Saturday, January 10, 2015

Bacaan Ringan "HISTORY OF GREAT ODA NOBUNAGA - PART 3"

http://massandry.blogspot.com
Pada era tersebut keshogunan hanya merupakan boneka dari klan yang berkuasa. Saat itu klan Miyosi yang merupakan bawahan klan Hosokawa yang sudah secara turun temurun menjabat kanrei di wilayah Kinai. Shogun yang berkuasa saat itu adalah Ashikaga Yoshiteru berselisih dengan klan Miyosi sehingga menyebabkan terbunuhnya shogun oleh Tiga Serangkai Miyosi dan Matsunaga Hisahide. 

Adik Ashikaga Yoshiteru, yaitu Ashikaga Yoshiaki juga menjadi incaran klan Miyosi. Yoshiaki lalu pergi ke untuk mencari perlindungan ke provinsi Echizen yang dikuasai oleh Asakura Yoshikage pemimpin klan Asakura. Namun permohonan itu ditanggapi dingin oleh Asakura Yoshikage. Yoshiaki lalu beralih ke penguasa Owari dan Mino, Oda Nobunaga untuk mencari perlindungan. Permohonan ini menarik minat Nobunaga karena ini bisa dimanfaatkannya untuk alasan menguasai Kyoto, ibu kota pemerintahan Jepang pada saat itu. 

Nobunaga mengakui Ashikaga Yoshiaki sebagai Shogun ke-15 dan akan mengawalnya kembali ke Kyoto. Dalam perjalanan, rombongan Nobunaga harus terhenti di provinsi Omi yang dikuasai oleh klan Rokkaku yang dipimpin oleh Rokkaku Yoshikata. Namun akhirnya bisa ditaklukkan Nobunaga. “Penguasa Kyoto saat itu Miyosi Yositsugu dan Matsunaga Hisahide mampu juga dikalahkan Nobunaga sehingga memuluskan jalannya untuk menguasai ibu kota. Keshogunan yang baru berdiri namun itu hanya gelar karena kekuasaan Shogun dijalankan oleh Oda Nobunaga”. 

Ternyata dibelakang Nobunaga, Shogun Yoshiaki membentuk aliansi dengan Daimyo-Daimyo anti Nobunaga. Nobunaga lalu mulai menguasai provinsi-provinsi pada tahun 1567. Mulai dengan kota Sakai yang awalnya diminta tunduk dengan "sogokan" 20.000 kan, namun ditentang oleh para pedagang Sakai yang didukung oleh tiga serangkai Miyosi. Akhirnya kota Sakai tunduk juga setelah diserang oleh Pasukan Nobunaga pada tahun 1569. 

Nobunaga lalu menaklukkan provinsi Ise dengan bantuan kedua putranya yang dinikahkan dengan putri-putri dari klan yang berpengaruh di Ise. Klan itu adalah klan Kambe dan klan Kitabatake. Pada tahun 1570, pasukan gabungan Oda Nobunaga dan Tokugawa Ieyasu bergerah untuk menaklukkan provinsi Echizen pimpinan Asakura Yoshikage. Setelah beberapa istana Asakura ditaklukkan, pasukan gabungan tersebut mengalami serangan mendadak saat menuju Kanegasaki. “Pasukan Oda-Tokugawa dijepit oleh pasaukan Asakura di depan dan pasukan Azai Nagamasa di bagian belakang. Azai Nagamasa adalah sekutu Nobunaga dulunya saat bertempur untuk merebut Mino, yang juga merupakan adik ipar Nobunaga. 

Berkat kecerdikan Kinoshita Hideyoshi, Nobunaga berhasil lolos dan peristiwa tersebut terkenal dengan sebutan Jalan Lolos Kanegasaki “. Sementara itu koalisi Shogun Yoshiaki dengan para penentang Nobunaga semakin kuat yang terdiri dari Takeda Shigen, Asakura Yoshikage, Azai Nagamasa, Tiga Serangkai Miyosi, dan kekuatan bersenjata gabungan kuil Biddha dan Sinto seperti Ishiyama Honganji dan Enryakuji. Miyosi Yoshitsugu dan Matsunaga Hisahide juga diajak bergabung. 

Tokugawa Ieyasu dikirim untuk menaklukkan pasukan koalisi Azai-Asakura. Walau akhirnya dimenangkan oleh Ieyasu, namun kerugian yang dialami begitu besar. Pertempuran berikutnya, Pasukan Nobunaga mengalami kekalahan yang pahit melawan pasukan gabungan kuil Enryakuji-Azai-Asakura. Pada tahun 1571, Oda Nobunaga mengambil keputusan yang banyak ditentang oleh pengikutnya termasuk Tokugawa Ieyasu. 

Keputusan itu adalah membumihanguskan kuil Enryakuji dan membunuh semua penghuninya tidak peduli wanita dan anak-anak. Kejadian itu membuat Nobunaga mendapat kecaman terutama dari lawan-lawannya yang mengatakannya sebagai Seorang Iblis yang menghancurkan ajaran Budha di Jepang. Kuil Enryakuji merupakan kuil Budha pertama di jepang yang didirikan oleh pendeta asal cina.