blogspot.com
Georgia and Volga Bulgaria
Setelah kekalahan Khwarezmian di 1220, Genghis Khan mengumpulkan pasukannya di Persia dan Armenia untuk kembali ke dataran Mongol. Dibawah gagasan Subutai, tentara Mongol dibagi menjadi dua kelompok. Genghis Khan memimpin pasukan utamanya untuk menyerang melalui Afghanistan dan utara India menuju Mongolia, sementara kontingen lain terdiri dari 20,000 (2 Tumen) prajurit melaju melaluk pegunungan Kaukasus dan menuju Rusia dibawah jendral Jebe dan Subutai. Mereka merangsek masuk menuju Armeni dan Azerbaijan. 

Tentara Mongol menghancurkan Georgia, memberangus benteng perdagangan Genoa Kaffa di Crimea dan menghabiskan musim dingin di dekat Laut hitam. Dalam perjalanan kembali pasukan Subutai menyerang Kipchaks dan di lawan oleh pasukan sekutu yang terdiri dari 80,000 pasukan Kievan yang tidak terkoordinasi dengan baik dipimpin oleh Mstislav sang pemberani dari Halych dan Mstilav III dari Kiev yang melaju untuk menghentikan tindak tanduk pasukan Mongol di daerah itu. Subutai mengirim utusan ke pangeran Slavic itu untuk perdamaian, tapi utusan2x tersebut dibunuh. Pada pertempuran di sungai Kalka pada 1223, 

Pasukan Subutai menghancurkan tentara Kievan yang lebih banyak, meski kalah pada pertempuran Samara melawan negara tetangga Volga Bulgars. Pangeran2x Rusia meminta perdamaian. Subutai setuju namun tidak ingin memafkan para pangeran tersebut. Dan sebagaimana berlaku di lingkungan Mongol, Para pangeran Rusia diberikan kematian tanpa darah. Subutai merancang kayu besar sementara ia makan dengan anak buahnya. Keenam pangeran Rusia, termasuk Mstislav III dari Kiev, diletakkan dibawahnya dan digilas sampai mati.

Pasukan Mongol mempelajari dari para tawanan bahwa terdapat ladang hijau yang luas setelah wilayah Bulgar, yang memungkinkan untuk penaklukan Hungaria dan Eropa. Genghis Khan memanggil kembali Subutai ke Mongol setelah itu, dan Jebe meninggal pada perjalanan kembali ke Samarkand. Ekspedisi Pasukan Kavaleri Subutai dan Jebe, dimana mereka mengitari laut Kaspia mengalahkan semua pasukan yang ada di jalur mereka, kecuali Volga Bulgars, tetap merupakan yang tak terkalahkan hingga hari ini, dan berita kemenangan Mongol mulai menyebar ke negara2x lain, terutama Eropa. Dua operasi ini dihubungkan sebagai pengintaian untuk memperoleh situasi dan budaya pada tempat2x tersebut. Pada 1225 kedua divisi kembali ke Mongol. Invasi ini menabahkan Transoxiana dan Persia menjadi kerajaan yang tangguh sambil menghancurkan semua perlawanan di sepanjang jalan mereka. Nantinya dibawah cucuk Genghis Khan, Batu dan Pasukan Emas, Mongol kembali untuk menaklukan Volga Bulgaria dan Kievan Rus pada 1237, menyelesaikan operasi pada 1240.

Western Xia and Jin Dynasty
Kaisar pengikut Mongol dari Tanguts (Xia Barat) yang menolak untuk mengambil bagian dalam perang melawan Kekaisaran Khwarezmid setelah Genghis Khan dan pasukan utama menuju Kekaisaran Kharezmian. Ditambah Xia Barat dan Dinasti Jin yang pernah dikalahkan membuat koalisi untuk melawan Mongol, mengandalkan operasi melawan Khwarezmi untuk menyerap kemampuan Mongol untuk memberi respond secara efektif.

Pada 1226, sekembalinya dari barat, Genghis Khan memulai serangan balasan atas Tanguts. Tentaranya dengan cepat menaklukan Heisui, Ganzhou dan Suzhou (Bukan Suzhou di Provinsi Jiangsu), dan pada musim gugur dia merebut Xiliang-fu. Salah satu Jendral Tangut menantang pasukan Mongol dekat Helanshan, tapi dengan mudah dikalahkan. Pada November, Genghis mengepung kota Tangut Lingzhou, dan menyeberangi Sungai Kuning, mengalahkan bala bantuan Tangut. Menurut legenda, disinilah Genghis Khan melihat susunan lima bintang di langit, yang diintepretasikan sebagai tanda akan kemenangannya.

Pada 1227, Tentara Genghis Khan menyerang dan menghancurkan ibukota Tangut Ning Hia, dan terus maju, menaklukan Lintiao-fu, Provinsi Xining, Xindu-fu, dan Provinsi Deshun dengan cepat pada Musim Semi. Di Deshun, Jendral Tangut Ma Jianlong melakukan perlawanan sengit dan memimpin sendiri serangan2x menghadapi pasukan Mongol di luar gerbang. Ma Jianlong kemudian tewas dari panah yang mengenainya waktu pertarungan. Genghis Khan, setelah menguasai Deshun, pergi ke Liupanshan (Daerah Qingshui, Provinsi Gansu) untuk berlindung dari sengatan musim panas. Kaisar Tangut yang baru dengan cepat menyerah pada pasukan Mongol, dan seluruh Tangut menyerah kemudian. Tidak senang dengan penghianatan dan perlawanan mereka, Genghis Khan memerintahkan seluruh keluarga kerajaan dihukum mati mengakhiri Garis darah Tangut.

Hak waris
Topik mengenai ahli Genghis Khan sudah menjadi sebuah perdebatan sewaktu Genghis Khan berkuasa karena dia telah lanjut usia. Juga mengenai asal usul mengenai anak sulung Genghis Jochi yang telah menjadi topik utama di belakang layar, yang menjadi pertimbangan karena Jochi merupakan anak tertua diantara saudaranya. 

Sesuai nilai sejarah tradisional, Isu mengenai asal usul Jochi diusarakan dengan kuat oleh Chagatai. Pada Sejarah Rahasia bangsa Mongol, sebelum penyerangan ke Kekaisaran Khwarezmid oleh Genghis Khan, Chagatai menyuarakan dihadapan ayah dan kakaknya bahwa ia tidak akan menerima Jochi sebagai penerus Genghis Khan. Sebagai tindakan atas hal ini, Ögedei lah yang dipilih sebagai penerus.

Mongol "Great Khans" coin, minted at Balk, Afghanistan, AH 618, 1221 CE.
Jochi meninggal pada 1226, ketika masa hidup ayahnya. Beberapa sejarahwan, terutama Ratchnevsky, mengkomentari kemungkinan mengenai Jochi dibunuh dengan diracun atas perintah Genghis Khan. Rashid al-Din melaporkan bahwa Khan yang agung memanggil anak2xnya pada musim semi 1223, dan ketika adik2xnya mematuhi perintah, Jochi tetap tinggak di Khorasan. Juzjani menyuarakan bahwa perselisihan terjadi ketika Jochi dan adik2x bertengkar mengenai Pengepungan Urgench. 

Jochi berusaha menyelamatkan Urgench dari kehancuran, karena wilayah itu telah diberikan padanya. Dia menyelesaikan ceritanya dengan perkataan dari Jochi: "Genghis Khan sudah gila karena membantai begitu banyak orang dan menghancurkan bermacam2x daerah. Aku akan melakukan hal yang hebat bila aku membunuh ayahku ketika dia berburu, membuat aliansi dengan Sultan Muhammad, membawa kehidupan bagi lahan ini dan memberikan bantuan dan dukungan untuk para Muslim." Juzjani mengemukakan bahwa kata2x ini terdengar oleh Genghis Khan yang memerintahkan anaknya diracuni; namun, karena Sultan Muhammad telah meninggal pada 1223, keakuratan kisah ini dipertanyakan. Genghis Khan tahu atas gesekan antara anak2xnya (Terutama antara Chagatai dan Jochi) dan khawatir kalau konflik akan terjadi antara mereka ketika ia mati dan dengan demikian ia memutuskan membagi wilayah kerajaannya untuk anak2xnya dan membuat mereka semua Khan dengan berbagai kewenangan dengan menunjuk anak2xnya sebagai penerus. Chagatai diperhitungkan tidak stabil karena karena sikap dan kebiasaannya dan juga kata2xnya bahwa dia tidak akan mengikuti Jochi kalau dia menjadi pemimpin. Tolui, anak termuda Genghis Khan jelas bukan pilihan utama karena dia adalah yang termuda dan pada adat Mongol, yang termuda tidak diberikan tanggung jawab besar karena umur mereka. Jika Jochi menjadi penerus, kemungkinan Chagatai akan berperang dengannya akan terjadi dan Kekaisaran Mongol takkan bertahan lama. Karena itu Genghis Khan memberikan tahtanya pada Ogedei. Ogedei telah terlihat oleh Genghis Khan sebagai seorang yang dapat diandalkan dan stabil juga rendah hati membuat ia kandidat yang netral yang mungkin dapat meredakan situasi antara saudaranya.

Popular posts from this blog

Bacaan Dewasa "FAKTA KEHIDUPAN SEKSUAL REMAJA JEPANG"

http://massandry.blogspot.com Inilah beberapa alasan Negeri Sakura itu melegalkan JAV Sex di Jepang sudah bukan hal yang tabu bagi kita, apalagi budaya sex yang bisa terbilang ekstrem di tengah-tengah bangsa yang menjunjung tinggi kesopanan ini. Siapa sih yang tidak tahu kalau bangsa Jepang terkenal sopan? Namun tak sedikit pula yang tahu budaya sex Jepang yang ekstrim.
Berikut kisahnya: 
1. Di salah satu kuil di Tokyo, ada sebuah gerbang merah yang jadi simbol sakral penduduk disana. Ternyata, di arena setelah kita melewati gerbang merah tersebut adalah area ritual bagi perempuan disana yang ingin melepas keperawanannya. 

2. Tahu shinkansen? Di kereta api super cepat ini ternyata tersedia gerbong khusus buat perempuan. Di gerbong ini, perempuan diberikan kebebasan untuk ngapain tanpa harus keganggu ama cowo- cowo yang ada disana. Konon kabarnya cowo Jepang sering ngelakuin tindakan asusila di kereta api. (bahkan beberapa syuting film porno memakai latar belakang kereta api sinkansen …

Bacaan Ringan "PROFIL LENGKAP WARKOP DKI "

http://massandry.blogspot.com
PROFIL: WAHYU SARDONO (DONO - WARKOP)
Drs. H. Wahjoe Sardono lebih dikenal dengan Dono Warkop lahir di Solo 30 September 1951 adalah aktor dan pelawak Indonesia yang bertinggi badan 167 cm serta beragama Islam. Ia juga dikenal sebagai aktor pada akhir 1970-an, tahun 1980-an dan era 1990-an. Dono meninggal pada 30 Desember 2001 akibat Kanker Paru-Paru.
Pendidikan:  Fakultas Ilmu Sosial - Jurusan Sosiologi, Universitas Indonesia 
Karir: Penyiar Radio Prambors (1974-1980)  Asisten Dosen Jurusan Sosiologi – Fakultas Ilmu Sosial UI (1974- 1980)  Dosen Jurusan Sosiologi – Fakultas Ilmu Sosial UI 
Alamat Rumah: Jalan Pulo Asem Utara 13/18, Jakarta Timur. 

Kabut tebal menyelimuti dunia perlawakan Indonesia. Ahad dini hari 30 Desember 2001 sekitar pukul 00.50 WIB, Drs H.Wahyu Sardono alias Dono Warkop, menghembus napas terakhirnya di kamar no 11 Paviliun Ignatius rumah sakit St Carollus Salemba Jakarta Pusat. Dia meninggal dengan tenang, disamping sahabatnya, Indr…

Bacaan Ringan "SABUNG AYAM MAULANA HASANUDDIN vs PRABU PUCUK UMUN"

http://massandry.blogspot.com Setelah kedua belah pihak telah bersepakat, dan telah menyiapkan ayam yang akan disabungkan, maka di hari itu, pada 11 Rabiul Awal tahun 888 Hijriah, orang-orang dari istana Pakuan Banten Girang dan para adjar dan pandita di Gunung Pulosari telah berkumpul untuk menyaksikan pertandingan sabung ayam antara Maulana Hasanuddin dan Ragamulya Surya Kencana alias Prabu Pucuk Umun. Saat itu, ayam keduanya saling mematuk, menghantam, mencabik, atau sesekali menghindari serangan lawannya, sebelum saling menyerang satu sama lain, yang diiringi oleh sorak-sorai para pendukung Maulana Hasanuddin dan Ragamulya Surya Kencana secara bergantian atau pun bersamaan.
Saat itu, semua yang hadir dan menyaksikan adu tanding kesumat itu merasa takjub dan heran ketika kedua ayam yang sama gagah dan perkasanya belum menandakan ada yang akan kalah di tengah arena. Bila ayam yang satu terpantik atau terjangkar oleh ayam yang lainnya, maka para pendukungnya akan bersorak gembira, da…