Skip to main content

Bacaan Ringan "STRUKTUR MASYARAKAT FEODAL JEPANG - PART 1"

http://massandry.blogspot.com
Struktur Masyarakat Feodal Jepang
Sebelum abad ke-16 dan 17, pemerintahan feudal Jepang di bawah Keshogunan Kamakura (1185-1333). Pada tahun 1192, Minamoto Yoritomo telah dilantik oleh Maharaja Go-Saga menjadi Shogun. Yoritomo telah  menjalankan pemerintahannya di bandar tepi laut Kamakura dipanggil kerajaan Bakufu yang dikenali pemerintahan Keshogunan Kamakura. 

Shogun Yoritomo mula mengasingkan pemerintahan Jepang daripada Kyoto.  Semasa Maharaja Go-Daigo, pemerintahan Keshogunan Kamakura telah diambil alih oleh Keshogunan Ashikaga pada tahun 1336-1573 selama 237 tahun. Pemerintahan Shogun Ashikaga Yoshimitsu dijalankan tanpa merujuk kepada maharaja. 

Bermula tahun 1603, pemerintahan di Jepang telah bermulanya era Keshogunan Tokogawa berpusat di Edo yang diasaskan oleh Shogun Tokogawa Ieyasu. Shogun Tokogawa telah menguasai kesemua aspek pemerintahan seperti pengawalan terhadap agama, ekonomi, golongan bangsawan, cukai dan sebagainya. Era Tokogawa telah membawa keamanan dan kemakmuran kepada negara dan rakyatnya seramai 31 juta orang selama 265 tahun. 

Ciri Ciri Feodal
Sistem feudal juga dapat dilihat dengan jelas di Jepang, iaitu maharaja yang berada di kemuncak
struktur pemerintahan mempunyai kuasa yang tidak  terhad ke atas segala aspek di bawah pemerintahannya termasuklah tanah.  Hakikat ini dapat dilihat  pada zaman Keshogunan Kamakura antara tahun 1185 hingga 1333 (abad ke-12-14), di mana keluarga   Minamoto menjadi keluarga yang penting di Jepang.   

Keluarga ini mampu    membekalkan keperluan  keselamatan yang     diperlukan  oleh maharaja dan mereka turut menguasai tanah dan segala penghasilannya. Sebagai ketua kepada keluarga Minamoto, Yoritomo misalnya telah melantik mereka yang setia kepadanya mewarisi jawatan jito atau pengurus tanah dan bertanggungjawab mengutip cukai. Shugo merupakan pegawai yang bertanggungjawab memastikan agar semua cukai di bayar walaupun     kekerasan terpaksa digunakan. Sistem sebegini terus kekal sehingga zaman   Meiji sehingalah beberapa perubahan besar dilakukan. 

Menurut Abdullah Zakaria Ghazali (2003:101) dalam usaha  melihat sejarah sistem Feudal di Jepang, maka zaman Kamakura tidak harus ditinggalkan kerana zaman ini merupakan akar kepada keberlangsungan sistem feudal yang hanya tamat pada pertengahan abad ke-19. Menurutnya lagi, sistem feudal tumbuh subur di Jepang kerana kewujudan estate persendirian yang dikenali sebagai syo atau syoen. 

Pertumbuhan estate-estate persendirian ini telah dipercepatkan oleh kemerosotan golongan aristokrat dan kebangkitan golongan perwira  (buke). Golongan    ini memberi taat setia  kepada Kamakura dan hasil   daripada ketaatsetiaan ini    menyebabkan       mereka mendominasi jawatan   jito serta shugo. Gabungan    organisasi inilah yang menjadi asas kepada  kemunculan sistem feudal di  Jepang. Sehubungan itu kita dapat melihat sistem feudal di Jepang telah melahirkan dua golongan yang saling bergantung antara satu sama lain, iaitu golongan birokrasi pemerintahan dan golongan tentera. Golongan birokrasi pemerintahan  termasuklah tuan-tuan tanah atau daimyo yang bertanggungjawab  menyumbangkan sebahagian daripada hasil tanah kepada maharaja.  

Selain itu perjalanan sistem feudal di Jepang agak unik dan berbeza dengan negara lain. Ini disebabkan wujud keterikatan yang kuat antara golongan daimyo dengan tentera dan petani , manakala maharaja tidak mempunyai  sebarang peranan. Kemunculan   golongan tentera khusus (profesional) di Jepang begitu    berpengaruh dalam menentukan hala tuju pemerintahan.   

Golongan daimyo merupakan kelompok yang sangat berkuasa di Jepang dan kuasanya dikatakan mengalahkan kuasa maharaja.  Golongan tentera mempunyai kebolehan yang besar   dalam peperangan dan digunakan oleh golongan bangsawan sama ada untuk mempertahankan    hak milik mereka atau menjaga   keselamatan   tuan-tuan mereka.   Kekuatan ketenteraan  ini menjadi tulang   belakang  kepada kebangkitan    daimyo di Jepang sehingga maharaja tidak  berfungsi sebagaimana   sepatutnya. 

Popular posts from this blog

Bacaan Dewasa "FAKTA KEHIDUPAN SEKSUAL REMAJA JEPANG"

http://massandry.blogspot.com Inilah beberapa alasan Negeri Sakura itu melegalkan JAV Sex di Jepang sudah bukan hal yang tabu bagi kita, apalagi budaya sex yang bisa terbilang ekstrem di tengah-tengah bangsa yang menjunjung tinggi kesopanan ini. Siapa sih yang tidak tahu kalau bangsa Jepang terkenal sopan? Namun tak sedikit pula yang tahu budaya sex Jepang yang ekstrim.
Berikut kisahnya: 
1. Di salah satu kuil di Tokyo, ada sebuah gerbang merah yang jadi simbol sakral penduduk disana. Ternyata, di arena setelah kita melewati gerbang merah tersebut adalah area ritual bagi perempuan disana yang ingin melepas keperawanannya. 

2. Tahu shinkansen? Di kereta api super cepat ini ternyata tersedia gerbong khusus buat perempuan. Di gerbong ini, perempuan diberikan kebebasan untuk ngapain tanpa harus keganggu ama cowo- cowo yang ada disana. Konon kabarnya cowo Jepang sering ngelakuin tindakan asusila di kereta api. (bahkan beberapa syuting film porno memakai latar belakang kereta api sinkansen …

Bacaan Ringan "PROFIL LENGKAP WARKOP DKI "

http://massandry.blogspot.com
PROFIL: WAHYU SARDONO (DONO - WARKOP)
Drs. H. Wahjoe Sardono lebih dikenal dengan Dono Warkop lahir di Solo 30 September 1951 adalah aktor dan pelawak Indonesia yang bertinggi badan 167 cm serta beragama Islam. Ia juga dikenal sebagai aktor pada akhir 1970-an, tahun 1980-an dan era 1990-an. Dono meninggal pada 30 Desember 2001 akibat Kanker Paru-Paru.
Pendidikan:  Fakultas Ilmu Sosial - Jurusan Sosiologi, Universitas Indonesia 
Karir: Penyiar Radio Prambors (1974-1980)  Asisten Dosen Jurusan Sosiologi – Fakultas Ilmu Sosial UI (1974- 1980)  Dosen Jurusan Sosiologi – Fakultas Ilmu Sosial UI 
Alamat Rumah: Jalan Pulo Asem Utara 13/18, Jakarta Timur. 

Kabut tebal menyelimuti dunia perlawakan Indonesia. Ahad dini hari 30 Desember 2001 sekitar pukul 00.50 WIB, Drs H.Wahyu Sardono alias Dono Warkop, menghembus napas terakhirnya di kamar no 11 Paviliun Ignatius rumah sakit St Carollus Salemba Jakarta Pusat. Dia meninggal dengan tenang, disamping sahabatnya, Indr…

Bacaan Ringan "SABUNG AYAM MAULANA HASANUDDIN vs PRABU PUCUK UMUN"

http://massandry.blogspot.com Setelah kedua belah pihak telah bersepakat, dan telah menyiapkan ayam yang akan disabungkan, maka di hari itu, pada 11 Rabiul Awal tahun 888 Hijriah, orang-orang dari istana Pakuan Banten Girang dan para adjar dan pandita di Gunung Pulosari telah berkumpul untuk menyaksikan pertandingan sabung ayam antara Maulana Hasanuddin dan Ragamulya Surya Kencana alias Prabu Pucuk Umun. Saat itu, ayam keduanya saling mematuk, menghantam, mencabik, atau sesekali menghindari serangan lawannya, sebelum saling menyerang satu sama lain, yang diiringi oleh sorak-sorai para pendukung Maulana Hasanuddin dan Ragamulya Surya Kencana secara bergantian atau pun bersamaan.
Saat itu, semua yang hadir dan menyaksikan adu tanding kesumat itu merasa takjub dan heran ketika kedua ayam yang sama gagah dan perkasanya belum menandakan ada yang akan kalah di tengah arena. Bila ayam yang satu terpantik atau terjangkar oleh ayam yang lainnya, maka para pendukungnya akan bersorak gembira, da…