Monday, January 12, 2015

Bacaan Ringan "SEJARAH PANJANG NEGERI JEPANG DARI JAMAN PRASEJARAH - G.JEPANG ZAMAN AZUCHI MOMOYAMA"

http://massandry.blogspot.com
G. Zaman Azuchi-Momoyama (1568 M – 1600 M)

1) Keadaan Zaman
Keluarga Ashikaga yang ada di ibukota sudah semakin lemah dan tidak mampu menjaga kestabilan negara. Akhirnya salah seorang Daimyō terkuat yaitu Oda Nobunaga dengan bantuan Toyotomi Hideyoshi dan Tokugawa Ieyasu berhasil mempersatukan Jepang. Tahun 1568 M Nobunaga berhasil merampas Kyōto dan mengangkat Ashikaga Yoshiaki sebagai Shōgun  boneka (Shōgun  yang kekuasaannya ada di tangan majikannya). Jadi kekuasaannya ada di tangan Nobunaga.

Nobunaga memerintahkan Hideyoshi untuk menundukkan Daimyō di sebelah barat, dan memerintahkan Ieyasu untuk menundukkan Daimyō di sebelah timur dan utara. Sementara dirinya sendiri membereskan bagian pusat. Nobunaga mendapat perlawanan dari kaum padri yang menjadikan biara-biara Buddha sebagai benteng pertahanan. Serangan Nobunaga yang sangat keras terhadap Buddhisme akhirnya dapat menghancurkan biara-biara tersebut. Dia dibantu orang-orang Kristen dari Portugis dengan senjata apinya. Nobunaga mengijinkan pelaksanaan perdagangan bebas, terutama dengan bangsa Portugis dan Spanyol, serta melindungi agama Kristen. Hal itu dilakukan untuk menekan agama Buddha dan mendapatkan senjata api.

Tahun 1573 M Nobunaga mendirikan istana Azuchi. Saat Nobunaga melanjutkan masalah penyatuan negeri, dia meninggal karena dibunuh pengikutnya yang bernama Akechi Mitsuhide pada tahun 1582 M.

Kekuasaan Nobunaga berpindah ke Toyotomi Hideyoshi. Hideyoshi kemudian membangun istana Momoyama (Fushimi) sebagai tempat tinggalnya, tetapi tempat pemerintahannya ada di istana Osaka (Himeji). Hideyoshi berhasil menyatukan Jepang pada tahun 1590 M setelah menaklukkan keluarga Hōjō di Odawara dan keluarga Shimaru di Kyūshū.

Saat berkuasa Hideyoshi mengontrol kekuasaan para Daimyō dan menetapkan cara menarik pajak yang disebut Taikōkenchi serta mengatur para petani untuk mencegah timbulnya pemberontakan petani. Dengan demikian pembagian antara Daimyō dan petani semakin maju. Sistem Shōen pun hilang. Hideyoshi pun berniat meluaskan kekuasaannya sampai ke Korea pada tahun 1592 M dan 1597 M tetapi gagal. Zaman Azuchi-Momoyama berakhir setelah Toyotomi meninggal dalam pertempuran Sekigahara melawan Tokugawa Ieyasu.

2) Kebudayaan
Dari segi arsitektur, bangunan dibuat secara mewah. hal itu terlihat dari istana Azuchi, istana Momoyama dan istana Oosaka. Dari segi seni, kebiasaan minum teh juga makin berkembang dan kebiasaan tersebut ditetapkan sebagai suatu tatacara minum teh yang disebut Sadō. Dari segi bahasa, kosakata asing mulai masuk karena pada zaman ini perdagangan dengan bangsa barat dibuka.

3) Peninggalan
Istana Azuchi dan Momoyama adalah suatu istana yang megah pada zaman ini. Hal inilah yang membuat nama zaman ini diambil dari kedua istana tersebut. Saat ini kedua istana tersebut sudah tidak ada, tetapi dengan masih adanya istana Oosaka (Himeji) paling tidak dapat menggambarkan kemegahan kedua istana tersebut.