Skip to main content

Bacaan Ringan "SEJARAH PANJANG NEGERI JEPANG DARI JAMAN PRASEJARAH - J.JEPANG ZAMAN TAISHO"

http://massandry.blogspot.com
J.  Jepang Zaman Taishō (1912 M – 1926 M)

1) Keadaan Zaman
Zaman Taishō dimulai sejak kaisar Yoshihito berkuasa (30 Juli 1912 – 25 Desember 1926). Kaisar Yoshihito kemudian mengubah namanya menjadi kaisar Taishō. Pada tahun 1914 M di Eropa terjadi Perang Dunia I. Jepang bersekutu dengan Inggris dan mendeklarasikan perang melawan Jerman pada tanggal 23 Agustus 1914. Jepang pun menduduki daerah jajahan Jerman yang ada di Cina seperti Shandong dan Jiaozhou. Jepang berusaha lebih jauh untuk mengkonsolidasikan posisinya di Cina dengan menyajikan “Dua Puluh Satu Tuntutan” (Twenty-one Demands) ke Cina pada bulan Januari tahun 1915 M. Selain memperluas kontrol atas kepemilikan Jerman, Manchuria, dan Mongolia, Jepang juga mencari kerja sama untuk memiliki kompleks pertambangan dan metalurgi di Cina Tengah. Akhirnya Jepang menarik tuntutan tersebut pada Mei 1915 setelah timbul anti-Jepang di Cina dan kecaman dunia internasional.

Kekuatan Jepang di Asia tumbuh dengan runtuhnya rezim Tsar di Rusia dan kekacauan Revolusi Bolshevik tahun 1917 M di Siberia. Kesempatan tersebut digunakan Jepang untuk menduduki Siberia. Tapi untuk melakukannya Jepang harus bernegosiasi dengan Cina agar bisa mendapatkan tempat transit untuk pasukan Jepang. Akhirnya pada tanggal 2 November 1917, diadakan perjanjian Ishii-Lansing yang menghasilkan kebijakan ”Pintu terbuka”. Pada bulan Juli 1918, Jepang mengirimkan 75.000 tentaranya ke Siberia.

Tahun 1919 M, sebagai negara yang menang perang, Jepang menghadiri Konferensi perdamaian yang diselenggarakan di Paris. Dan pada tahun 1920 M terbentuk Liga-Liga Bangsa dan Jepang menjadi anggota tetap dewan keamanan. Setelah Perang Dunia I lahirlah Demokrasi Taishō di Jepang. Tahun 1918 M Hara Takahashi menjadi Perdana Menteri.

Pada tanggal 13 Desember 1921 ditandatangani Perjanjian Empat Kekuatan (Four Power Treaty) Jepang, Amerika Serikat, Britania, dan Perancis sepakat untuk mengakui status quo di Pasifik. Kemudian tanggal 6 Februari 1922 ditandatangani Perjanjian Perlucutan Senjata Lima Kekuatan (Five Power Naval Disarmament Treaty). Dalam perjanjian tersebut disepakati rasio jumlah kapal adalah 5:5:3:1,75:1,75 masing-masing untuk Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Perancis, dan Italia. Tanggal 6 Februari 1922 ditandatangani Perjanjian Sembilan Kekuatan (Nine Power Treaty) Belgia, Cina, Belanda, dan Portugal, bersama dengan lima kekuatan yang asli. Persetujuan tersebut melahirkan kesepakatan untuk mencegah perang di Pasifik. Mereka setuju untuk menghormati Cina merdeka. Jepang juga sepakat untuk menarik pasukannya dari Shandong dan menarik pasukannya dari Siberia.

Akibat adanya perpecahan di Diet dan koalisi yang tidak stabil, pada tahun 1927 M terbentuklah Rikken Minseito (Partai Demokrat Konstitusi) yang merupakan gabungan Kenseikai (Kumpulan Konsititusi Pemerintah) dan Seiyūhontō (True Seiyū). Setelah itu, sampai 1932 M, Seiyūkai dan Rikken Minseito berganti dalam kekuasaan.

Dalam demokrasi di bidang ekonomi, dibuatlah UU anti monopoli sehingga aktivitas ekonomi bisa dilakukan dengan bebas. Reformasi di bidang pertanian dilakukan dengan cara membagikan tanah luas milik tuan tanah yang tidak berada di wilayahnya kepada rakyat. Akibatnya feodalisme antara tuan tanah dan petani kecil menjadi hilang dan pertanian berkembang pesat. Di bidang pendidikan dibuat UU Pendidikan yang menyatakan bahwa sistem pendidikan sekolah dijadikan 6 tahun (SD), 3 tahun (SMP), 3 tahun (SMA), dan 4 tahun (perguruan tinggi). Wajib belajar diperpanjang menjadi 9 tahun.

Pada Tanggal 25 Desember 1926 kaisar Taishō meninggal. Dan digantikan oleh Hirohito.

2) Kebudayaan
Pada zaman Taishō lahirlah sastrawan bernama Akutagawa Ryūnosuke yang menulis novel ”Rashomon”, ”Hana”, ”Jigokuhen”, dll. Dia meninggal dengan cara bunuh diri. Ada juga Tanizaki Jun’ichirō dengan karyanya ”Shunkinshō”, ”Sasameyuki”. Shiga Naoya dengan karyanya ”Anyakoro”. Mushanokōji Saneatsu dengan karyanya ”Sono Imōto”. Kobayashi Takiji dengan karyanya ”Kanikōsen”.

3) Peninggalan
Pada tanggal 1 September 1923 daerah Kantō diguncang gempa hebat sehingga Jepang mengalami kerugian yang cukup berat. Setelah gempa tersebut dibangunlah bangunan-bangunan besar. Rel kereta api, saluran telepon, sarana penyiaran radio, penerbit majalah dan koran juga dibangun. Mobil pun menjadi sarana transportasi yang baru. Pendidikan dan kebudayaan meluas, lahir pula sarjana-sarjana terkenal seperti Noguchi Hideyo yang meneliti penyakit cacar air.

Popular posts from this blog

Bacaan Dewasa "FAKTA KEHIDUPAN SEKSUAL REMAJA JEPANG"

http://massandry.blogspot.com Inilah beberapa alasan Negeri Sakura itu melegalkan JAV Sex di Jepang sudah bukan hal yang tabu bagi kita, apalagi budaya sex yang bisa terbilang ekstrem di tengah-tengah bangsa yang menjunjung tinggi kesopanan ini. Siapa sih yang tidak tahu kalau bangsa Jepang terkenal sopan? Namun tak sedikit pula yang tahu budaya sex Jepang yang ekstrim.
Berikut kisahnya: 
1. Di salah satu kuil di Tokyo, ada sebuah gerbang merah yang jadi simbol sakral penduduk disana. Ternyata, di arena setelah kita melewati gerbang merah tersebut adalah area ritual bagi perempuan disana yang ingin melepas keperawanannya. 

2. Tahu shinkansen? Di kereta api super cepat ini ternyata tersedia gerbong khusus buat perempuan. Di gerbong ini, perempuan diberikan kebebasan untuk ngapain tanpa harus keganggu ama cowo- cowo yang ada disana. Konon kabarnya cowo Jepang sering ngelakuin tindakan asusila di kereta api. (bahkan beberapa syuting film porno memakai latar belakang kereta api sinkansen …

Bacaan Ringan "PROFIL LENGKAP WARKOP DKI "

http://massandry.blogspot.com
PROFIL: WAHYU SARDONO (DONO - WARKOP)
Drs. H. Wahjoe Sardono lebih dikenal dengan Dono Warkop lahir di Solo 30 September 1951 adalah aktor dan pelawak Indonesia yang bertinggi badan 167 cm serta beragama Islam. Ia juga dikenal sebagai aktor pada akhir 1970-an, tahun 1980-an dan era 1990-an. Dono meninggal pada 30 Desember 2001 akibat Kanker Paru-Paru.
Pendidikan:  Fakultas Ilmu Sosial - Jurusan Sosiologi, Universitas Indonesia 
Karir: Penyiar Radio Prambors (1974-1980)  Asisten Dosen Jurusan Sosiologi – Fakultas Ilmu Sosial UI (1974- 1980)  Dosen Jurusan Sosiologi – Fakultas Ilmu Sosial UI 
Alamat Rumah: Jalan Pulo Asem Utara 13/18, Jakarta Timur. 

Kabut tebal menyelimuti dunia perlawakan Indonesia. Ahad dini hari 30 Desember 2001 sekitar pukul 00.50 WIB, Drs H.Wahyu Sardono alias Dono Warkop, menghembus napas terakhirnya di kamar no 11 Paviliun Ignatius rumah sakit St Carollus Salemba Jakarta Pusat. Dia meninggal dengan tenang, disamping sahabatnya, Indr…

Bacaan Ringan "SABUNG AYAM MAULANA HASANUDDIN vs PRABU PUCUK UMUN"

http://massandry.blogspot.com Setelah kedua belah pihak telah bersepakat, dan telah menyiapkan ayam yang akan disabungkan, maka di hari itu, pada 11 Rabiul Awal tahun 888 Hijriah, orang-orang dari istana Pakuan Banten Girang dan para adjar dan pandita di Gunung Pulosari telah berkumpul untuk menyaksikan pertandingan sabung ayam antara Maulana Hasanuddin dan Ragamulya Surya Kencana alias Prabu Pucuk Umun. Saat itu, ayam keduanya saling mematuk, menghantam, mencabik, atau sesekali menghindari serangan lawannya, sebelum saling menyerang satu sama lain, yang diiringi oleh sorak-sorai para pendukung Maulana Hasanuddin dan Ragamulya Surya Kencana secara bergantian atau pun bersamaan.
Saat itu, semua yang hadir dan menyaksikan adu tanding kesumat itu merasa takjub dan heran ketika kedua ayam yang sama gagah dan perkasanya belum menandakan ada yang akan kalah di tengah arena. Bila ayam yang satu terpantik atau terjangkar oleh ayam yang lainnya, maka para pendukungnya akan bersorak gembira, da…