Skip to main content

Bacaan Ringan "SEPULUH LEGENDA NINJA ZAMAN KESHOGUNAN JEPANG"

http://massandry.blogspot.com
Ninja berasal dari cina kuno yang kemudian melanjutkan perjalanan ke Jepang selama Dinasti Tang. Orang Jepang mengembangkan seni beladiri Ninja, dengan menciptakan pembunuh yang mematikan, yang dapat menyelinap masuk tanpa terdeteksi dan kemudian menyerang secara tiba-tiba.

Asal usul ninja sangat tidak jelas dan sulit untuk dipastikan. Menurut sejarah, mereka ada sekitar abad ke-14. Dalam catatan tertulis detail kegiatan ninja bahwa mereka juga dikenal sebagai shinobi “ahli di bidang pengumpulan informasi,” atau “ahli dalam penyamaran dan bergerak secara diam-diam” yang mampu menembus wilayah musuh untuk mengamati setiap gerak-geriknya dan mendapatkan informasi rahasia tanpa terdeteksi. Pada periode Sengoku (masa peperangan di Jepang abad 15 – 17), tentara bayaran dan mata-mata untuk di sewa muncul dari daerah Iga dan Koga di Jepang, dan dari klan inilah yang kemudian banyak pengetahuan tentang ninja itu disimpulkan.

Sanada Yukimura
Yukimura adalah seorang jago pedang, ahli strategi dan jendral berbakat yang disegani kawan maupun lawan. Tokugawa sendiri mengaguminya dan memendam rasa takut padanya hingga ajalnya. Kematiannya yang heroik membuatnya dianggap sebagai prajurit terhebat dan tokoh paling populer dalam periode Sengoku. Dia seringkali dijuluki pahlawan yang muncul setiap seratus tahun sekali. Legenda mengatakan dia juga anggota salah satu perkumpulan ninja dan mempunyai sepuluh bawahan yang dikenal sebagai Sepuluh Pendekar Sanada yang adalah kaum ninja, mereka adalah :

Sarutobi Sasuke
Kirigakure Saizo
Miyoshi Sekai
Miyoshi Isa
Anayama Kosuke
Unno Rokuro
Kakei Juzo
Nezu Jinpachi
Mochizuki Rokuro
Yuri Kamanosuke
Sarutobi Sasuke
Secara umum Sasuke adalah ciptaan fiksi pada era meiji yang lahir 25 Juni, 410 berdasarkan dari sejarah ninja Kozuki Sasuke. Faktanya menyebutkan bahwa dia terdaftar dalam anggota Sepuluh Pahlawan Sanada yang merupakan bukti bahwa dia pernah ada.

Sasuke adalah seorang ninja dari klan Koga, sedangkan Kirigakure Saizo adalah seorang ninja Iga. Dengan demikian, ketika Sasuke dan Saizo muncul bersama-sama, mereka selalu digambarkan sebagai saingan berat, namun setelah direkrut ke Sanada mereka menjadi sahabat.

Sarutobi yang berarti ‘monyet melompat’, dia dikenal karena kelincahan dan kecepatannya dalam bergerak, terutama di pohon.

Sasuke meninggal ketika ia terdeteksi oleh penjaga istana. Dia berhasil melarikan diri namun sayang, dia masuk ke dalam perangkap beruang yang membuatnya terpaksa untuk mengamputasi kakinya sendiri. Dia kemudian bunuh diri di depan para penjaga istana dan mereka pun melemparkan tubuhnya ke dalam parit.

Kirigakure Saizou
Saizo adalah seorang ninja dari klan Iga yang ahli dalam Iga ninjutsu. Nama Kirigakure secara harfiah berarti “Kabut Tersembunyi”, dengan artian bahwa Saizo sering dikaitkan dengan kabut dan ilusi sihir. Penampilan Saizo dalam beberapa media biasanya muncul sebagai karakter yang tenang, elegan, dewasa, tampan dan kadang-kadang sebagai orang muda yang sedikit feminim.

Yuri Kamanosuke
Dari ke sepuluh anggota, hanya Sarutobi Sasuke dan Kirigakure Saizo lah yang paling terkenal dan sering muncul dalam berbagai media. Sisanya sangat jarang diceritakan dan bahkan kemudian beberapa dari mereka mungkin muncul dengan karakter yang samar-samar. Ada yang mengatakan Anayama Kosuke adalah seorang perempuan, dan Miyoshi bersaudara itu Nyuudou (pendeta).

Fuma Kotaro (???? – 1603)
Adalah ninja yang muncul pada periode Sengoku juga. Legenda mengatakan bahwa pada tahun 1596, Kotaro dilacak oleh Hattori Hanzo atas suruhan Tokugawa Ieyasu. Hal ini diyakini bahwa Kotaro bertanggung jawab atas kematian Hanzo dengan memancingya ke sebuah saluran kecil yang menyebabkan kapalnya terjebak di air pasang. Kemudian pasukan Kotaro membakar saluran tersebut dengan minyak.
Ketika Tokugawa berkuasa, kekuatan Fuma-ryu berkurang menjadi sekelompok bajak laut yang sering menyerang sejumlah daerah Tokugawa. Mereka akhirnya tertangkap dan dieksekusi mati.

Hattori Hanzo (1542 – December 23, 1596)
Dikenal juga dengan nama Hattori Masanari adalah seorang ninja dari klan Iga yang juga seorang samurai terkenal pada periode Sengoku.

Hattori pertama kali berperang pada usia 16 tahun, dia juga ikut serta dalam beberapa pertempuran seperti Anegawa (1570) dan MikatagaharaOda Nobunaga. Hatori memberikan masa depan kepada Tokugawa Leyasu untuk menjadi shogun dengan jalan keluar melalui daerah Koga dan Iga untuk kembali ke provinsi Mikawa, yang kemudian Ieyasu memperkerjakan para ninja Iga menjadi penjaga Istana Edo (markas besar Tokugawa) (1572). Kontribusinya yang paling besar adalah pada tahun 1582, setelah kematian

Hattori Hanzo meninggal tahun 1596 pada usia 55 dengan kematian yang alami. Namun, ada legenda terkenal bahwa seorang ninja Fuma Kotaro yang telah membunuh Hanzo dalam pertempuran.

Mochizuki Chiyome (abad 16)
Chiyome adalah seorang ninja wanita dari klan Koga yang mendirikan grup ninja beranggotakan wanita (kunoichi). Dia melatih semua anggotanya untuk menjadi pengumpul informasi yang sangat efisien, perayu yang handal, kurir, dan bila perlu menjadi pembunuh. Anggotanya juga diajarkan semua keterampilan sebagai seorang miko (penjaga kuil) yang bertugas di setiap kuil Shinto di Jepang. Hal ini memungkinkan mereka untuk mengembara kemana saja tanpa dicurigai. Mereka juga menerima pendidikan agama sebagai pelengkap dalam penyamaran.

Seiring waktu, para Kunoichi belajar lebih efektif dalam penyamaran seperti menjadi aktris, wts atau bahkan geisha. Hal ini memungkinkan mereka untuk dapat bergerak bebas di desa-desa, kota, istana dan kuil-kuil, sehingga dapat semakin dekat dengan target sasaran. Para Kunoichi lebih terfokus pada pertempuran satu lawan satu. Mereka juga dipersenjatai dengan sebuah gudang senjata mematikan yang tersembunyi dari pandangan atau tidak tampak seperti senjata sama sekali, seperti jarum, pisau belati yang tersembunyi di lengan baju mereka, dan neko-tekakushi buki atau senjata rahasia). Mereka juga dilatih untuk secara efektif membunuh target dengan menggunakan racun.

Fujibayashi Nagato (abad 16)
Fujibayashi Nagato adalah salah satu dari tiga terbesar ninja lga setelah Hattori Hanzo dan Momochi Sandayu. Dia bekerja cukup jauh dari daerah utama kegiatan Momochi Sandayu (lga Utara), dan sangat ditakuti oleh semua orang. Namun, diyakini bahwa Momochi Sandayu dan Fujibayahi Nagato sebenarnya adalah orang yang sama, seperti disebutkan Momochi Sandayu dalam jurnal Oda Nobunaga yang menggambarkan invasi dari provinsi Iga pada 1581 atas keberanian dan kegagahannya, tapi tidak ada menyebutkan nama Fujibayashi Nagato.

Ishikawa Goemon (1558 – 1594)
Adalah seorang ninja yang tidak diketahui dari mana klan-nya. Tapi dia adalah pahlawan sekaligus pencuri legendaris yang mencuri emas dan barang-barang berharga untuk diberikan kepada orang-orang miskin. Dia menjadi terkenal karena direbus hidup-hidup setelah percobaan pembunuhan yang gagal pada Toyotomi Hideyoshi. Ketel besi besar berbentuk bak mandi yang disebut Goemon-B√úRO.

Yagyu Sekishusai Taira-no-Munetoshi (1529-1606)
Adalah seorang samurai pada periode Sengoku yang terkenal ahli dalam Shinkage-ryu school (sekolah bayangan) yang kemudian diperkenalkan kepada klan Tokugawa. Cerita mengatakan bahwa kakek dari Munetoshi adalah seorang ninja dari klan Iga. Dia mempelajari seni bela diri dan liberal, sangat mahir dengan tombak dan pedang, serta mempelajari Confucianism (sistem filsafat dan etika dari Cina), Zen Buddhisme, dan Buddhisme Shingon.

Yagyu Sekishusai Taira-no-Munetoshi meninggal pada umur 78, tahun 1606 di Desa Yagyuu. Dan pada tahun 1650, Yagyu Jubei Mitsuyoshi (terkenal dengan legenda si mata satu atau dalam komik manga Samurai Legend), yang merupakan cucu Munetoshi dimakamkan di tempat yang sama bersebelahan dengan kakeknya.

Popular posts from this blog

Bacaan Dewasa "FAKTA KEHIDUPAN SEKSUAL REMAJA JEPANG"

http://massandry.blogspot.com Inilah beberapa alasan Negeri Sakura itu melegalkan JAV Sex di Jepang sudah bukan hal yang tabu bagi kita, apalagi budaya sex yang bisa terbilang ekstrem di tengah-tengah bangsa yang menjunjung tinggi kesopanan ini. Siapa sih yang tidak tahu kalau bangsa Jepang terkenal sopan? Namun tak sedikit pula yang tahu budaya sex Jepang yang ekstrim.
Berikut kisahnya: 
1. Di salah satu kuil di Tokyo, ada sebuah gerbang merah yang jadi simbol sakral penduduk disana. Ternyata, di arena setelah kita melewati gerbang merah tersebut adalah area ritual bagi perempuan disana yang ingin melepas keperawanannya. 

2. Tahu shinkansen? Di kereta api super cepat ini ternyata tersedia gerbong khusus buat perempuan. Di gerbong ini, perempuan diberikan kebebasan untuk ngapain tanpa harus keganggu ama cowo- cowo yang ada disana. Konon kabarnya cowo Jepang sering ngelakuin tindakan asusila di kereta api. (bahkan beberapa syuting film porno memakai latar belakang kereta api sinkansen …

Bacaan Ringan "PROFIL LENGKAP WARKOP DKI "

http://massandry.blogspot.com
PROFIL: WAHYU SARDONO (DONO - WARKOP)
Drs. H. Wahjoe Sardono lebih dikenal dengan Dono Warkop lahir di Solo 30 September 1951 adalah aktor dan pelawak Indonesia yang bertinggi badan 167 cm serta beragama Islam. Ia juga dikenal sebagai aktor pada akhir 1970-an, tahun 1980-an dan era 1990-an. Dono meninggal pada 30 Desember 2001 akibat Kanker Paru-Paru.
Pendidikan:  Fakultas Ilmu Sosial - Jurusan Sosiologi, Universitas Indonesia 
Karir: Penyiar Radio Prambors (1974-1980)  Asisten Dosen Jurusan Sosiologi – Fakultas Ilmu Sosial UI (1974- 1980)  Dosen Jurusan Sosiologi – Fakultas Ilmu Sosial UI 
Alamat Rumah: Jalan Pulo Asem Utara 13/18, Jakarta Timur. 

Kabut tebal menyelimuti dunia perlawakan Indonesia. Ahad dini hari 30 Desember 2001 sekitar pukul 00.50 WIB, Drs H.Wahyu Sardono alias Dono Warkop, menghembus napas terakhirnya di kamar no 11 Paviliun Ignatius rumah sakit St Carollus Salemba Jakarta Pusat. Dia meninggal dengan tenang, disamping sahabatnya, Indr…

Bacaan Ringan "SABUNG AYAM MAULANA HASANUDDIN vs PRABU PUCUK UMUN"

http://massandry.blogspot.com Setelah kedua belah pihak telah bersepakat, dan telah menyiapkan ayam yang akan disabungkan, maka di hari itu, pada 11 Rabiul Awal tahun 888 Hijriah, orang-orang dari istana Pakuan Banten Girang dan para adjar dan pandita di Gunung Pulosari telah berkumpul untuk menyaksikan pertandingan sabung ayam antara Maulana Hasanuddin dan Ragamulya Surya Kencana alias Prabu Pucuk Umun. Saat itu, ayam keduanya saling mematuk, menghantam, mencabik, atau sesekali menghindari serangan lawannya, sebelum saling menyerang satu sama lain, yang diiringi oleh sorak-sorai para pendukung Maulana Hasanuddin dan Ragamulya Surya Kencana secara bergantian atau pun bersamaan.
Saat itu, semua yang hadir dan menyaksikan adu tanding kesumat itu merasa takjub dan heran ketika kedua ayam yang sama gagah dan perkasanya belum menandakan ada yang akan kalah di tengah arena. Bila ayam yang satu terpantik atau terjangkar oleh ayam yang lainnya, maka para pendukungnya akan bersorak gembira, da…