Thursday, January 15, 2015

Bacaan Ringan "SEJARAH BERDIRINYA SHINSEGUMI - POLISI KHUSUS DI AKHIR JAMAN KESHOGUNAN - PART 2"

http://massandry.blogspot.com
Kekacauan Internal Pertama
Kalian mungkin telah mengetahui bahwa Shinsengumi terdiri dari orang-orang Kondou. Tak perlu dikatakan lagi, mereka adalah jiwa dari shinsengumi dari awal hingga akhir karena mereka adalah yang paling kuat. ( ini adalah dunia dimana yang kuat akan bertahan dan yang lemah akan musnah) Bagaimanapun juga, Serizawa Kamo bukanlah yang terbaik. Ia terkenal karena menggunakan kipas besi sebagai senjata dan sering mengunjungi rumah-rumah pelacuran, membunuh orang-orang tanpa alasan, mabuk-mabukan dan melakukan hal-hal yang tidak sopan, selama memegang kekuasaan sebagai Kapten Shinsengumi untuk digunakan sebagai alasan setiap saat. 

Hal ini melahirkan sebuah nama, Serigala Mibu: pasukan pertama berkumpul di desa Mibu, jadi Mibu Roshis - > Mibu-ro tapi berubah menjadi Serigala Mibu -> Mibu-ro. Pasukan ini melecehkan seluruh Kyoto. Itu lah awal baru bagi Kondou dan Hijikata ketika Serizawa memerintahkan untuk memanggil pelacur ke markas Shinsengumi mereka adalah pria-pria bermoral tinggi dan memegang teguh kode etik samurai. 

Dilain hal, Niimi juga tak lebih baik. Pada saat pasukan melakukan perjalanan ke Kyoto, kebakaran terjadi di penginapan tempat mereka menginap, dan Kondou yang dipersalahkan atas kelalaian ini. Ia kemudian dipermalukan oleh Niimi dan Serizawa. Beberapa minggu kemudian, Hijikata dan beberapa anggota menemukan kebenaran : Niimi dan Serizawa meminta potongan ( atau servis mewah) dari sebuah toko, yang menolak untuk memenuhi keinginan mereka yang dianggap terlalu konyol/mengada-ada. 

Marah, kedua orang tersebut menyulut meriam yang dibawa oleh pasukan yang disimpan di penginapan di toko. Mereka melakukan kesalahan besar, penginapan dijarah pada saat terbakar. Hijikata mengatur untuk mengumpulkan cukup bukti untuk menyatakan bahwa Niimi bersalah, dan Ia memerintahkan Niimi untuk melakukan Seppuku. Setelah permusuhan antara Serizawa dan Kondou semakin menguat. Akhirnya, pada tgl 18 September 1863, Serizawa dan beberapa korup member dibantai oleh grup pembunuh special ^^, yang terdiri dari Inoue, Yamanami, Toudou, Harada dan Okita ( lihat Rurouni Kenshin pada bab Udou Jine, Jine sebenarnya termasuk kedalam salah satu korup member, tetapi tentu saja dia bukan salah satu tokoh nyata, begitu pula dengan tehnik berpedangnya). 

Para anggota datang dan pergi, biasanya dikarenakan dipenggal atau melakukan seppuku. Setelah peristiwa dengan Serizawa selesai, Kondou dan Hijikata bertekad untuk mempertahankan kualitas para anggota, jadi tidak hanya ujian masuk yang dibuat lebih sulit, setiap anggota yang ketahuan bersalah melakukan sesuatu yang mencemarkan jalan samurai dipenggal, dibunuh atau diperintah untuk melakukan bunuh diri. ( mengutip kata-kata Saitou saat bertarung dengan Kenshin di Kamiya dojo : Peraturan pertama Shinsengumi jangan pernah melakukan apapun yang mencemarkan jalan samurai!) 

Ini didapat dari novel sejarah : Roshis yang ingin bergabung dengan Shinsengumi harus bertarung dengan kandidat lain, bertarung menggunakan shinais (pedang bamboo). Yang terkuat biasanya akan bertarung melawan beberapa anggota Shinsengumi yang handal, biasanya Saitou (yang akan bergabung dengan shinsengumi kemudian), Nagakura atau Todou. Yang menjadi wasit untuk pertarungan ini biasanya dilakukan oleh Okita. Seleksi anggota baru yang sesungguhnya dilakukan oleh Hijikata dan Yamanami. 

Tugas Shinsengumi 
Pada dasarnya, Shinsengumi adalah pasukan polisi, berpatroli di jalan-jalan Kyoto dan menjaga keamanan. Mereka berjanji untuk menjaga Kyoto dengan pedang mereka. Gerakan ishin semakin memanas, para anggota shishi menyerbu Kyoto untuk melaksanakan rencana meruntuhkan ke Shogunan. Ditambah dengan tindakan radikal yang dilakukan anggota Shishi, seperti menyulut kebakaran di tempat tinggal gaijin (aksi ini dilakukan oleh Takasugi Shinsaku, Katsura Kogorou/Kido Koin. Takasugi adalah orang yang mendirikan Kiheitai, di Rurouni Kenshin, orang yang memperkenalkan Kenshin kepada Katsura.), dan hal itu membuat para roshis, terutama mereka yang telah meninggalkan hans ( gak tau apa mksdnya slh tulis mau nulis Hand *gak mngkin sih kl hand*, Land atau Clan??), menjadi orang yang paling dicurigai dan berbahaya di Kyoto. Jadi jika kalian tidak bisa memberikan identitas yang memuaskan, contoh: jika kalian ditanya nama dan han (clan kali yah mksdnya?) oleh anggota Shinsengumi dan jawaban kalian tdk meyakinkan, akibatnya adalah kalian akan langsung dibunuh dalam sekali tebas. Mengutip kata-kata Kenshin, di jaman Bakumatsu Kyoto seperti neraka dimana orang-orang dibunuh dan darah bertebaran setiap hari. Hal ini membuat Shinsengumi ditakuti oleh banyak orang, terutama Hijikata, karena kekerasan dan tanpa belas kasihannya, pada saat menghukum dan membunuh orang-orang yang mencurigakan. 

Gaya bertarung favorite mereka adalah banyak-melawan-satu (atau beberapa) *kok maennya keroyokan yah, dan ini menjadi lebih jelas dengan meningkatnya jumlah Shinsengumi. Jika lapisan pertama Shinsengumi mengelilingi dan membunuh orang-orang yang mencurigakan, lapisan lainnya akan berkumpul, sampai mereka benar-benar kelelahan dan membunuh. Mengutip kata-kata Kenshin dan Kaoru ; tetapi bukankah itu cara pengecut, beramai-ramai melawan satu? Pada dasarnya, tujuan utama mereka untuk memastikan kedamaian Kyoto, jadi cara apapun tidaklah masalah bagi mereka.