Skip to main content

Bacaan Ringan "SEJARAH PANJANG NEGERI JEPANG DARI JAMAN PRASEJARAH - D.JEPANG ZAMAN HEIAN"

http://massandry.blogspot.com
D. Zaman Heian (794 M – 1185 M)

1) Keadaan Zaman
Untuk membangun kembali pemerintahan Ritsuryō yang kacau, kaisar Kanmu memindahkan ibukota ke Heian-kyō (sekarang Kyōto) pada tahun 794 M. Pada zaman ini, tanah pribadi yang bebas pajak (shōen) semakin bertambah. Para petani kecil melepaskan hak untuk membayar pajak kepada negara dan menyerahkannya kepada bangsawan terkemuka. Kemudian bangsawan tersebut dianggap majikannya dan petani tersebut menggarap tanah majikannya. Pajak yang seharusnya diberikan kepada negara malah masuk ke bangsawan penguasa shōen. Akibatnya penghasilan negara makin berkurang dan golongan bangsawan semakin makmur.

Keluarga Fujiwara yang memiliki shōen sangat banyak menjadi kaum penguasa (kizoku) yang paling berkuasa. Kekuasaan Fujiwara pun mulai menjalar ke istana. Hal itu terjadi setelah Fujiwara Yoshifusa diangkat menjadi Sesshō (penasehat bagi kaisar yang belum dewasa) bagi kaisar Seiwa pada tahun 858 M. Kemudian Fujiwara Mototsune menjadi orang pertama yang menjadi Kanpaku (penasehat bagi kaisar yang telah dewasa). Puncaknya terjadi pada masa Fujiwara Michinaga. Pada masa itu kebudayaan golongan aristokrasi telah mencapai kemakmurannya dan kekayaan Fujiwara melebihi kekayaan kaisar.

Saat keluarga Fujiwara hidup mewah di ibukota, kaum militer meluaskan kekuasaannya di daerah. Kaum militer membentuk kelompok militer dengan kaum bangsawan yang berkuasa. Dua kekuatan militer yang paling besar adalah keluarga Minamoto (Genji) dan keluarga Taira (Heishi). Pada pertengahan abad ke-11, kekuatan Fujiwara yang ditaktor melemah. Tennō Shirakawa yang meskipun telah turun tahta tapi tetap masih memerintah (Jōko) memegang kekuasaan tunggal pemerintahan. Setelah itu terjadi pertentangan antara Jōko dengan Tennō. Masing-masing bersekutu dengan dua kaum militer terkuat yaitu keluarga Taira dan Minamoto.

Selama tahun 1160 M – 1199 M terjadi peperangan antara keluarga Taira melawan keluarga Minamoto. Peperangan ini dikenal dengan peperangan Hōgen&Heiji. Zamannya dinamakan zaman Genpei. Pada saat itu keluarga Taira (sekutu dari pihak Tennō) yang dipimpin Kiyomori, mengalahkan keluarga Minamoto (sekutu dari pihak Jōko) yang dipimpin Yoshitomo sehingga menggantikan kekuasaan Fujiwara. Dengan runtuhnya keluarga Fujiwara, zaman Heian pun berakhir.

2) Kebudayaan
http://moshimoshi.netne.net/materi/sejarah_jepang/bab_4_files/image015.gifHiragana (urutan iroha)
Pada zaman Heian, kebudayaannya masih mencontoh Cina, tetapi memasuki akhir abad ke-9 dinasti Tang mulai goyah. Karena pengaruh Cina makin berkurang, maka muncullah kebudayaan baru khas Jepang (Kokufū bunka).

Di bidang sastra lahirlah tulisan Hiragana dan Katakana untuk menggantikan Manyōgana (kanji yang dibaca dalam bunyi bahasa Jepang). Huruf yang lahir pertama kali adalah Katakana. Katakana diciptakan oleh Kibinomakibi. Pada saat itu Katakana hanya digunakan oleh laki-laki. Kemudian lahirlah Hiragana yang diciptakan oleh Kobodaishi. Pada saat itu Hiragana hanya digunakan oleh wanita. Karya-karya sastra yang berkembang pada zaman ini adalah Waka. Atas perintah kaisar dibuatlah kumpulan Waka yang disebut Kokinwakashū.

Selain itu berkembang pula Nikki (catatan harian), Zuihitsu (essay), dan Monogatari (cerita/dongeng). Yang paling terkenal saat itu adalah Genji monogatari karangan Murasaki Shikibu yang menceritakan kehidupan di kalangan istana. Ada juga Makuranosōshi karya Seishōnagon. Bahasa pun mengalami perkembangan. Pada zaman ini dipakai bahasa Jepang klasik (Chūko nihongo) yang merupakan perkembangan dari bahasa Jepang kuno (Jōdai nihongo).

Dari segi industri, kertas berkembang sangat pesat. Pabrik kertas didirikan dan teknik membuat kertas semakin berkembang.

3) Peninggalan
Ruang Phoenix (Hōdō) yang terdapat di kuil Byōdōin yang didirikan oleh Fujiwara Yorimichi di Kyōto adalah bangunan yang paling terkenal pada zaman ini. Cara membangunnya merupakan cara membangun tempat tinggal penguasa pada saat itu yang disebut Shinden zukuri. Bangunan terkenal lainnya adalah istana Heian. Istana ini dibangun meniru gaya di Chang’an. Tapi tahun 1227 M istana ini habis terbakar.

Popular posts from this blog

Bacaan Dewasa "FAKTA KEHIDUPAN SEKSUAL REMAJA JEPANG"

http://massandry.blogspot.com Inilah beberapa alasan Negeri Sakura itu melegalkan JAV Sex di Jepang sudah bukan hal yang tabu bagi kita, apalagi budaya sex yang bisa terbilang ekstrem di tengah-tengah bangsa yang menjunjung tinggi kesopanan ini. Siapa sih yang tidak tahu kalau bangsa Jepang terkenal sopan? Namun tak sedikit pula yang tahu budaya sex Jepang yang ekstrim.
Berikut kisahnya: 
1. Di salah satu kuil di Tokyo, ada sebuah gerbang merah yang jadi simbol sakral penduduk disana. Ternyata, di arena setelah kita melewati gerbang merah tersebut adalah area ritual bagi perempuan disana yang ingin melepas keperawanannya. 

2. Tahu shinkansen? Di kereta api super cepat ini ternyata tersedia gerbong khusus buat perempuan. Di gerbong ini, perempuan diberikan kebebasan untuk ngapain tanpa harus keganggu ama cowo- cowo yang ada disana. Konon kabarnya cowo Jepang sering ngelakuin tindakan asusila di kereta api. (bahkan beberapa syuting film porno memakai latar belakang kereta api sinkansen …

Bacaan Ringan "PROFIL LENGKAP WARKOP DKI "

http://massandry.blogspot.com
PROFIL: WAHYU SARDONO (DONO - WARKOP)
Drs. H. Wahjoe Sardono lebih dikenal dengan Dono Warkop lahir di Solo 30 September 1951 adalah aktor dan pelawak Indonesia yang bertinggi badan 167 cm serta beragama Islam. Ia juga dikenal sebagai aktor pada akhir 1970-an, tahun 1980-an dan era 1990-an. Dono meninggal pada 30 Desember 2001 akibat Kanker Paru-Paru.
Pendidikan:  Fakultas Ilmu Sosial - Jurusan Sosiologi, Universitas Indonesia 
Karir: Penyiar Radio Prambors (1974-1980)  Asisten Dosen Jurusan Sosiologi – Fakultas Ilmu Sosial UI (1974- 1980)  Dosen Jurusan Sosiologi – Fakultas Ilmu Sosial UI 
Alamat Rumah: Jalan Pulo Asem Utara 13/18, Jakarta Timur. 

Kabut tebal menyelimuti dunia perlawakan Indonesia. Ahad dini hari 30 Desember 2001 sekitar pukul 00.50 WIB, Drs H.Wahyu Sardono alias Dono Warkop, menghembus napas terakhirnya di kamar no 11 Paviliun Ignatius rumah sakit St Carollus Salemba Jakarta Pusat. Dia meninggal dengan tenang, disamping sahabatnya, Indr…

Bacaan Ringan "SABUNG AYAM MAULANA HASANUDDIN vs PRABU PUCUK UMUN"

http://massandry.blogspot.com Setelah kedua belah pihak telah bersepakat, dan telah menyiapkan ayam yang akan disabungkan, maka di hari itu, pada 11 Rabiul Awal tahun 888 Hijriah, orang-orang dari istana Pakuan Banten Girang dan para adjar dan pandita di Gunung Pulosari telah berkumpul untuk menyaksikan pertandingan sabung ayam antara Maulana Hasanuddin dan Ragamulya Surya Kencana alias Prabu Pucuk Umun. Saat itu, ayam keduanya saling mematuk, menghantam, mencabik, atau sesekali menghindari serangan lawannya, sebelum saling menyerang satu sama lain, yang diiringi oleh sorak-sorai para pendukung Maulana Hasanuddin dan Ragamulya Surya Kencana secara bergantian atau pun bersamaan.
Saat itu, semua yang hadir dan menyaksikan adu tanding kesumat itu merasa takjub dan heran ketika kedua ayam yang sama gagah dan perkasanya belum menandakan ada yang akan kalah di tengah arena. Bila ayam yang satu terpantik atau terjangkar oleh ayam yang lainnya, maka para pendukungnya akan bersorak gembira, da…