Skip to main content

Tokoh Islami - IMAM BESAR - SAYYIDINA IMAM ALI SHOHIBUD-DARK BIN SAYYIDINA AL-IMAM ALWI AL-GHUYUR BIN SAYYIDINA AL-IMAM AL-FAQIH AL-MUQADDAM MUHAMMAD BIN SAYYIDINA ALI BIN SAYYIDINA AL-IMAM MUHAMMAD SHOHIB MARBAT BIN SAYYIDINA AL-IMAM KHOLI QOSAM BIN SAYYIDINA ALWI BIN SAYYIDINA AL-IMAM MUHAMMAD SHOHIB AS-SHOUMA’AH BIN SAYYIDINA AL-IMAM ALWI SHOHIB SAML BIN SAYYIDINA AL-IMAM UBAIDILLAH SHOHIBUL ARADH BIN SAYYIDINA AL-IMAM MUHAJIR AHMAD BIN SAYYIDINA AL-IMAM ISA AR-RUMI BIN SAYYIDINA AL- IMAM MUHAMMAD AN-NAQIB BIN SAYYIDINA AL-IMAM ALI AL-URAYDHI BIN SAYYIDINA AL-IMAM JA’FAR AS-SHODIQ BIN SAYYIDINA AL-IMAM MUHAMMAD AL-BAQIR BIN SAYYIDINA AL-IMAM ALI ZAINAL ABIDIN BIN SAYYIDINA AL-IMAM AS-SYAHID SYABABUL JANNAH SAYYIDINA AL-HUSEIN. RODIYALLAHU ‘ANHUM AJMA’IN - PART 2"

http://massandry.blogspot.com
Sejak kanak-kanak beliau mendapat pendidikan agama dari ayahandanya, Imam Alwi Al-Ghuyur, dan pada usia sembilan tahun sudah hafal Al-Qur’an. Beliau juga sempat mengaji kepada kakeknya, Al-Faqih Muqaddam. Dari ayah dan Kakek beliau mendapat banyak keutamaan, terutama ilmu hikmah dan tasawuf. Setelah dewasa, wajah dan pandangan matanya sejuk. Salah satu karomahnya ialah firasatnya yang tajam dan doa’nya yang mustajab.

Sayyidina Abdullah bin Alwi An-Nasik meriwayatkan perkataan dari Sayyidina Al-Imam As-Syekh Abu Bakar As-Sakran bin Syekh Abdurrahman Assegaf. Beliau berkata ; "Sepupuku Syekh Abu Bakar As-Sakran bercerita kepadaku bahwa Syekh Ali Shohibud Dark bin Alwi Al-Ghuyur bermunajat kepada Allah swt di bawah ka'bah ketika sedang berada di Makkah, beliau berdoa' agar sekiranya Allah swt berkenan memberinya anak yang sholeh. Setelah beliau berdoa', beliau mendengar suara yang berkata kepadanya; 

Doa' mu telah dikabulkan. Pulanglah engkau ke negerimu." Kemudian Syekh Ali pulang ke negerinya, Tarim. Setelah sekian lama menunggu dan belum juga dikarunia anak, beliau bermunajah lagi kepada Allah swt pada sebuah masjid di Tarim dan memohon agar Allah swt mengaruniai beliau seorang anak yang sholeh. Sewaktu beliau sedang tenggelam dalam munajahnya yang khusyuk, dengan seizing Allah swt, tubuhnya bermi'raj ke langit dan beliau mendapat isyarah akan mendapatkan anak yang sholeh. Dalam keadaan yang sedemikian itu, 

Syekh Ali berkata; "Berikanlah padaku satu tanda." Lalu beliaupun diberikan dua lembar kertas dari sisi Allah swt dan ada suara yang mengatakan kepada beliau agar kertas tersebut diletakkan di atas mata istri beliau yang kala itu ke dua matanya buta. Setelah beliau ersadar dari ghaibahnya, di tangan beliau benar-benar tergenggam kertas yang dimaksud tadi. Lantas beliau segera pulang dan meletakkan kertas tersebut di atas mata istrinya. Kemudian dengan seizing Allah swt, ke dua mata istri beliau bisa melihat kembali dan tak lama berselang istri beliau pun hamil serta melahirkan seorang putra, yaitu As-Syekh Muhammad Maula Ad-Dawilayh." 

Suatu ketika beliau mendapat harta cukup banyak. Tapi kemudian beliau berdoa’ kepada Allah swt, “Ali bin Alwi dan dunia. Ya Allah, jauhkan aku daripadanya, jauhkan dunia dariku.” Tiga bulan setelah itu, tepatnya pada hari rabu 17 Rajab 709 H / 1289 M, beliau wafat; dan jenazahnya dimakamkan di Makam Zanbal, Tarim Hadramaut. Beliau meninggalkan seorang putra, Muhammad Maula Dawilah, dan enam putri :Maryam, Khadijah, Zainab, Aisyah, Bahiyah dan Alwiyah dari seorang ibu, Sayyidah Fatimah binti Ahmad bin Alwi bin Muhammad Shahib Mirbath.

Suatu hari, seorang ulama terkemuka dari Tarim, Syekh Ibrahim bin Qusyair, menceritakan, suatu malam pernah bermimpi berjumpa Sayyidina Syekh Ali bin Alwi. Lalu ia bertanya, “Bagaimana Allah swt memperlakukanmu?” Dalam mimpi itu Syekh Ali bin Alwi menjawab, “Suatu apa pun tak dapat membahayakan orang yang mahbub ( dicintai Allah swt ). 

Imam Ali bin Alwi lahir di Tarim, beliau dibesarkan dan dididik oleh ayahnya. Beliau juga seorang yang hafal alquran. Ibunya bernama syarifah Fathimah binti Ahmad bin Alwi bin Muhammad Shahib Marbath.

Imam Ali bin Alwi seorang yang khawas yang menduduki maqom wali quthub, sering bermujahadah, riyadhoh dan khalwat. Beliau ialah seorang yang menjadi panutan bagi para murid yang menjalankan thoriqah suluk. Beliau sering berziarah ke makam nabi Hud as pada bulan Rajab, Sya'ban dan Ramadhan.

Imam Muhammad bin Abi Suud berkata: "Ketika datang suatu kenikmatan dunia kepadanya, maka ia berkata: Ya Allah pindahkanlah aku dari dunia atau pindahkanlah dunia dari aku". Tidak lama kemudian beliau meninggal dunia.

Berkata Syaikh Ibrahim bin Abi Qasyir: "Saya melihat Syaikh Ali bin Alwi dalam mimpiku, maka saya berkata: Apa yang Allah perbuat kepadamu. Maka beliau menjawab: Kepada hamba yang dicintainya, tidak ada satupun yang dapat membuat mudharat kepadanya".

Imam Ali bin Alwi wafat pada hari Rabu tanggal tujuh belas Rajab tahun 709 hijriyah, beliau tidak mempunyai anak kecuali Syaikh Muhammad Maula Dawilah dan enam anak perempuannya: Maryam, Khadijah, Zainab, Asiyah, bahiyah dan Maniyah.

Popular posts from this blog

Bacaan Dewasa "FAKTA KEHIDUPAN SEKSUAL REMAJA JEPANG"

http://massandry.blogspot.com Inilah beberapa alasan Negeri Sakura itu melegalkan JAV Sex di Jepang sudah bukan hal yang tabu bagi kita, apalagi budaya sex yang bisa terbilang ekstrem di tengah-tengah bangsa yang menjunjung tinggi kesopanan ini. Siapa sih yang tidak tahu kalau bangsa Jepang terkenal sopan? Namun tak sedikit pula yang tahu budaya sex Jepang yang ekstrim.
Berikut kisahnya: 
1. Di salah satu kuil di Tokyo, ada sebuah gerbang merah yang jadi simbol sakral penduduk disana. Ternyata, di arena setelah kita melewati gerbang merah tersebut adalah area ritual bagi perempuan disana yang ingin melepas keperawanannya. 

2. Tahu shinkansen? Di kereta api super cepat ini ternyata tersedia gerbong khusus buat perempuan. Di gerbong ini, perempuan diberikan kebebasan untuk ngapain tanpa harus keganggu ama cowo- cowo yang ada disana. Konon kabarnya cowo Jepang sering ngelakuin tindakan asusila di kereta api. (bahkan beberapa syuting film porno memakai latar belakang kereta api sinkansen …

Bacaan Ringan "PROFIL LENGKAP WARKOP DKI "

http://massandry.blogspot.com
PROFIL: WAHYU SARDONO (DONO - WARKOP)
Drs. H. Wahjoe Sardono lebih dikenal dengan Dono Warkop lahir di Solo 30 September 1951 adalah aktor dan pelawak Indonesia yang bertinggi badan 167 cm serta beragama Islam. Ia juga dikenal sebagai aktor pada akhir 1970-an, tahun 1980-an dan era 1990-an. Dono meninggal pada 30 Desember 2001 akibat Kanker Paru-Paru.
Pendidikan:  Fakultas Ilmu Sosial - Jurusan Sosiologi, Universitas Indonesia 
Karir: Penyiar Radio Prambors (1974-1980)  Asisten Dosen Jurusan Sosiologi – Fakultas Ilmu Sosial UI (1974- 1980)  Dosen Jurusan Sosiologi – Fakultas Ilmu Sosial UI 
Alamat Rumah: Jalan Pulo Asem Utara 13/18, Jakarta Timur. 

Kabut tebal menyelimuti dunia perlawakan Indonesia. Ahad dini hari 30 Desember 2001 sekitar pukul 00.50 WIB, Drs H.Wahyu Sardono alias Dono Warkop, menghembus napas terakhirnya di kamar no 11 Paviliun Ignatius rumah sakit St Carollus Salemba Jakarta Pusat. Dia meninggal dengan tenang, disamping sahabatnya, Indr…

Bacaan Ringan "SABUNG AYAM MAULANA HASANUDDIN vs PRABU PUCUK UMUN"

http://massandry.blogspot.com Setelah kedua belah pihak telah bersepakat, dan telah menyiapkan ayam yang akan disabungkan, maka di hari itu, pada 11 Rabiul Awal tahun 888 Hijriah, orang-orang dari istana Pakuan Banten Girang dan para adjar dan pandita di Gunung Pulosari telah berkumpul untuk menyaksikan pertandingan sabung ayam antara Maulana Hasanuddin dan Ragamulya Surya Kencana alias Prabu Pucuk Umun. Saat itu, ayam keduanya saling mematuk, menghantam, mencabik, atau sesekali menghindari serangan lawannya, sebelum saling menyerang satu sama lain, yang diiringi oleh sorak-sorai para pendukung Maulana Hasanuddin dan Ragamulya Surya Kencana secara bergantian atau pun bersamaan.
Saat itu, semua yang hadir dan menyaksikan adu tanding kesumat itu merasa takjub dan heran ketika kedua ayam yang sama gagah dan perkasanya belum menandakan ada yang akan kalah di tengah arena. Bila ayam yang satu terpantik atau terjangkar oleh ayam yang lainnya, maka para pendukungnya akan bersorak gembira, da…