Friday, May 29, 2015

Tokoh Islami "ENAM PULUH SAHABAT UTAMA RASUL - ZAID BIN KHATTAB - PART 3"

http://massandry.blogspot.com
Sesungguh­nya keadaan perang berjalan menguntungkan Muslimin … dan kemenangan mutlak datang mendekat dengan cepatnya . . . : Ketika itu di kala Zaid telah yakin bahwa kemenangan sudahberada. di ambang pintu, belum pernah ia mengenal penutup kehidupan yang lebih merangsang daripada sekarang la berharap kiranya Allah mengaruniai-Nya mati syahid di perang Yamamah ini . . . .

Angin surga pun berhembuslah memenuhi jiwanya dengan kerinduan dan mengisi cekuk matanya dengan genangan air serta membangkitkan semangat dan tekadnya yang tak kunjung padam . . . . Ia menyerang terus mencari tujuan ter­akhirnya yang agung . . . . Dan gugurlah pahlawan itu sebagai syahid ….

Bahkan katakanlah: ia telah naik selaku syahid … : la telah naik dengan kebesaran, kemuliaan dan kebahagiaan …. Dan balatentara Islam pun kembalilah ke Madinah dengan mem­bawa kemenangan.

Selagi Umar bersama Khalifah Abu Bakar ‘ menyambut kedatangan mereka, dilayangkannya pandangannya dengan penuh kerinduan, mencari-cari abangnya yang kem­bali….Zaid adalah seorang yang tinggi jangkung, karenanya mudah dikenal dari jauh . . . .

Tetapi belum sampai Umar bersusah payah mencarinya, salah seorang di antara Kaum Muslimin yang kembali, mendekatinya dan menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Zaid. .

Berkatalah Umar:

“Rahmat Allah bagi Zaid …. Ia mendahuluiku dengan dua kebaikan . . la masuk Islam lebih dahulu …. Dan ia syahid lebih dahulu pula … !”

Sekalipun tidak sedikit kemenangan-kemenangan yang diperoleh, di mana Islam berjaya dan berbahagia, namun tak pernah hilang dari fikiran al-Faruq gelaran bagi Umar agak sekejap pun akan abangnya Zaid . . . , dan sering-sering ia ber­kata:

“Bila angin kerinduan berhembus tercium olehku harum­nya Zaid . . . Sungguh, kerinduan benar-benar membawa bau wanginya Zaid dari nama baiknya dan budinya yang tinggi . . . ! “
Bahkan, seandainya Amirul Mu’minin mengidzinkan, akan kutambahkan ke dalam pantunnya yang indah itu, beberapa kalimat yang akan melengkapi kemegahan tersebut, demikian bunyinya:

“. . . . – Setiap angin kemenangan Islam berhembus, semenjak peristiwa Yamamah, akan tercium selalu oleh Islam bau wangi­nya Zaid, pengurbanan Zaid … kepahlawanan Zaid dan kebesar­an Zaid … ! !”

Yah, keluarga al-Khatthab telah diberi berkah di bawah naungan bendera Rasulullah saw….. Mereka mendapat berkah di hari mereka masuk Islam, diberi berkah di kala mereka berjihad dan mencari syahid, serta diberi berkah di hari mereka dibangkitkan kelak … !