Monday, March 30, 2015

Fakta Dunia "GENGHIS KHAN - KHAGAN OF THE MONGOL EMPIRES - PART 3"

http://massandry.blogspot.com
Genghis Khan proclaimed Khagan of all Mongols.
Anak Toghrul (Wang Khan), Senggum cemburu akan bertambah kuatnya Temüjin, dan persahabatannya dengan ayahnya. Dia diduga merencanakan pembunuhan Temüjin. Toghrul, meski telah beberapa kali diselamatkan oleh Temüjin, akhirnya takluk kepada anaknya dan menjadi tak bersahabat dengan Temüjin. Temüjin yang mengetahui niat Senggum dan akhirnya mengalahkannya. Salah satu penyebab perpecahan antara Toghrul dan Temüjin adalah penolakkan Toghrul untuk memberikan putrinya sebagai mempelai untuk Jochi, anak tertua dari Temüjin, sebuah tanda ketidak hormatan pada budaya Mongol. 

Perbuatan ini memicu perpecahan antara kedua pihak, dan merupakan pembukaan dari perang. Toghrul bersekutu dengan Jamuka, yang sudah merupakan lawan dari pasukan Temüjin; namun perpecahan dari dalam antara Toghrul dan Jamuka, ditambah pembelotan beberapa sekutu mereka kepada Temüjin, menyebabkan kekalahan Toghrul. Jamuka melarikan diri ketika pertarungan terjadi. Kekalahan ini merupakan katalis kejatuhan dan tercerai berainya suku Kerait.

Genghis Khan in traditional Mongolian writing
Ancaman berikutnya untuk Temüjin datang dari Naimans (Mongol Naiman), dimana Jamuka dan pengikutnya telah meminta perlindungan. Suku Naimans tidak menyerah, meski beberapa bagian secara suka rela berpihak dengan Temüjin. Pada 1201, seorang kurultai (Petinggi) mengumumkan Jamuka sebagai Gur Khan, "pemimpin universal", sebuah sebutan yang digunakan sebagai pemimpin dari Kara-Khitan Khanate. Asumsi Jamuka atas sebutan ini adalah batas terakhir dari perpecahan dengan Temüjin, dan Jamuka membuat sebuah kolisi dari suku2x untuk melawan Temüjin. Sebelum konlik, beberapa Jendral meninggalkan Jamuka, termasuk Subutai, adik dari Jelme yang terkenal. Setelah beberapa pertarungan, Jamuka akhirnya diserahkan oleh orangnya sendiri kepada Temüjin pada 1206.

Menurut Sejarah rahasia Mongol, Temüjin kembali menawarkan persahabatan dengan Jamuka, memintanya untuk kembali ke sisinya. Temüjin telah membunuh orang yang menyerahkan Jamuka, mengemukakan bahwa dia tidak ingin orang2x yang tidak loyal dalam tentaranya. Jamuka menolak tawaran ini, mengatakan bahwa hanya bisa ada satu Matahari di langit, dan ia menginginkan Kematian mulia. Tradisi untuk mati tanpa menumpahkan darah, dengan cara mematahkan tulang punggung. Jamuka meminta kematian ini, meski pada masa lalu Jamuka telah terkenal sering merebus hidup2x Jendral2x lawannya. Sisa suku Merkit yang bersekutu dengan 

Naiman dikalahkan oleh Subutai, yang telah menjadi seorang anggota pengawal pribadi Temüjin dan nantinya menjadi salah satu Komandan perang Genghis Khan yang sukses. Kekalahan Naiman meninggalkan Genghis Khan sebagai satu2xnya pemimpin di dataran Mongol, yang berarti seluruh konfederasi telah jatuh dan/atau bersatu didalam Konfederasi Mongol Genghis Khan.

Kisah hidup Genghis Khan ditandai dengan beberapa seri penghianatan dan konspirasi. Termasuk juga perpecahan antara dirinya dengan sekutu awalnya seperti Jamuka (yang juga ingin menjadi pemimpin Mongol) dan Wang Khan (Sekutu dia dan ayahnya), anaknya Jochi, dan juga dengan pendeta penting yang mencoba menghasut saudaranya Qasar yang melayani Genghis Khan dengan loyal. Strategi militernya menunjukkan keinginan yang sangat kuat dalam mengumpulkan informasi dan mengerti motivasi lawan2xnya seperti ditunjukkan dengan jaringan mata2xnya yang luas dan juga rute sistem Yam (Sebuah sistem rute pasokan untuk pembawa pesan yang digunakan secara luas dan diperluas oleh Genghis Khan dan juga Khan yang lainnya. Sebuah pos digunakan untuk memberi makanan, perlindungan dan juga kuda segar untuk pembawa pesan tentara mongol. Genghis Khan memberi perhatian khusus untuk Yam karena tentara Mongol terkenal dapat bergerak dengan sangat cepat, maka pembawa pesan mereka harus lebih cepat lagi, menutupi wilayah 200 - 300 km sehari. Ini digunakan untuk mempercepat proses informasi dan intel). Selain itu Genghis Khan juga merupakan seorang yang sangat cepat belajar, mengadopsi teknologi dan ide2x yang ia temui, seperti Taktik pengepungan benteng dari bangsa Cina.

Sebagai hasilnya pada 1206 Temüjin telah mempersatukan atau menaklukan Suku Merkits, Naimans, Mongols, Keraits, Tatars, Uyghurs dan juga suku2x kecil lainnya dalam pemerintahannya. Merupakan pencapaian yang monumental untuk Bangsa "Mongols". Pada sebuah pertemuan Kurultai (dewan politik militer mongol kuno), dia diakui sebagai "Khan" (Great ruler/Yang Agung) dari suku2x yang bersatu dan mengambil julukan baru "Genghis Khan". Pangkat Khagan tidak diberikan pada Genghis sampai setelah kematiannya, setelah anak dan penerusnya, Ögedei mengambil gelar tersebut untuk dirinya dan memberikannya juga untuk ayahnya. Penyatuan atas semua konfederasi oleh Genghis Khan menyebabkan perdamaian dari suku2x yang berperang dan menjadikan Mongol bangsa yang bersatu secara politik dan militer dibawah Genghis Khan.

Operasi Militer
All significant conquests and movements of Genghis Khan and his generals during his lifetime